10 Jenis Kekerasan Verbal yang Mungkin Pernah Anda Alami

Dipublish tanggal: Jul 8, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 3 menit
10 Jenis Kekerasan Verbal yang Mungkin Pernah Anda Alami

Kekerasan terdapat dalam berbagai wujud. Salah satunya adalah kekerasan fisik. Kekerasan fisik adalah bentuk kekerasan yang sangat mudah dikenali. Akan tetapi, kekerasan fisik ternyata masih punya wujud lainnya yang tak kalah sadis dan perlu diwaspadai, yaitu kekerasan verbal. 

Kekerasan verbal memiliki bentuk yang sering kali disadari oleh pelakunya maupun oleh korban.

Kekerasan Verbal

Kekerasan verbal tidak meninggalkan bekas luka yang dapat dilihat langsung oleh mata, namun rasa sakitnya sama dengan kekerasan fisik. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kekerasan verbal dapat mengakibat terjadinya trauma psikologis yang serius pada korbannya. 

Bahkan, kekerasan verbal dapat menghancurkan hubungan sebuah pasangan.

Beriku ini jenis-jenis kekerasan verbal yang perlu Anda ketahui.

Merahasiakan Informasi Tertentu

Merahasiakan informasi dari pasangan ternyata termasuk dalam salah satu bentuk kekerasan. Biasanya hal ini dilakukan agar korbannya merasa tak berdaya. Misalnya, Anda sengaja tidak memberitahukan kepada pasangan  bahwa Anda akan pulang malam, sehingga ia tetap menyiapkan makanan dan menunggu Anda.

Membantah

Berdebat berbeda dengan membantah secara terus-menerus. Terkadang perdebatan adalah hal yang wajar dan dapat menyehatkan hubungan, karena Anda dapat menyampaikan pendapat Anda tanpa bermaksud untuk menyakiti.

Berbeda dengan pasangan yang selalu membantah perkataan Anda dan bermaksud untuk melukai hati Anda. Contohnya ketika Anda dan pasangan sedang makan di sebuah restoran. Anda memberikan pujian karena hidangannya lezat, namun pasangan Anda langsung membantah dengan mengatakan bahwa hidangannya tidak enak

Menyangkal

Menyangkal adalah tidak mengakui perasaan dan pendapat Anda. Misalnya, Anda meminta pasangan untuk menemani Anda ke sebuah acara karena ingin pergi bersama. Akan tetapi, pasangan Anda malah mencela dan menyebut Anda sebagai pasangan yang manja dan egois.

Kekerasan  di Balik Gurauan

Saat pasangan Anda mengatakan sesuatu yang melukai perasaan Anda, kemudian ketika ia melihat reaksi Anda, ia akan mengatakan bahwa ia hanya bercanda. Hal tersebut akan selalu dijadikan pembenaran untuk berkata kasar dan melecehkan Anda.

Tidak Mau Mengalah

Pasangan selalu mendominasi percakapan dan menentukan topik pembahasan yang penting dibahas dan tidak. Contohnya, Ketika Anda sedang membicarakan hal-hal yang menarik bagi Anda, ia akan mengabaikannya dan langsung mengalihkan pembicaraan ke topik lain yang menurutnya berguna.

Menuduh dan Menyalahkan

Memberikan kritik yang membangun berbeda dengan menuduh dan menyalahkan serta menyudutkan Anda. Sementara yang pasangan Anda lakukan adalah menyalahkan Anda atas hal-hal yang tidak mungkin bisa Anda kendalikan. 

Misalnya, pasangan Anda datang terlambat ke kantor. Ia lalu menyalahkan Anda karena menyetir mobil dengan lambat. Padahal, yang sebenarnya terjadi adalah jalanan memang sedang macet saat itu.

Meremehkan dan Merendahkan

Salah satu bentuk kekerasan yang sangat terselubung adalah meremehkan dan merendahkan. Pelaku tak perlu membentak korban dengan lantang atau dengan volume suara yang tinggi. 

Contohnya, ketika Anda mengeluhkan tentang kesibukan kantor, pasangan akan merespon dengan perkataan yang menusuk hati, seperti “Kamu begadang lagi? Padahal kerja itu tidak seberapa sulit. Sedangkan di kantorku, pekerjaannya lebih sulit namun sudah aku siapkan dalam waktu kurang dari satu hari.”

Memaki dan Menghina

Memaki dan menghina memiliki dampak yang cukup serius bagi psikologi seseorang. Contohnya menghina pasangan dengan mengeluarkan kata-kata kasar seperti bodoh, murahan, pembohong, dan gila. Kata-kata tersebut dapat sangat menyakiti pasangan Anda.

Mengancam

Salah satu kekerasan yang meninggalkan trauma bagi korbannya adalah ancaman. Contohnya, pasangan mengancam Anda dengan mengatakan akan meninggalkan Anda jika Anda tidak mau menuruti keinginannya. Bahkan pasangan Anda bisa saja mengancam Anda dengan memukul atau menyakiti Anda.

Membentak

Membantak adalah jenis kekerasan verbal yang paling mudah dikenali. Membentak, menghardik dan meneriaki seseorang akan meninggalkan trauma pada mental korban. Yang perlu Anda ingat adalah, tidak ada seorang yang memang pantas dibentak dan diteriaki meskipun ia memang salah.


8 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app