Kenali ​Kyphosis Dari Penyebab, Gejala dan, Pengobatannya

Update terakhir: Mar 6, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 244.468 orang

Membaca judul artikel kali ini, pastinya banyak dari kamu yang bingung dan penasaran apa itu kyphosis ? Apakah nama sebuah tempat, nama sebuah golongan atau apakah itu kyphosis ? 

Kyphosis sebenarnya ialah merupakan nama sebuah keadaan yang disebabkan oleh kelainan yang terjadi pada area tulang belakang seseorang dan yang menyebabkan orang tersebut mengalami pembungkukan. 

Selain itu seseorang yang mengidap kelainan kyphosis umumnya juga akan memiliki punuk  yang muncul pada area bagian punggu atasnya. Nah bila sudah diinfokan seperti ini, tentunya kamu sudahgt;dapat gambaran bukan mengenai apa tu kelainan kyphosis ? 

Untuk menambah informasi mu mengenai kelainan satu ini,  yuk simak baik baik artikel dibawah ini.

Kyphosis dan serba-serbinya Kyphosis

Kyphosis atau kifosis ialah sebuah kondisi dimana tulang belakang seseorang mengalami kelainan dengan melengkungnya tulang belakang orang tersebut baik ke depan maupun cembung ke belakang dengan kelengkungan melebihi sudut 45 derajat sehingga menyebabkan orang tersebut menjadi bungkuk. 

Selain itu pada para penderita kifosis, maka akan muncul punuk atau bagian yang menonjol pada punggung bagian atasnya yang juga menimbulkan rasa nyeri dan efek kesulitan dalam bernafas karena tekanan yang tertuju pada paru paru orang tersebut.  

Kelainan kyphosis umumnya banyak diderita oleh para kaum lansia khususnya kaum wanita.

Kelainan kyphosis sendiri juga tidak memiliki ciri ciri khusus, gejala yang umumnya terjadi dan dapat terlihat pada para penderita ialah keadaan punggung yang makin membungkuk setiap harinya disertai perasaan yang lelah pada seluruh tubuh, rasa nyeri, sakit dan kaku pada area punggung serta tulang punggung menjadi lebih sensitif setiap harinya.

Walaupun kelainan kifosis lebih sering terjadi pada para lansia atau pada orang yang lanjut usia namun tidak menutup kemungkinan bila remaja maupun orang dewasa pun bisa terkena kelainan kifosis ini. 

Penyebab utama dari kelainan kifosis ialah cara duduk atau postur tubuh yang kurang baik yang juga sering disebut kifosis struktural.

Beberapa faktor yang dapat menyebabkan kelainan kifosis pada diri seseorang ialah seperti dibawah ini :

  • Faktor usia . Ya, seiring dengan berjalannya waktu dan usia yang bertambah, maka otomatis kesehatan tulangpun tidak sama seperti layaknya waktu muda dahulu sehingga para orang berusia lanjut inilah yang lebih mudah dan memiliki peluang lebih besar terkena kelainan pada tulang belakangnya yang melengkung dan terdiagnosis kelainan kifosis
  • Tulang punggung yang bentuknya tidak normal, hal ini bisa terjadi akibat pertumbuhan pada tulang punggung tidak maksimal sedari masa kandungan sehingga tulang punggung tidak normal dan berpeluang mengakibatkan kelainan kifosis
  • Cedera tulang punggung, sama seperti cedera pada bagian tubuh lainnya, cedera pada bagian tulang punggung pun bisa menyebabkan kelainan pada tulang punggung termasuk kifosis.
  • Postur tubuh yang tidak benar. Seperti yang sudah dijelaskan diatas bahwa postur tubuh yang tidak benar pun akan menimbulkan kelainan kifosis strukural yang didukung dengan seseorang yang memiliki postur duduk, berjalan, berdiri yang kurang baik atau membawa beban yang lebih berat dar seharusnya sehngga menyebabkan otot ligamen dan berbagai otot dan tulang pendukung dapat merenggang dan menyebabkan tulang belakang melengkung.
  • Osteoporosis ialah salah satu penyakit tulang yang juga mampu membuat tulang belakang menjadi hancur atau fraktur kompresi akibat tulang yang menipis sehingga menyebabkan tulang belekang lebih mudah melengkung dan menderita kifosis. Selain itu osteoporosis lebih banyak diderita oleh para lansia dan wanita.
  • Kanker dan pengobatan kanker seperti kemoterapi juga dapat membuat tulang belakang seseorang menjadi melemah dan lebih mudah retak akibat adanya paparan sinar radiasi yang terus menerus pada bagian tulang.
  • Degenerasi bantalan tulang punggung yang ada di antara ruas tulang belakang akan semakin mengering dan menyusut sejalan dengan bertambahnya usia.

Pengobatan pada pasien dengan kelainan kifosis sendiri bergantung pada apa penyebab kelainan kifosis yang diderita oleh pasien tersebut. Umumnya dokter akan memberikan fisioterapi, antibiotik, obat obatan penguat tulang seperti vitamin D dan kalsium, olahraga yoga, perawatan tulang chiropractic hingga operasi tergantung dari kondisi masing masing pasien.

Oleh karena itu penting untuk kamu agar selalu menjaga postur tubuh serta mengkonsumsum makanan yang baik untuk tulang seperti susu dan protein sehingga dapat melindungi tulang mu agar selalu kuat dan sehat serta terhindar dari kelainan kifosis di masa tua kelak.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit