Sweet Potato: Informasi Manfaat dan Cara Kerja

Dipublish tanggal: Jun 24, 2019 Update terakhir: Okt 26, 2020 Tinjau pada Okt 1, 2019 Waktu baca: 2 menit

Sweet potato (Ipomoea Batatas) merupakan umbi jalar yang berasal dari benua Amerika. Namun, tanaman ini masuk ke Indonesia pada abad ke-16 melalui bangsa Spanyol dan saat ini banyak tersebar di pulau Jawa dan Papua. Tetapi, sweet potato bukan kentang, melainkan dikenal sebagai sayuran dengan sebutan “ubi jalar”.

Sweet potato merupakan salah satu tumbuhan atau jenis sayuran tertua yang pernah dikenal umat manusia. Christopher Columbus membawa sayuran ini pertama kali ke Eropa dan menyebar ke Cina, Asia, Afrika, dan Amerika Latin. Umumnya, tumbuh di daerah tropis dengan pH tanah sekitar 5,8 -6,2 dan sensitif dengan cuaca yang dingin.  

Sweet potato memiliki berbagai macam ukuran dan warna seperti orange, ungu, dan putih. Memiliki kandungan yang kaya dengan vitamin, mineral, antioksidan, dan juga serat.

Kandungan sweet potato

Dalam setiap 100 gram sweet potato, mengandung:

Selain kandungan diatas, sweet potato banyak mengandung antioksidan untuk melindungi tubuh dari serangan radikal bebas yang bisa memicu peradangan dan merusak DNA dalam tubuh.

Manfaat Sweet potato

Anda dapat menemukan banyak ragam manfaat dalam sweet potato, yaitu:

  1. Menurunkan berat badan, kandungan serat sweet potato membantu Anda merasa cepat kenyang dan dapat digunakan sebagai makanan untuk digunakan dalam menu program diet.
  2. Mencegah diabetes, sweet potato merupakan sumber karbohidrat yang baik untuk penderita diabetes tanpa khawatir dengan kenaikan kadar gula dalam darah.
  3. Mengurangi resiko penyakit jantung, kandungan potasium yang tinggi dapat membantu mengurangi serangan jantung, stroke, dan kelebihan sodium yang menyebabkan hipertensi.
  4. Anti inflamasi, kandungan kolin dari  sweet potato dapat membantu mengatasi berbagai masalah inflamasi.
  5. Mengatasi sembelit dan diare, sweet potato dapat membantu sistem pencernaan karena mengandung serat yang baik untuk mengatasi konstipasi, sembelit, dan diare.
  6. Menjaga kesehatan tulang dan gigi, kandungan mineral sweet potato memiliki fungsi utama untuk membantu menjaga kesehatan tulang dan gigi. Selain itu juga kandungan vitamin C nya dapat mencegah pendarahan gusi dan meningkatkan kesehatan gigi dan gusi.
  7. Mengatasi stress, kandungan vitamin B kompleks pada sweet potato dapat membantu pembentukan zat asam pantotenat yang bekerja untuk mengurangi produksi hormon penyebab stress.
  8. Menjaga kesehatan usus, serat dan antioksidan sweet potato dapat meningkatkan pertumbuhan bakteri usus yang baik, seperti Bifidobacterium dan Lactobacillus.
  9. Melawan kanker, kandungan anthocyanin sweet potato dapat memperlambat pertumbuhan beberapa jenis sel kanker menurut beberapa studi dan penelitian tabung, seperti kanker usus besar, payudara, dan kandung kemih.
  10. Menjaga kesehatan mata, kandungan beta karoten, anthocyanin, dan vitamin A sweet potato dapat membantu mencegah kebutaan dan melindungi sel-sel mata dari kerusakan yang memberikan hasil signifikan bagi kesehatan mata secara menyeluruh.
  11. Meningkatkan fungsi otak, sebuah penelitian yang telah dilakukan pada hewan menggunakan sweet potato, menyatakan dapat meningkatkan kesehatan otak dengan mengurangi peradangan dan mencegah penurunan mental.
  12. Membantu sistem kekebalan tubuh, sweet potato merupakan sumber beta karoten yang baik untuk membantu sistem kekebalan tubuh dan kesehatan usus.
  13. Meningkatkan kesuburan, vitamin dan zat besi pada sweet potato baik untuk kesehatan reproduksi dan mendukung kesuburan.

Efek samping penggunaan Sweet potato

Sweet potato tentu saja aman untuk Anda konsumsi. Namun, konsumsi berlebihan dapat membuat kulit dan kuku Anda tampak sedikit berwarna orange.

Penderita penyakit jantung dan alergi kandungan beta karoten harus menghindari penggunaan atau konsumsi sweet potato karena dapat meningkatkan kadar kalium yang menyebabkan komplikasi.

Hindari juga untuk penderita penyakit ginjal, karena sweet potato dapat memberikan kadar kalium berlebih dalam darah.


14 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Mohanraj, Remya. (2018). Sweet Potato: Bioactive Compounds and Health Benefits. 10.1007/978-3-319-54528-8_62-1.. ResearchGate. (https://www.researchgate.net/publication/322658981_Sweet_Potato_Bioactive_Compounds_and_Health_Benefits)
Islam, Shahidul. (2006). Sweetpotato (Ipomoea batatas L.) Leaf: Its Potential Effect on Human Health and Nutrition. Journal of Food Science. 71. R13 - R121. 10.1111/j.1365-2621.2006.tb08912.x.. ResearchGate. (https://www.researchgate.net/publication/229459560_Sweetpotato_Ipomoea_batatas_L_Leaf_Its_Potential_Effect_on_Human_Health_and_Nutrition)
Ayeleso, Taiwo & Ramachela, Khosi & Mukwevho, Emmanuel. (2016). A review of therapeutic potentials of sweet potato: Pharmacological activities and influence of the cultivar. Tropical Journal of Pharmaceutical Research. 15. 2751-2761. 10.4314/tjpr.v15i12.31.. ResearchGate. (https://www.researchgate.net/publication/312130190_A_review_of_therapeutic_potentials_of_sweet_potato_Pharmacological_activities_and_influence_of_the_cultivar)

Artikel ini hanya sebagai informasi obat, bukan anjuran medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter atau apoteker mengenai informasi akurat seputar obat.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app