Titubation - Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Update terakhir: May 11, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 307.871 orang

Titubasi adalah jenis tremor yang terjadi pada daerah kepala, leher, dan tubuh. Titubasi paling sering disebabkan akibat gangguan neurologis. Titubasi adalah salah satu jenis tremor esensial, yang terjadi akibat kelainan sistem saraf yang menyebabkan tubuh gemetaran tanpa disadari.

Tremor pada kepala disebabkan akibat kontraksi otot secara tidak sadar. Tremor bisa terjadi secara konstan, atau bisa hilang timbul sepanjang hari. Pengobatan tremor kepala tergantung pada penyebabnya.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Apa yang menyebabkan titubasi?

Titubasi paling sering ditemukan pada orang dewasa dengan usia lanjut. Meskipun usia tidak memiliki hubungan langsung dengan kondisi ini, risiko Anda untuk mengalami kondisi neurologis dapat meningkat seiring bertambahnya usia. Titubasi dapat terjadi pada orang dari segala usia - bahkan pada anak kecil.

Kondisi neurologis dapat menyebabkan titubasi. Titubasi sering ditemukan pada orang yang memiliki kondisi berikut:

  • cedera otak
  • multiple sclerosis
  • Penyakit Parkinson, meskipun orang lebih cenderung mengalami tremor di sekitar dagu dan mulut
  • Sindrom Joubert, yang sering ditemukan selama masa bayi atau anak-anak dan mungkin juga dikaitkan dengan hipotonia (tonus otot yang lemah); anak-anak dengan sindrom Joubert cenderung menggelengkan kepala secara horizontal.
  • Dalam beberapa kasus, titubasi mungkin tidak disebabkan oleh kelainan neurologis apapun, kondisi ini dikenal sebagai tremor sporadis.

gejala titubasi

Tremor adalah gejala utama dari titubasi. Tremor esensial umumnya lebih mempengaruhi tangan Anda dibandingkan bagian tubuh lainnya. Namun, tidak seperti kebanyakan bentuk tremor esensial lainnya, tremor akibat titubasi  lebih sering terjadi pada bagian kepala dan leher Anda. Tremor dapat terjadi kapan saja, Anda mungkin sedang duduk diam atau sedang beraktivitas ketika tiba-tiba mengalami tremor.

Gejala titubasi lainnya termasuk:

  • kesulitan berbicara
  • gemetar saat berbicara
  • kesulitan makan atau minum
  • tidak stabil saat berjalan

Gejala-gejala ini dapat memburuk jika Anda:

  • mengalami stres atau kecemasan
  • merokok
  • mengkonsumsi kafein
  • tinggal di daerah dengan cuaca yang panas
  • lapar atau lelah

Bagaimana cara mencegah terjadinya titubasi

Titubasi bukan merupakan kondisi yang dapat dicegah. Karena penyebab terjadinya titubasi disebabkan oleh kelainan neurologis yang umumnya merupakan penyakit degeneratif (penyakit yang disebabkan oleh faktor usia). Namun ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mencegah perburukan titubasi jika Anda memiliki kondisi ini sebelumnya. Kondisi ini dapat Anda lakukan dengan cara :

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01
  • Hindari konsumsi kafein. Kafein dan stimulan lainnya dapat meningkatkan tremor.
  • Mengurangi konsumsi alkohol. Beberapa orang mengatakan bahwa tremor mereka sedikit membaik setelah mereka minum alkohol, tetapi minum alkohol bukanlah solusi yang baik. Tremor cenderung memburuk begitu efek alkohol habis. Peningkatan jumlah alkohol pada akhirnya diperlukan untuk meredakan tremor, yang dapat menyebabkan kecanduan alkohol.
  • Melatih teknik relaksasi. Stres dan kecemasan cenderung membuat tremor lebih buruk, Anda dapat mengatasi stres dengan menggunakan berbagai teknik relaksasi, seperti pijat atau meditasi.
  • Menerapkan pola hidup sehat dengan mendapatkan sumber lemak dari makanan yang berkualitas. Makanan dengan sumber lemak yang baik, berfungsi untuk menjaga sel-sel saraf agar terhindar dari penyakit neurologis yang dapat menyebabkan terjadinya titubasi.

Bagaimana cara mengatasi titubasi?

Diagnosis
Titubasi dapat didiagnosa dengan menjalani serangkaian tes neurologis. Tetapi pertama-tama, dokter Anda akan menggali riwayat kesehatan Anda dan melakukan pemeriksaan fisik. Karena gangguan neurologis dan tremor dapat terjadi dalam keluarga, penting untuk memberi tahu dokter Anda jika Anda memiliki anggota keluarga yang menderita kondisi ini.

Jika Anda mengalami tremor kepala Anda perlu periksa ke dokter, Dokter akan menanyakan seberapa sering Anda mengalami tremor serta berapa lama rata-rata tremor berlangsung.

Tes neurologis dapat dilakukan dengan pemeriksaan radiologi, seperti ultrasonografi. Dokter Anda juga dapat menguji:

  • cara Anda berjalan (walking gait)
  • kekuatan otot
  • Postur tubuh
  • Refleks

Tremor kepala dapat didiagnosis sebelum kelainan neurologis, atau sebaliknya.

Pengobatan
Titubasi tidak dapat disembuhkan, tetapi mengatasi penyebab yang mendasarinya dapat membantu mengelola tremor kepala. Dokter Anda dapat merekomendasikan penggunaan obat-obatan dan terapi, atau bahkan operasi.

Pengobatan untuk tremor meliputi:

  • obat anti-kejang
  • benzodiazepines (Valium, Ativan)
  • beta-blocker
  • injeksi botulinum toksin (Botox)

Dokter Anda mungkin juga akan merujuk Anda ke ahli terapi fisik. Ahli terapi fisik dapat membantu Anda mengendalikan gejala tremor pada kepala dengan latihan kontrol otot. Seiring waktu, koordinasi Anda juga dapat meningkat.

Dalam kasus titubasi yang parah, dokter Anda dapat merekomendasikan operasi yang disebut stimulasi otak dalam (Deep Brain Stimulation/ DBS). Dengan DBS, seorang ahli bedah menanamkan elektroda frekuensi tinggi di otak untuk membantu mengatur tremor. Menurut National Institute of Neurological Disorders and Stroke, DBS aman dilakukan untuk kebanyakan orang.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit