Tips Aman Mudik di Tengah Wabah Virus Corona COVID-19

Dipublish tanggal: Apr 6, 2020 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 5 menit
Tips Aman Mudik di Tengah Wabah Virus Corona COVID-19

Ringkasan

Buka

Tutup

  • Semenjak meningkatnya kasus virus corona COVID-19, pemerintah tak henti-hentinya mengimbau masyarakat untuk melakukan physical distancing alias jaga jarak fisik bahkan mencegah mudik
  • Lansia adalah golongan orang-orang yang lebih rentan terjangkit virus corona COVID-19. Jangan sampai Anda justru membawa penyakit dan menularkannya pada keluarga di kampung.
  • Sebelum melakukan perjalanan mudik, baiknya lakukan tes kesehatan terlebih dahulu. Baik dengan pemeriksaan suhu tubuh dan rapid test.
  • Sebaiknya hindari mudik menggunakan transportasi massal seperti bis, kereta, atau pesawat. Gunakan kendaraan pribadi bila memungkinkan.
  • Tetap lakukan physical distancing, terutama ketika Anda turun dari mobil atau bis saat di rest area atau pom bensin. Makan dan beristirahatlah dalam mobil.
  • Setelah sampai di tempat tujuan, lakukan isolasi diri di rumah selama 14 hari ke depan. Hindari berjabatan tangan atau bersentuhan pipi dengan keluarga.
  • Jaga selalu kesehatan Anda saat mudik dengan minum vitamin dan suplemen yang tersedia di HDmall. Beli sekarang di sini.

Mudik menjadi tradisi tahunan yang dilakukan menjelang Lebaran. Akan tetapi, pemerintah gencar mengimbau masyarakat untuk tidak mudik tahun ini guna mencegah penularan virus corona COVID-19 ke daerah-daerah. Namun, jika Anda kepepet harus pergi ke kampung halaman karena keperluan mendesak, baiknya ikuti tips mudik sehat dan aman berikut ini.

Tips mudik sehat dan aman saat wabah virus corona COVID-19

Mudik merupakan momen yang paling ditunggu-tunggu saat mendekati Lebaran. Ya, Anda bisa bertemu dengan sanak saudara dan temu kangen sekaligus bersilaturahmi secara langsung. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Namun, semenjak meningkatnya kasus virus corona COVID-19, pemerintah tak henti-hentinya mengimbau masyarakat untuk melakukan physical distancing alias jaga jarak fisik bahkan mencegah mudik. Hal ini tentunya bertujuan untuk mengerem laju penyebaran virus corona pada anggota keluarga di kampung, terutama bagi Anda yang masih memiliki orangtua atau keluarga yang sudah lansia.

Lansia adalah golongan orang-orang yang lebih rentan terjangkit virus corona COVID-19. Alih-alih berkumpul dalam kondisi sehat, jangan sampai Anda justru membawa penyakit dan menularkannya pada keluarga di kampung.

Bagi Anda yang sudah telanjur mudik atau baru ingin mudik karena keperluan mendesak yang tak bisa ditinggalkan, baiknya ikuti tips mudik sehat dan aman berikut ini:

1. Tes kesehatan

Sebelum melakukan perjalanan mudik, baiknya lakukan tes kesehatan terlebih dahulu. Pastikan tubuh Anda benar-benar sehat dan tidak membawa virus untuk keluarga di kampung halaman nanti.

Beberapa pemeriksaan yang mungkin dilakukan adalah tes suhu tubuh dan rapid test (tes cepat). Pemeriksaan suhu tubuh dilakukan untuk memastikan Anda tidak demam, sebab demam kerap menjadi gejala adanya infeksi dalam tubuh.

Apabila suhu tubuh Anda di atas 38 derajat, maka sebaiknya tunda dulu perjalanan Anda. Perhatikan gejala-gejala yang dirasakan tubuh, lalu beri tahukan petugas medis untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Sementara itu, rapid test dilakukan dengan mengambil sampel darah pasien untuk mendeteksi perubahan antibodi dalam tubuh akibat virus corona COVID-19. Jika hasil negatif, maka tetap lakukan physical distancing dan jaga kebersihan diri. Bila hasilnya positif, maka Anda akan diarahkan untuk tes swab guna memastikan ada-tidaknya virus COVID-19 dalam tubuh.

Baca Selengkapnya: Rapid Test untuk Deteksi Virus Corona, Begini Prosedurnya

2. Siapkan makanan dan camilan sehat untuk di perjalanan

Menjaga daya tahan tubuh menjadi hal yang sangat penting di tengah pandemi COVID-19 ini. Dengan sistem imun yang kuat, maka tubuh akan lebih mudah melawan infeksi dari dalam tubuh, termasuk virus corona.

Salah satu cara untuk meningkatkan sistem imun tubuh adalah dengan mengonsumsi makanan yang sehat. Oleh karena itu, siapkan makanan dan camilan sehat untuk Anda dan keluarga saat di perjalanan mudik.

Bila Anda memilih mudik di siang hari, pastikan Anda sudah mengonsumsi berbagai makanan sehat dan bergizi saat sahur. Mulai dari makan sayur, buah, hingga minum vitamin bila diperlukan.

Jangan lupa bawa camilan sehat favorit Anda untuk bekal di jalan, misalnya roti gandum, biskuit, kurma, potongan buah, atau salad sebagai menu takjil saat berbuka puasa. Yang tak kalah penting, cukupi kebutuhan cairan Anda dengan minum air putih saat sahur dan berbuka agar tidak dehidrasi.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Baca Selengkapnya: Sebelum Mudik Lebaran, Ini Daftar Makanan yang Harus Dibawa

3. Usahakan naik kendaraan pribadi

Bila Anda ingin tetap mudik di tengah wabah virus corona COVID-19, sebaiknya hindari menggunakan transportasi massal seperti bis, kereta, atau pesawat. Pasalnya, hal ini memungkinkan Anda bertemu dengan banyak orang dan kita tentu tidak tahu apakah orang tersebut dalam kondisi sehat atau tidak, sehingga risiko penularan akan sangat besar. 

Bila memungkinkan, usahakan untuk mudik dengan kendaraan pribadi. Dengan begitu, Anda akan lebih mampu mengendalikan risiko penularan untuk Anda dan keluarga dalam satu kendaraan yang sama.

4. Bawa obat-obatan penting

Apa pun moda perjalanan yang Anda gunakan saat mudik Lebaran, pastikan untuk selalu membawa obat-obatan penting di dalam tas. Terlebih jika Anda mengidap penyakit tertentu dan sedang rutin minum obat.

Jenis obat-obatan yang wajib dibawa saat mudik antara lain:

  • Obat diare
  • Obat pusing
  • Obat asam lambung
  • Obat pereda nyeri, misalnya ibuprofen atau paracetamol
  • Obat alergi
  • Obat pereda mual
  • Minyak kayu putih
  • Kotak P3K

Masukkan obat-obatan tersebut ke dalam satu tas dan letakkan di tempat yang mudah dijangkau. Di tengah wabah virus corona COVID-19, jangan lupa juga untuk selalu membawa hand sanitizer atau tisu basah untuk mencegah risiko kontaminasi lewat tangan.

Rutinlah mencuci tangan dengan sabun selama minimal 20 detik setelah menyentuh benda-benda di tempat umum. Bila tidak ada, Anda bisa menggunakan hand sanitizer sebelum dan sesudah makan, sehabis dari toilet, dan setelah batuk atau bersin.

Baca Juga: Daftar Obat yang Harus Dibawa Saat Mudik Lebaran

5. Tetap lakukan physical distancing

Di mana pun Anda berada, tetap lakukan physical distancing atau jaga jarak fisik dengan orang lain. Terutama ketika Anda turun dari mobil atau bis saat di rest area atau pom bensin.

Saat berada di rest area, sebaiknya hindari turun dari mobil kecuali untuk buang air kecil atau mengisi bensin. Jangan lupa untuk selalu pakai masker guna menghindari paparan droplet dari orang lain yang sakit.

Baca Juga: Cegah Penularan Virus Corona dengan Masker

Sebisa mungkin, makan dan beristirahatlah di dalam mobil. Jika Anda ingin turun sejenak dari mobil untuk melakukan peregangan, selalu pakai masker dan segera gunakan hand sanitizer saat kembali masuk ke dalam mobil.

6. Isolasi diri saat di tempat tujuan

Setelah sampai di tempat tujuan, lakukan isolasi diri di rumah selama 14 hari ke depan. Hindari berjabatan tangan atau bersentuhan pipi dengan keluarga. Selain itu, tunda rencana bersilaturahmi ke rumah sanak saudara lain sampai masa isolasi selesai.

Selain itu, laporkan pada pemerintah daerah setempat mengenai keberadaan Anda. Dengan begitu, pemerintah akan terus mengawasi kesehatan Anda dan keluarga pemudik sampai memastikan semuanya baik-baik saja dan aman.

Yang terpenting, selalu jaga kebersihan dan kesehatan diri selama di kampung halaman. Rutinlah mencuci tangan pakai sabun selama 20 detik untuk membilas virus yang menempel di tangan. Hindari bepergian ke luar rumah agar tidak menyebarkan atau menularkan penyakit pada orang di sekitar.

Jaga kebersihan diri sendiri dan orang terdekat dari virus Corona (Covid-19) dengan rajin cuci tangan dengan sabun, kenakan masker pelindung, gunakan tisue ketika bersin atau batuk, dan hindari tempat keramaian. Jangan lupa untuk tetap menjaga kesehatan dengan mengonsumsi makanan sehat dan bergizi, berolahraga, istirahat cukup, dan minum air putih serta multivitamin.     

Jika mengalami gejala seperti demam, batuk, bersin, atau kondisi lainnya, sebaiknya segera memeriksakan diri ke rumah sakit terdekat untuk mendapat penanganan. Untuk informasi atau laporan mengenai kasus Covid-19, bisa melihat di website resmi www.covid19.go.id atau menghubungi hotline Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) khusus COVID-19 di nomor 119 ext. 9. Pencegahan dan penanganan awal akan membantu mengurangi risiko bahaya atau komplikasi yang lebih parah.

6 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Kementerian Keuangan. Protokol Penanganan Bencana COVID-19 Kementerian Keuangan. (https://www.kemenkeu.go.id/media/14715/protokol-covid-19-kemenkeu.pdf).
International SOS. Advice on Healthy Fasting and Travel Etiquette During Ramadan. (https://www.internationalsos.com/newsroom/news-releases/advice-on-healthy-fasting-and-travel-etiquette-during-ramadan-jun-15-2015). 15 Juni 2015.
Gov.uk. Travelling during Ramadan. (https://www.gov.uk/guidance/travelling-during-ramadan). 2 Juli 2013.

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app