Tips Mengurangi Konsumsi Lemak Trans Demi Kesehatan

Dipublish tanggal: Jul 31, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 3 menit
Tips Mengurangi Konsumsi Lemak Trans Demi Kesehatan

Lemak dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah yang tepat untuk membantu proses metabolisme maupun kinerja tubuh. Hanya saja, Anda tidak disarankan untuk mengonsumsi makanan olahan yang biasanya mengandung lemak dalam jumlah berlebih karena dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan pada tubuh.

Lemak sendiri terbagi menjadi 2 jenis, yaitu lemak jenuh dan lemak tidak jenuh. Salah satu lemak jenuh yang tidak boleh dikonsumsi dalam jumlah banyak adalah lemak jenuh (lemak trans) karena dapat menyebabkan peningkatan jumlah kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh. Selain itu, lemak trans yang berlebih dalam tubuh dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan diabetes. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Baca juga: Kenali Lemak Jenuh dan Lemak Tidak Jenuh

Apa itu Lemak Trans?

Lemak trans merupakan salah satu jenis lemak tak jenuh yang biasanya ditemukan secara alami maupun buatan. Trans fat atau lemak trans akan terbentuk ketika cairan yang awalnya berbentuk minyak berubah menjadi lemak padat. Lemak trans sendiri dapat menyebabkan kadar LDL dan trigliserida meningkat dan menurunkan kadar HDL dalam darah.

Trans fat alami dapat terbentuk dari daging hewani seperti usus hewan maupun makanan yang dihasilkan dari hewan tersebut, misalnya susu yang mengandung sedikit lemak trans. Selain itu, lemak trans juga dapat Anda temukan pada produk industri yang menambahkan hidrogen pada minyak sayur. Penambahan hidrogen pada minyak sayur akan membuat minyak menjadi lebih padat.

Lemak trans pada makanan industri berasal dari proses hidrogenasi yang dapat meningkatkan usia penyimpanan atau masa kadaluarsa dari produk makanan. Oleh sebab itu, jika Anda ingin mengurangi konsumsi minyak trans sangat disarankan untuk mengurangi makanan instan maupun kalengan.

Baca juga: Makanan yang Mengandung Lemak Trans

Anda pun dapat menggantinya dengan makanan yang mengandung lemak sehat, seperti alpukat, kacang-kacangan, flaxseed, maupun ikan salmon untuk menjaga kadar lemak tetap tercukupi dalam tubuh tetapi juga membantu tubuh agar lebih sehat dan berkualitas.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Tips Mengurangi Konsumsi Lemak Trans

Jangan Sering Makan Makanan yang Digoreng

Minyak goreng yang diproses di industri akan mengalami proses hidrogenasi yang menyebabkan timbulnya lemak trans. Oleh sebab itu, sebaiknya kurangi penggunaan minyak goreng ketika memasak. Selain itu, sebaiknya Anda juga menghindari penggunaan minyak goreng berkali-kali dan ganti minyak setiap selesai digunakan.

Pilih Minyak Goreng dengan Kandungan Lemak yang Rendah

Opsi lain yang lebih baik Anda gunakan adalah dengan memilih minyak goreng yang memiliki keterangan kandungan lemak yang rendah. Menggunakan minyak goreng rendah lemak akan lebih sehat karena hanya sedikit kandungan lemak transnya. Selain itu, kandungan nutrisi pada minyak rendah lemak juga biasanya lebih tinggi.

Kurangi Konsumsi Makanan Olahan

Makanan yang diolah di industri akan diberikan penambahan lemak trans karena dapat menambah usia penyimpanan makanan maupun stabilitas rasa pada makanan. Lemak trans juga lebih murah dan tidak sulit untuk diproduksi sehingga lebih disukai. Penambahan lemak trans pada makanan dapat membuat makanan memiliki tekstur yang lebih padat dan enak dikonsumsi.

Oleh sebab itu, apabila Anda ingin mengurangi konsumsi lemak trans, Anda disarankan untuk menghindari makanan yang diproduksi dengan cara diolah di industri. Hindari makanan yang dikemas instan seperti nugget maupun sosis. Jika ingin mengonsumsi makanan ini, akan lebih sehat jika Anda membuatnya sendiri di rumah.

Periksa Label Nutrisi Makanan

Ketika Anda membeli makanan yang telah dikemas dari pabrik, sebaiknya Anda memeriksa label nutrisi yang tertera pada kemasan makanan lalu lihat pada bagian tabel lemak transnya. Pilihlah produk yang memiliki kandungan lemak trans paling sedikit. Tetapi akan lebih disarankan jika Anda mengurangi konsumsi produk ataupun makanan instan.

Gunakan Minyak Pengganti Alami

Jika Anda memiliki anggaran berlebih, akan lebih sehat jika Anda memilih menggunakan minyak sayur alami tanpa hidrogenasi seperti minyak bunga matahari, minyak zaitun, safflower, dan minyak canola sebagai penggantinya.

Konsumsi Makanan Sehat

Untuk memulai hidup sehat bebas lemak trans, mulailah mengonsumsi makanan alami seperti sayuran dan buah segar, gandum utuh, susu rendah lemak, serta ikan segar. Selain itu, hindari daging merah, donat, biskuit, kue serta makanan dan minuman yang mengandung tinggi gula.

4 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Tips to lower trans fat intake. Harvard T.H. Chan School of Public Health. (https://www.hsph.harvard.edu/nutritionsource/2012/07/28/tips-to-lower-trans-fat-intake/)
WHO plan to eliminate industrially-produced trans-fatty acids from global food supply. World Health Organization (WHO). (https://www.who.int/news-room/detail/14-05-2018-who-plan-to-eliminate-industrially-produced-trans-fatty-acids-from-global-food-supply)
Trans fats—sources, health risks and alternative approach - A review. National Center for Biotechnology Information. (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3551118/)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app