Tetralogy Of Fallot - Penyebab, Gejala dan, Pengobatan

Update terakhir: Mar 6, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 952.242 orang

Tetralogy Of Fallot merupakan salah satu penyakit kongenital yang menyerang organ jantung pada bayi. Penyakit ini termasuk kelainan kongenital yang sering terjadi dibanding kelainan kongenital lainnya.

Penyakit ini memiliki 4 karakteristik utama yang seluruhnya mencakup kelainan pada organ jantung yaitu defek ventrikular septal, stenosis pulmonal, overriding aorta, dan pembesaran ventrikular kanan.


Tetralogy Of Fallot paling sering ditemukan pada bayi berusia 7 minggu meskipun kelainan ini sudah muncul saat bayi baru lahir. Dalam hitung statistik di dunia berkembang, telah terjadi 5 kasus Tetralogy Of Fallot dari 10.000 bayi hidup.

Penyakit Tetralogy Of Fallot akan menimbulkan kelainan yang khas pada jantung yang dapat dideteksi dengan alat pemeriksaan diagnostik. Selain itu, ada pendapat bahwa munculnya Tetralogy Of Fallot juga disebabkan sindrom genetik seperti Trisomi 21 atau Down Syndrome.

Dasar munculnya Tetralogy Of Fallot berasal dari  gangguan khas yang timbul di jantung.

  • Stenosis Pulmonal
    Stenosis Plumonal merupakan kelainan berupa penyempitan Pulmonari Arteri dari Katup Mitral yang menyebabkan gangguan peredaran darah ke paru-paru.

  • Hipertrofi Ventrikular Kanan
    Pembesaran Ventrikular Kanan disebabkan terhambatnya darah yang melewati Arteri Pulmonal yang sempit sehingga otot ventrikel membesar akibat kerja keras untuk memompa darah keluar.

  • VSD (ventricular Septal Defect)
    Munculnya lubang di antara ventriklar kiri dan kanna di jantung yang menyebabkan aliran darah kembali ke tubuh tanpa masuk ke paru-paru untuk menangkap oksigen.

  • Overriding Aorta
    Ini disebabkan oleh deviasi septum yang menyebabkan Aorta bergeser.

Gejala pada Tetralogy Of Fallot

Gejala awal yang dapat terlihat pada hampir semua bayi dengan Tetralogy Of Fallot adalah timbulnya berwarna kebiruan atau sianosis yang terlihat jelas pada lidah dan bibir. Bila terjadi keparahan, warna kebiruan juga terlihat di wajah, tangan, hingga ke kaki.

Bayi yang lebih dewasa dengan Tetralogy Of Fallot akan muncul kebiruan saat menangis atau mengangkat kakinya ke atas. Terkadang kelainan ini dapat menimbulkan penurunan kesadaran sementara. Keparahan gejala yang dapat timbul yaitu kesulitan bernapas yang bersamaan dengan kebiruan pada gejala awal disertai murmur pada pemeriksan jantung. 

Pemeriksaan diagnostik pada Tetralogy Of Fallot                

Bayi dengan resiko Tetralogy Of Fallot perlu melakukan beberapa pemeriksaan untuk memastikan penyakit dan memberikan terapi yang tepat. Setelah melakukan pemeriksaan fisik untuk mendeteksi tanda kelainan dan riwayat penyakit, Pemeriksaan penunjang yang dapat dilakukan antara lain:

  • Rontgen
    Pemeriksaan rontgen di jantung sangat penting sebagai penunjang awal penyakit Tetralogy Of Fallot. Pada hasil pemeriksaan biasanya ditemukan ‘Boot-Shaped Heart’ akibat pembesaran ventrikular kanan dan adanya gangguan paru.

  • Elektrokardiogram
    Pemeriksan dengan Elekterokardiogram atau EKG bertujuan untuk melihat kelainan fungsi jantung melalui aktivitas elektrik.

  • Kateterisasi Jantung
    Penggunaan kateterisasi diberikan sebagai diagnosis dan terapi awal sebelum dilakukan operasi.

Penanganan pada Tetralogy Of Fallot

Setelah terdiagnosa Tetralogy Of Fallot, terapi yang diutamakan adalah dengan melakukan tindakan operasi perbaikan yang dapat dimulai pada usia tahun pertama. Operasi yang dilakukan perlu dilihat sampai mana kelainan jantung tersebut muncul.

  • Ballon Valvuloplasty
    Metode Ballon Valvuloplasty bertujuan untuk melonggarkan katup pulmonal yang sempit dengan bantuan kateter yang dimasukkan melalui vena kaki.

  • Shunting
    Metode Blalock Taussig Shunt dilakukan pada bayi sianosis dan bertujuan untuk melancarkan aliran darah pada aorta dan arteri pulmonal di jantung.

  • Intracardiac Repair
    Perbaikan yang dilakukan pada penanganan Tetralogy Of Fallot dengan meletakkan patch pada penyumbatan katup pulmonal yang bertujuan untuk memperbesar lubang katup sehingga memudahkan aliran darah ke parau-paru untuk mengangkut oksigen.

Penanganan pada Tetralogy Of Fallot memberikan prognosis bayi di hampir 90% terapi. Adanya komplikasi yang dapat muncul akibat terapi seperti Aritmia, Ventrikular Takikardia, dan Atrial Aritmia.

Operasi ulang juga bisa menjadi penanganan apabila muncul gejala pada jantung di kemudain hari. Pada bayi dengan riwayat Tetralogy Of Fallot disarankan untuk melakukan pemeriksaan rutin ke dokter anak atau dokter spesialis jantung untuk memonitor struktur dan fungsi organ jantung secara berkala. 

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit