Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Doctor men
Ditinjau oleh
DR SCIENTIA INU KIRANA ENWA SIWI
Kesehatan Fisik

Penyebab Telapak Tangan dan Kaki Berkeringat Serta Cara Mengatasinya

Update terakhir: May 21, 2019 Tinjau pada Jun 21, 2019 Waktu baca: 2 menit
Telah dibaca 1.496.275 orang

Penyebab Telapak Tangan dan Kaki Berkeringat Serta Cara Mengatasinya

Telapak tangan dan kaki yang sering berkeringat merupakan suatu keluhan yang membuat siapa saja yang mengalaminya menjadi penasaran, sebenarnya apa yang sedang terjadi pada tubuhnya, adakah kelainan yang serius, bahkan sering kali mereka mengkhawatirkan adanya gangguan atau penyakit jantung. Benarkah demikian bahayanya telapak tangan dan kaki berkeringat ini (?).

Telapak tangan berkeringat berlebihan dalam istilah medis disebut dengan Palmar Hyperhidrosis. Kondisi ini tak jarang membuat penderitanya menjadi jengkel, malu,  minder saat berjabat tangan dan juga dapat berdampak negatif terhadap kehidupan sosial, pendidikan, dan karier seseorang. Selain telapak tangan, keringat berlebih biasanya juga terjadi pada wajah, ketiak dan telapak kaki. Istilah medis telapak kaki yang berkeringat berlebih disebut Plantar Hyperhidrosis.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat GRATIS Ongkir via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir minimal pembelanjaan Rp50.000.

Istock 943974286

contoh tangan berkeringat

Kenapa telapak tangan dan kaki sering berkeringat?

Meskipun penyebab pasti dari telapak tangan dan kaki berkeringat masih diperdebatkan, banyak ahli percaya bahwa hal itu disebabkan oleh sistem saraf simpatik yang hiperaktif, sehingga menyebabkan kelenjar keringat di telapak tangan dan kaki menghasilkan keringat yang berlebihan. Sistem saraf simpatik mengelola segala macam fungsi dalam tubuh yang membentuk respon yang disebut fight-or-flight ; ini termasuk pelepasan sejumlah bahan kimia seperti adrenalin, meningkatkan denyut jantung, konstriksi atau penyempitan pembuluh darah, dan tentu saja, berkeringat.

Normalnya sistem saraf simpatis akan aktif ketika terdapat stimulus atau stressor dari luar seperti ketika sedang cemas, ketakutan, dan sebagainya. Makanya kalau lagi gerogi keluar keringat dingin di telapak tangan. Namun ketika sistem saraf simpatik ini terganggu (hiperaktif), maka respon fight- or-flight dapat muncul pada situasi yang tidak tepat, seperti dalam kasus telapak tangan dan kaki berkeringat ini.

Namun gangguan yang menyebabkan telapak tangan dan kaki berkeringat ini biasanya bukan merupakan suatu penyakit. Masalah ini cenderung dimulai pada masa kanak-kanak dan seringkali di pengaruhi oleh riwayat keluarga (ada saudara yang mengalami juga), jadi sudah bawaan.

Lalu Bagaimana Cara Mengatasi Telapak Tangan dan Kaki yang sering berkeringat?

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat GRATIS Ongkir via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir minimal pembelanjaan Rp50.000.

Istock 943974286

Pengobatan tergantung pada seberapa banyak keringat yang keluar, sehingga apakah hal ini benar-benar menganggu aktifitas harian Anda. Jika dirasa ringan-ringan saja tak perlu diterapi, namun jika sangat mengganggu maka perlu diatasi. Berikut macam-macam pengobatan untuk telapak tangan dan kaki yang sering berkeringat.

  • Solusi atau larutan aluminum chloride 1 % (nama merek : Drysol) digunakan pada kulit telapak tangan dan telapak kaki di malam hari dan kemudian dihapus di pagi hari. Ion aluminium dapat memblokade saluran kelenjar keringat sehingga produksi keringat dapat dikurangi. Penggunaan garam tersebut akan efektif minimal 6-8 jam pemakaian.
  • Iontophoresis (alat penghambat keringat). Tindakan ini dilakukan jika hiperhidrosis terjadi di salah satu tangan dan kaki, atau keduanya. Dengan terapi ini, kelenjar keringat dihambat sementara dengan aliran listrik. Pengguaan terapi ini dapat dikombinasikan dengan menggunakan larutan aluminium hidrochloride sebelum dilakukan pengaliran listrik dalam waktu 30 menit.
  • Jika kasusnya cukup berat dapat diobati dengan suntikan toksin botulinum tipe A ( nama merek : Botox ).
  • Terapi microwave. Terapi ini mengalirkan energi gelombang mikro untuk menghancurkan kelenjar keringat.
  • Jika semua pengobatan di atas tidak efektif, maka operasi dapat dilakukan untuk memotong saraf yang menyebabkan telapak kaki dan tangan berkeringat.

Semua metode pengobatan di atas dapat memiliki efek samping. Maka berkonsultasilah dengan dokter untuk terapi yang tepat.

Sumber : American Academy of Family Physicians (AAFP at www.aafp.org)

 

Referensi

America Academy of Dermatology AAD. Hyperhidrosis.

Delgado, A. Healthline (2017). Hyperhidrosis Disorder (Excessive Sweating).

Romero, et al. 2016. Palmar Hyperhidrosis: Clinical, Pathophysiological, Diagnostic and Therapeutic Aspects. Anais Brasileiros de Dermatologia, 91(6), pp. 716–725.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit