Anak Dian Sastro Mengidap Autisme, Apa Tandanya?

Dipublish tanggal: Agu 26, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Okt 21, 2019 Waktu baca: 3 menit
Anak Dian Sastro Mengidap Autisme, Apa Tandanya?

Baru-baru ini, artis Dian Sastrowardoyo menceritakan kisah yang mengagetkan seputar kondisi anak pertamanya yang berkebutuhan khusus dan diagnosis mengidap autisme ketika masih bayi. Wanita berusia 37 tahun ini mulai menyadari adanya tanda berbeda pada anaknya ketika Shailendra berusia enam bulan.

Tidak menunggu lama, Dian segera berkonsultasi dan memeriksakan Shailendra ke dokter demi mendapatkan kepastian seputar diagnosis autis yang mungkin diderita anaknya. Benar saja, dari beberapa tanda atau gejala autis yang ada, hampir seluruhnya ada pada anaknya.

Iklan dari HonestDocs
Blackmores Pregnancy Breast Feeding Gold

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Blackmores pregnancy   breat feeding gold sku

Tanda dan Gejala Autisme pada Anak

Dalam kasus autis yang dialami anak Dian Sastro, terdapat 7 tanda yang memperlihatkan atau menunjukkan adanya gejala autisme tersebut. Salah satu tanda gejala autis yang disadari oleh Dian Sastro adalah keengganan Shailendra untuk bermain dengan teman-temannya dan tidak terlihat adanya ketertarikan sang anak pada lingkungan sekitar.

Selain itu, anaknya tidak bisa menunjuk sesuatu dengan jarinya sendiri dan jarang melakukan kontak mata. Shailendra juga mengalami kesulitan dalam melakukan kegiatan motorik, seperti meniup lilin yang tidak bisa dilakukannya selama kurang lebih 2 tahun.

Autis atau Autism Spectrum Disorder (ASD) adalah kecacatan perkembangan yang dapat mempengaruhi cara seseorang berkomunikasi, berperilaku, ataupun berinteraksi dengan orang lain.

Berikut beberapa gejala autisme pada anak berdasarkan gangguan yang dimiliki:

Keterampilan sosial

  • Lebih suka menyendiri dan tidak suka bermain dengan teman-temannya
  • Menghindari atau jarang melakukan kontak mata maupun kontak fisik
  • Tidak tertarik untuk berbagi atau berbicara dengan orang lain

Komunikasi

  • Terlambat bicara dan mengalami kesulitan berbicara
  • Jarang menggunakan gerakan tangan, seperti untuk menunjuk atau melambai
  • Sulit untuk fokus dan cenderung mengubah topik pembicaraan

Iklan dari HonestDocs
Blackmores Pregnancy Breast Feeding Gold

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Blackmores pregnancy   breat feeding gold sku

Pola perilaku

  • Perilaku yang berulang dan bergerak secara konstan
  • Memiliki rasa sensitif yang tinggi terhadap sentuhan, cahaya, maupun suara
  • Mengalami kesulitan makan
  • Kurangnya koordinarsi dan memiliki sifat impulsif
  • Berperilaku agresif, baik dengan diri sendiri maupun orang lain
  • Tidak tertarik untuk berimajinasi ataupun meniru perilaku orang lain

Cara Pengobatan dan Terapi Autisme pada Anak

Berbagai terapi pengobatan dan konsultasi yang rutin dengan psikolog dan dokter anak yang dijalani Shailendra antara lain terapi wicara, terapi okupasi, dan juga terapi perilaku. Setelah menjalani serangkaian pengobatan dan terapi tersebut, Dian Sastro mengungkapkan bahwa kondisi perkembangan anaknya sudah semakin baik. Bahkan, Shailendra yang sekarang memasuki kelas 3 SD pun sudah tidak perlu melakukan terapi lagi. 

Dian Sastro juga mengatakan penanganan atau intervensi yang lebih awal dapat membantu mempercepat pemulihan dan memperbaiki fungsi otak dan motorik anak ke kondisi yang lebih baik. Memang betul, memahami tanda dan gejala autis lebih awal dapat membantu proses perawatan dan pengobatan menjadi lebih efektif.

Beberapa terapi yang dapat dilakukan untuk menangani autisme adalah:

Terapi wicara

Terapi wicara adalah salah satu jenis terapi yang biasa digunakan untuk membantu menangani kasus autisme pada anak terutama yang mengalami terlambat bicara. Selain melatih kemampuan bahasa secara verbal, terapi ini juga melatih anak autis untuk berkomunikasi menggunakan bahasa non verbal.

Terapi okupasi

Terapi okupasi bermanfaat untuk melatih kemampuan sensorik, motorik dan kognitif anak sesuai dengan kebutuhan dan gangguan yang dihadapi oleh masing-masing anak berkebutuhan khusus. Terapi ini juga dapat membantu anak berkembang menjadi anak yang mandiri dan mampu merawat diri sendiri sehingga dapat meningkatkan kualitas hidupnya.

Terapi perilaku

Terapi perilaku yang biasa digunakan dalam menangani gangguan pada anak autis adalah Applied Behavior Analysis (ABA). Tujuannya untuk mengajarkan dan mengubah perilaku anak yang kurang wajar atau terhambat menjadi perilaku yang wajar dan bisa diterima oleh orang lain. Selain itu, terapi perilaku juga melatih kepatuhan anak dalam melakukan hal-hal tertentu, seperti melakukan kontak mata dengan orang lain.

Selain berusaha keras melakukan serangkaian pengobatan melalui terapi, Dian Sastro percaya dengan kesabaran dan pendampingan dari keluarga dapat membantu anak memiliki perkembangan yang normal seperti anak pada umumnya. Ibu dua anak ini pun berharap melalui kisahnya, para ibu dan anak autis di luar sana mendapatkan semangat untuk berjuang demi kesembuhan sehingga dapat menjalani hidup normal.

18 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Autism. National Alliance on Mental Illness (NAMI). (Accessed via: https://www.nami.org/Learn-More/Mental-Health-Conditions/Related-Conditions/Autism)
Autism: Symptoms, Signs, Causes & Treatment. MedicineNet. (Accessed via: https://www.medicinenet.com/autism_symptoms_and_signs/symptoms.htm)
Autism (Autism Spectrum Disorder). American Speech-Language-Hearing Association (ASHA). (Accessed via: https://www.asha.org/public/speech/disorders/Autism/)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app