HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
DR. SCIENTIA INUKIRANA
Ditinjau oleh
DR. SCIENTIA INUKIRANA

Sulit Berjalan - Tanda, Penyebab, Gejala, Cara Mengobati

Dipublish tanggal: Apr 11, 2019 Update terakhir: Nov 6, 2020 Tinjau pada Agu 19, 2019 Waktu baca: 3 menit

Gaya berjalan abnormal atau ketidaknormalan dalam berjalan adalah kondisi ketika seseorang kesulitan berjalan seperti umumnya, disebabkan cedera, kondisi fisik tertentu, atau masalah pada  kaki dan pergelangan kaki. 

Berjalan umumnya tidak terasa sulit pada umumnya. Namun, terdapat banyak sistem pada tubuh seperti kekuatan, koordinasi dan sensasi yang bekerja bersama agar seseorang dapat berjalan secara normal (yang umum disebut gait normal). 

Saat beberapa kondisi berikut tidak bekerja dengan baik, dapat terjadi ketidaknormalan gait atau ketidaknormalan dalam berjalan. Ada delapan dasar gait patologik yang dihubungkan ke kondisi neurogik: hemiplegik, spastik diplegik, neuropatik, miopatik, Parkinsonian, choireform, ataksia (cerebellar), dan indera. Observasi mengenai gait merupakan aspek pending diagnosis yang dapat memberikan informasi mengenai beberapa kondisi muskuloskeletal dan neurologikal.

Apa itu Gait dan masalah keseimbangan?

Gait (Sulit Berjalan), proses berjalan dan keseimbangan adalah pergerakan yang rumit. Gait dan keseimbangan bergantung pada kegunaan dari bagian tubuh tertentu, antara lain:

  • Telinga
  • Mata
  • Hidung
  • Otak
  • Otot
  • Saraf yang mempengaruhi anggota gerak

Permasalahan yang muncul pada daerah tersebut dapat menyebabkan kesulitan berjalan, mudah terjatuh, atau cidera bila tidak ditangani. Kesulitan berjalan bisa terjadi jangka panjang atau pendek, tergantung dari penyebabnya.

Apa saja gejala Gait (Sulit Berjalan) dan masalah keseimbangan?

Gejala yang paling umum gait dan masalah keseimbangan antara lain:

  • Kesulitan berjalan
  • Masalah dalam keseimbangan
  • Ketidaktegapan

Orang-orang juga dapat merasakan:

  • Pusing
  • Kepala terasa ringan
  • Vertigo
  • Mabuk perjalanan
  • Pandangan kabur

Gejala-gejala lain juga mungkin terjadi tergantung dari penyebab atau kondisi yang dialami penderita.

Apa yang menyebabkan Gait dan masalah keseimbangan?

Penyebab potensial gait temporer atau komplikasi keseimbangan antara lain:

  • Cedera
  • Trauma
  • Peradangan
  • Nyeri

Penyebab jangka panjang sering disebabkan oleh masalah neurik-otot.

Masalah Gait, keseimbangan dan koordinasi sering disebabkan karena kondisi tertentu, antara lain:

  • Kondisi atau nyeri sendi, seperti arthritis
  • Multiple sclerosis (MS)
  • Penyakit Menier
  • Perdarahan otak
  • Tumor otak
  • Penyakit Parkinson
  • Malformasi Arnold-Chiari
  • penekanan atau kerusakan tulang belakang
  • Sindroma Gullain Barre
  • Neuropati periferal
  • Miopati (kelainan otot)
  • Cerebral palsy
  • Gout (asam urat)
  • Distrofi otot (gangguan bentuk otot)
  • Obesitas
  • Penyalahgunaan alkohol kronis
  • Kekurangan vitamin B12
  • Stroke
  • Vertigo
  • Migrain
  • Kecacatan
  • Obat-obat tertentu seperti obat antihipertensi

Penyebab-penyebab lain antara lain kelelahan dan gerakan tubuh yang terbatas. Kelemahan otot dapat terjadi pada salah satu atau kedua kaki yang menyebabkan kesulitan berjalan. Mati rasa pada kaki dan pergelangan kaki dapat menyebabkan kesulitan untuk menentukan arah pergerakan kaki atau apakah kaki menyentuh tanah.

Mendiagnosa Gait (Sulit Berjalan) dan masalah keseimbangan

Pemeriksaan fisik dan neurogikal dapat mendiagnosa gait atau masalah keseimbangan. Dokter akan menanyakan beberapa pertanyaan mengenai gejala yang Anda alami dan tingkat keparahannya. 

Pemeriksaan performa dapat digunakan untuk menilai kesulitan gait. Pemeriksaan lanjut yang potensial untuk mengetahui penyebab gait dan masalah keseimbangan antara lain:

  • Tes pendengaran
  • Tes telinga dalam
  • Tes pengelihatan termasuk gerakan mata

Magnetic resonance imaging (MRI) atau pemidaian termografi terkompitasi (CT scan) bisa memeriksa otak dan tulang belakang Anda. Dokter akan mencari dan menemukan pada bagian sistem saraf manakah yang berkontribusi menjadi penyebab gait dan masalah keseimbangan Anda. 

Studi konduksi dan elektromiogram saraf dapat digunakan untuk mengevaluasi masalah otot dan neuropati periferal. Dokter mungkin meminta Anda untuk melakukan tes darah untuk evaluasi penyebab masalah kesimbangan.

Mengatasi Gait (Sulit Berjalan) dan masalah keseimbangan

Pengobatan gait dan masalah keseimbangan bergantung pada penyebabnya. Pengobatan yang dapat dilakukan dapat berupa obat-obatan dan terapi fisik. 

Anda mungkin akan membutuhkan rehabilitasi untuk belajar menggerakkan otot-otot Anda, mengkompensasi kurangnya keseimbangan, dan belajar untuk tidak jatuh. Untuk masalah keseimbangan akibat vertigo, Anda mungkin akan belajar cara memposisikan kepala Anda untuk mendapatkan keseimbangan kembali.

Prognosis gait dan masalah keseimbangan tergantung pada kondisi medis yang dialami penderita. Pada penderita yang sudah tua, secara umu, gait dan masalah keseimbangan dapat membuat penderita sering terjatuh, yang dapat menyebabkan cidera, kesulitan bergerak bebas, dan perubahan dalam gaya hidup. 

Pada beberapa kasus, terjatuh dapat berakibat fatal. Pastikan Anda memeriksakan diri ke dokter untuk menjalani pemeriksaan agar dapat diketahui penyebab mengapa Anda menderita gait dan masalah keseimbangan. Ada banyak jenis pengobatan untuk semua masalah.


5 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Brian P. Dunleavy, Walking Abnormalities (https://www.everydayhealth.com/multiple-sclerosis/treatment/steps-better-walking-with-ms/), 6 April 2017.
William Morrison, M.D., Walking Abnormalities (https://www.medicalnewstoday.com/articles/320481.php), 31 December 2017.

Artikel ini hanya sebagai informasi awal mengenai kondisi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app