HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
DR. KARTIKA MAYASARI
Ditinjau oleh
DR. KARTIKA MAYASARI

Somatoform - Tanda, Penyebab, Gejala, Cara Mengobati

Dipublish tanggal: Mar 7, 2019 Update terakhir: Nov 6, 2020 Waktu baca: 3 menit

Gangguan Somatoform merupakan gangguan psikiatrik yang ditandai dengan rasa sakit secara fisik yang signifikan, namun tidak ditemukan penyebabnya secara medis. 

Sebuah penelitian di Jakarta menunjukan jenis gangguan psikiatri yang sering yakni sebesar 25,8% termasuk gangguan somatoform.

Jumlah meningkat lebih banyak di daerah perkotaan dengan angka yang cukup besar. Rasa sakit yang signifikan sering dikeluhkan oleh pasien. 

Gejala-gejala yang berpotensi menimbulkan stres emosional dirasakan oleh pasien dengan gangguan somatoform sangat mengganggu walaupun tidak ada kondisi medis yang serius. Hal ini tentu akan menurunkan kualitas hidup seseorang.

Penyebab dan Gejala Gangguan Somatoform

Kelainan ini terutama disebabkan oleh tekanan keluarga, gaya asuh orang tua, pengaruh budaya, dan faktor biologis. Gejala yang dapat timbul pada gangguan somatoform yaitu keluhan atau gejala fisik berulang, 

dapat disertai dengan permintaan pemeriksaan medis. Hasil pemeriksaan medis tidak menunjukkan adanya kelainan yang dapat menjelaskan keluhan.

Kelanjutan dari keluhan berhubungan erat dengan peristiwa kehidupan yang tidak menyenangkan atau konflik-konflik sedang upaya untuk membahas kemungkinan adanya penyebab psikologis biasanya ditolak pasien.

Dapat terlihat perilaku mencari perhatian (histrionik), terutama pada pasien yang tidak puas karena tidak berhasil membujuk dokter menerima persepsinya bahwa keluhan yang dialami merupakan penyakit fisik dan memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.

Cara Mencegah dan Mengobati Gangguan Somatoform

Terapi kelompok atau dukungan
Terapi keluarga biasanya dianjurkan untuk anak-anak atau remaja dengan gangguan somatoform, terutama jika orang tua tampaknya akan menggunakan anak sebagai fokus untuk mengalihkan perhatian dari kesulitan lainnya. 

Bekerja dengan keluarga pasien sakit kronis juga membantu menghindari memperkuat ketergantungan dalam lingkungan keluarga.

Mengendalikan Pikiran
Cara menghilangkan kecemasan yang paling utama adalah dengan belajar mengendalikan pikiran. Kadang kita dikuasai oleh pikiran sendiri, seolah kita diperbudak oleh pikiran yang belum jelas. 

Identifikasi pikiran yang muncul terlebih dahulu, terima jika pikiran itu benar dan keluarkan bila pikiran itu hanya merusak diri. Milikilah kemampuan untuk mengendalikan pikiran kita sendiri.

Hipnosis
Hipnosis adalah teknik yang kadang-kadang digunakan sebagai bagian dari pendekatan psikoterapi umum untuk gangguan konversi karena dapat memungkinkan pasien untuk memulihkan ingatan atau pikiran yang berhubungan dengan timbulnya gejala-gejala fisik.

Jangan Bersikap Angkuh
Kita sering khawatir tentang penilaian orang lain terhadap diri kita. Kita khawatir tidak dapat memenuhi harapan orang lain. Karena terus-menerus mencari penghargaan dan kekaguman dari orang lain, 

pemikiran seperti ini yang membuat diri angkuh. Diperlukan kepercayaan diri yang tinggi dan ketenangan batin untuk tidak khawatir terhadap penilaian orang lain.

Pengobatan Alternatif
Pasien dengan gangguan somatoform atau gangguan sakit dapat dibantu dengan berbagai terapi alternatif termasuk akupunktur, hidroterapi, terapi pijat, meditasi, obat botani, dan pengobatan homeopati. 

Menghilangkan gejala, termasuk rasa sakit, dapat terjadi pada tingkat fisik, serta pada tingkat mental, emosional, dan spiritual.

Tunda Kecemasan
Ini adalah teknik sederhana mengatasi kecemasan. Jika Anda sedang menghadapi situasi yang mengkhawatirkan. Setiap kali masalah muncul di pikiran Anda, pakailah cara ini karena fakta mengatakan bahwa kecemasan berlebihan sebagian besar tidak pernah terjadi.

Menunda adalah cara yang efektif untuk mengatasi pikiran negatif. Sifat alami dari pikiran manusia adalah menciptakan masalah dan mencemaskannya. Teknik ini adalah cara mengatasi kecemasan berlebihan yang paling mudah.

Terapi dengan obat
Pasien dengan gangguan somatoform kadang-kadang diberikan obat anti ansietas atau obat antidepresan jika mereka telah didiagnosa dengan suasana hati yang hidup bersama atau gangguan kecemasan. Secara umum, bagaimanapun, itu dianggap praktek yang lebih baik untuk menghindari pemberian resep obat untuk pasien.

Hal tersebut dikarenakan cenderung menjadi psikologis tergantung pada diri pasien. Namun, gangguan dismorfik tubuh sebagai telah berhasil diobati dengan selective serotonin reuptake inhibitor (SSRI) antidepresan.

Hati-Hati Dengan Apa Yang Dipikirkan
Tidak semua orang dapat mengendalikan pikiran, untuk itu ada baiknya mengisi waktu kosong dengan aktifitas yang menghibur seperti naik sepeda, jalan kaki, memasak atau bermain bersama anak.

Apabila seseorang sudah terlanjur menunjukan gejala memiliki gangguan ini, Anda bisa meminta bantuan dokter untuk mengikuti program tertentu. 

Cognitive Behavior Therapy (CBT) adalah salah satu program untuk penderita gangguan somatoform. Terapi ini merupakan salah satu tata laksana yang efektif untuk mengelola gangguan somatoform dalam jangka panjang.


5 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.

Artikel ini hanya sebagai informasi awal mengenai kondisi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app