Sel Kanker, Stadium, dan Tingkatannya

Stadium pada kanker digunakan untuk menentukan langkah pengobatan apa yang akan diberikan oleh dokter pada pasien. Selain itu, dengan mengetahui stadium kanker, dokter dapat mengetahui persebaran dan tingkat keparahan penyakit kanker. Berikut ini tahapan stadium pada kanker:
Dipublish tanggal: Agu 6, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 3 menit
Sel Kanker, Stadium, dan Tingkatannya

Kanker merupakan salah satu penyakit yang banyak ditakuti orang. Kanker sampai saat ini dianggap penyakit yang belum ditemukan obatnya. Namun, kanker sebenarnya bisa diobati jika terdeteksi lebih awal. 

Sel kanker merupakan sel abnormal yang pertumbuhannya sangat cepat bila dibandingkan dengan sel-sel normal yang ada di dalam tubuh. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Onkologi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 19

Dokter memerlukan pemeriksaan yang mendalam guna mengetahui tingkatan dan stadium penyakit kanker. 

Mengetahui tingkatan dan stadium penyakit kanker sangat diperlukan untuk memutuskan prosedur kesehatan apa yang akan diambil selanjutnya. 

Proses terjadinya kanker

Tubuh memiliki banyak sekali sel yang terus meregenerasi dari waktu ke waktu. Sel-sel yang telah mati akan digantikan oleh sel-sel baru. Namun, terkadang proses regenerasi sel berjalan tidak semestinya. 

Ada sel yang seharusnya sudah tak berfungsi dan mati namun tetap bertahan hidup. Adapula sel baru yang pertumbuhannya melebihi kapasitasnya dan tak terkendali jumlahnya. 

Hal ini menyebabkan pertumbuhan sel yang abnormal.

Sel abnormal yang ada di dalam tubuh bisa menyebabkan tumbuhnya jaringan baru yang disebut dengan tumor atau benjolan. Tumor dibagi menjadi dua yaitu tumor jinak dan tumor ganas atau kanker. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Onkologi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 19

Untuk jenis tumor ganas atau kanker, sel-sel abnormal akan terus tumbuh dan menyebar ke bagian tubuh yang lain. Jika tumor diitdentikkan dengan munculnya benjolan, namun untuk kanker darah tidak akan terbentuk tumor.

Sel-sel abnormal yang terus tumbuh di tubuh lama kelamaan akan mengganggu fungsi dan kerja organ-organ tubuh. 

Dokter akan melakukan pemeriksaan terhadap tingkat perkembangan kanker, ukuran kanker, dan persebarannya sehingga dokter dapat menentukan stadium kanker. 

Stadium kanker

Stadium pada kanker digunakan untuk menentukan langkah pengobatan apa yang akan diberikan oleh dokter pada pasien.

 Selain itu, dengan mengetahui stadium kanker, dokter dapat mengetahui persebaran dan tingkat keparahan penyakit kanker. Berikut ini tahapan stadium pada kanker:

1. Stadium 0

Pada tingkat stadium 0, sel-sel kanker yang ada di dalam tubuh baru mulai tumbuh. Sel-sel abnormal ini belum tersebar ke bagian tubuh dan jaringan yang lain. Jika sel kanker sudah terdeteksi pada tingkat ini, maka tingkat keberhasilan pengobatannya tinggi. Sel-sel kanker tersebut akan diangkat melalui proses bedah. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Onkologi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 19

2. Stadium 1

Pada stadium I, sel kanker telah tumbuh dengan ukuran yang masih kecil. Biasanya dokter akan menyebut kanker stadium awal. Biasanya, untuk stadium 1 penderita tidak menyadari akan tumbuhnya sel penyakit ini. 

Sel kanker masih belum menyerang jaringan dan organ-organ di sekitar. Langkap pengobatan untuk kanker stadium I ini dapat berupa operasi, radioterapi, kemoterapi atau terapi hormon.

3. Stadium ll

Untuk stadium II, sel kanker sudah tumbuh membesar. Namun sel-sel kanker belum tersebar di area sekitar dan masih berada dimana sel kanker pertama kali tumbuh. 

4. Stadium III

Pada stadium III, ukuran sel kanker hampir sama dengan ukuran stadium II. Yang membedakan adalah pada stadium III ini sel kanker telah mulai menyebar ke area sekitar sel. 

Namun penyebarannya belum sampai ke bagian tubuh lain, hanya pada jaringan sekitar sel.

Stadium lV

Jika sel kanker sudah sampai pada stadium IV, maka kanker telah menyebar paling tidak ke jaringan organ lain. Proses persebaran sel kanker ini disebut dengan metastis sel kanker. 

Jika sudah menyebar, proses penyembuhan kanker akan semakin sulit. Tujuan prosedur dalam kanker stadium IV adalah untuk menghambat pertumbuhan sel kanker dan mengurangi keluhan pasien, jadi bukan untuk menghentikan. 

Tingkatan kanker

Dalam penyakit kanker, selain stadium (stage) terdapat pula istilah tingkatan (grade). Tingkatan pada penyakit kanker ditentukan berdasarkan tingkat keaktifan sifat sel kanker. 

Jika tingkatan masih rendah makan tingkat keaktifan sel masih lambat, sebaliknya semakin tinggi tingkatan makan sel kanker semakin aktif dan cepat tumbuh. 

Terdapat tiga tingkatan sel kanker:

1. Tingkat 1

Pada tingkat ini, sel kanker masih belum menunjukkan perbedaan dengan sel normal lainnya. Pertumbuhan dan jumlahnya terlihat sama dengan sel normal yang ada di dalam tubuh. 

2. Tingkat 2

Pada tingkat 2, sel mulai menunjukkan keabnormalannya. Pertumbuhannya akan lebih cepat daripada sel normal.

3. Tingkat 3

Jika sudah pada tingkat 3 maka sel kanker sudah terlihat jelas berbeda dengan sel normal. Pertumbuhannya sangat cepat dengan persebaran yang agresif. 

Untuk melakukan deteksi kanker tidak bisa dilakukan secara mandiri di rumah. Seseorang harus berkonsultasi kepada dokter dan melakukan pemeriksaan secara mendalam. 

Dengan melakukan pemeriksaan dini, sel kanker yang masih berada pada stadium dan tingkatan rendah masih dapat diobati. 

Dokter onkologi akan menentukan dan memberikan prosedur pengobatan yang sesuai dengan tingkat dan stadium penyakit kanker.

1 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
The Development and Causes of Cancer - The Cell. National Center for Biotechnology Information. (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK9963/)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app