Pemeriksaan

Perlukah Premarital Check-up Dilakukan

Dipublish tanggal: Mar 15, 2019 Update terakhir: Feb 11, 2020 Tinjau pada Apr 15, 2019 Waktu baca: 3 menit
Perlukah Premarital Check-up Dilakukan

Pernikahan adalah jelang masa yang paling ditunggu-tunggu pasangan untuk menjalin hubungan erat satu sama lain dan membangun keluarga. Keluarga yang sehat muncul dari pasangan yang sehat pula. 

Kesehatan masing-masing pasangan dapat dilihat dari sebelum menjalankan pernikahan yang dikenal sebagai premarital check-up atau atau pemeriksan pranikah.  

Pemeriksaan ini bermanfaat untuk perencaan pranikah yang memandang kesehatan bagi pasangan dalam kondisi jasmani dan rohani. Pemeriksaan pra nikah berhubungan pada keturunan keluarga yang lebih baik. 

Banyak kondisi keturunan yang tidak normal atau gagal hamil akibat ketidaktahuan pasangan calon suami istri mengenai kondisi kesehatan masing-masing.

Terdapat beberapa alasan mengapa beberapa pasangan tidak melakukan pemeriksaan pranikah. Kebanyakan karena merasa takut atas hal-hal yang mempengaruhi proses jelang pernikahan atau hubungan yang tidak berjalan dengan baik jika diketahui salah satu atau pasangan memiliki kelainan. Tetapi dalam sisi medis perlu mencegah penyakit daripada mengobati. 

Apa bila ditemukan kelainan dari pemeriksaan pranikah, maka masih dapat banyak waktu untuk mengobati penyakit agar keluarga yang diharapkan menjadi lebih sehat. Solusi ini pantasnya memang menjadi pilihan pasangan masing-masing.

Manfaat yang didapat dari pemeriksaan pranikah sangatlah banyak baik bagi calon suami dan istri yang akan melaksanakan pernikahan. Rumah sakit menawarkan berbagai paket pemeriksaan sesuai dengan keinginan pasangan. Sebagian besar tes ini dilakukan secara pemeriksaan lab. Beberapa pemeriksaan yang dilakukan dalam pemeriksaan pra nikah antara lain:

Pemeriksaan darah Lengkap

Pemeriksaan darah lengkap dilakukan baik pada pria dan wanita untuk melihat profil darah dan mendeteksi kelainan sel darah merah, darah putih, faktor pembekuan, anemia, hemofilia, dan kelainan darah lainnya.

Pemeriksaan Sperma

Pemeriksaan ini dilakukan pada pria untuk melihat kualitas dan jumlah sperma yang mencukupi untuk membuahi sel telur dan membentuk janin. Kualitas sperma yang tidak kurang mempengaruhi proses pembuahan dan menghalangi proses kehamilan.

Pemeriksaan Golongan Darah/rhesus

Pemeriksaan ini menentukan golongan pada pria dan wanita dan hasil rhesus. Ini bermanfaat untuk menghindari adanya gangguan kehamilan dan kelahiran bayi akibat inkompatibilitas rhesus. Gangguan rhesus dapat menyebabkan janin mati akibat antibodi menyerang sel darah merah janin.

Pemeriksaan TORCH

TORCH (Toksoplasma, Rubella, Cytomegalovirus, dan Herpes Simplex Virus 2) merupakan pemeriksaan darah untuk melihat bukti infeksi pada wanita. Wanita dengan infeksi TORCH pada masa kehamilan akan menyebabkan bayi tumbuh tidak normal atau kecacatan. Beberapa kasus yang diakibatkan dari infeksi TORCH antara lain Rubella, buta kongenital, hidrosefalus, dan gangguan motorik.

Infeksi TORCH terjadi apabila calon ibu pernah terpapar bulu binatang atau hewan pembawa virus seperti kucing dan bakteri TORCH dan juga infeksi menular seksual.

Pemeriksaan Gula Darah

Pemeriksaan gula darah dilakukan oleh pria dan wanita untuk mendeteksi adantya penyakit diabetes melitus yang dapat menurun ke anggota keluarga lain.

HBsAg

Pemeriksaan HBsAg indentik dengan ada tidaknya virus hepatitis B pada tubuh yang dapat menyebabkan penularan pada bayi.

Rontgen Thorax

Foto rontgen berfungsi untuk mendeteksi kelainan pada paru-paru seperti adanya penumonia, tuberkulosis, dan penyakit lain yang mungkin saja dapat menular ke pasangannya.

VDRL

Pemerkisaan VDRL (Venereal Disease Research Laboratory) atau RPR berfungsi untuk mendeteksi virus yang dapat menular ke pasanganya. Pemeriksaan VDRL dapat mendeteksi penyakit seperti gonorea dan sifilis. Jika dari hasil terdapat virus tersebut maka sangat rentan menular ke salah satu anggota keluarga terutama pada janin bayi.

HIV

Pemeriksaan HIV dilakukan untuk mendeteksi adanya Virus HIV yang disebabkan penularan seksual.

Urin Lengkap

Pemeriksaan urin bermanfaat dalam mendeteksi kondisi ginjal dan kandung kemih.

Pemeriksaan pranikah sebenarnya memiliki banyak manfaat untuk mencegah kelainan pada keturunan dalam keluarga. Tetapi banyak yang kurang mengerti akan pengetahuan kesehatan yang sangat berdampak pada masa kehamilan, melahirkan, kondisi bayi, dan kehidupan keluarga. 

Diperlukan kesepakatan dan dukungan kuat satu sama lain untuk melakukan tes pranikah. Perencanaan pernikahan tidak hanya menyiapkan persiapan jelang nikah dan cinta kasih antar pasangan, kesehatan satu sama lain juga perlu diperhatikan. 

Pemeriksaan Fungsi Liver dan Ginjal

 

 

 

1 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Should Premarital Screening for Blood Disorders be an Obligatory Measure in Oman?. National Center for Biotechnology Information. (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5892808/)

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit
Buka di app