Kesehatan Mulut dan Gigi

Apa Saja Penyebab Sakit Kepala Akibat Sakit Gigi?

Dipublish tanggal: Jun 25, 2019 Update terakhir: Agu 4, 2020 Tinjau pada Jul 22, 2019 Waktu baca: 1 menit
Apa Saja Penyebab Sakit Kepala Akibat Sakit Gigi?

Ketika sedang mengalami sakit gigi, seseorang tidak hanya merasakan sakit pada bagian gigi tetapi terkadang juga merasakan sakit kepala yang hebat. Bahkan akibat rasa sakit tersebut dapat membuat seseorang sulit beraktivitas dan timbulnya sejumlah gangguan kesehatan.

3 Penyebab sakit kepala akibat sakit gigi

1. Gangguan pada sendi rahang (Temporomandibular disorder)

Temporomandibular disorder atau TMD merupakan sebuah kondisi yang dapat menyebabkan sakit gigi. Hal ini terjadi pada bagian sendi yang terletak di area pertemuan antara tulang tengkorak dan rahang bawah. Sementara, dalam kondisi normal, otot-otot yang berada di samping kiri dan kanan wajah memiliki manfaat untuk mengontrol pergerakan sendi.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Saraf & Otak via HDmall

Dapatkan Obat Saraf & Otak Terlengkap 2020. Beli sekarang juga, GRATIS ongkir* pengiriman ke seluruh Indonesia dan bisa COD. Privasi Paket Pengiriman. Konsultasi gratis dengan apoteker kami.

Default internal ads 5

Ketika otot-otot tersebut tidak mampu bekerja atau berfungsi dengan baik maka dapat menyebabkan rasa sakit yang luar biasa. Akibat timbulnya rasa nyeri pada mulut dan rahang inilah yang memicu terjadinya sakit kepala bagi sebagian orang. 

Salah satu alasan terjadinya gangguan pada sendi rahang adalah akibat kebiasaan menggeretakan gigi (bruxism), kebiasaan mengunyah di satu sisi tertentu, pemakaian gigi palsu yang kurang tepat, memakan makanan keras, mengunyah permen karet terlalu lama, serta akibat kadar estrogen yang terlalu tinggi pada tubuh.

2. Abses atau infeksi pada gigi

Salah satu penyebab sakit kepala dikarenakan gigi yang abses atau terjadinya infeksi pada gigi. Hal ini dapat disebabkan oleh rongga pada gigi yang retak sehingga menimbulkan peradangan serta infeksi pada gigi dan jaringan di sekitar wajah.

Jika infeksi pada gigi berdampak pada bagian saraf wajah, maka dapat mengakibatkan rasa sakit mulai dari area rahang hingga samping wajah, bahkan hingga menyebabkan sakit kepala yang menusuk. 

3. Gigi berlubang

Penyebab sakit kepala juga dapat terjadi akibat gigi berlubang di mana terdapat rongga yang terbentuk di area akar dan permukaan gigi. Hal ini dapat disebabkan oleh kurangnya perawatan kesehatan mulut, seperti kebiasaan membersihkan dan menyikat gigi. Selain itu, gigi berlubang juga dapat terjadi akibat konsumsi makanan dan minuman manis yang berlebihan.

Gigi berlubang sendiri dapat menyebabkan penipisan email gigi. Hal ini pula yang dapat menyebabkan terjadinya gigi sensitif sehingga terasa nyeri ketika saraf terpapar oleh suhu panas maupun dingin serta makanan atau minuman manis. Baca juga: Penyebab dan Cara Merawat Gigi Sensitif

18 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Voelker M, et al. (2015). Efficacy of disintegrating aspirin in two different models for acute mild-to-moderate pain: Sore throat pain and dental pain. DOI: (https://dx.doi.org/10.1007%2Fs10787-015-0253-0)
Tooth eruption – The permanent teeth. (2006). (https://www.ada.org/~/media/ADA/Publications/Files/patient_58.ashx)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app