Pengobatan Terlambat Haid

Dipublish tanggal: Feb 25, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Jul 16, 2019 Waktu baca: 3 menit
Pengobatan Terlambat Haid

Telat Haid? Jangan Sembarangan Minum Obat!

Datang bulan adalah hal yang sangat menyebalkan bagi kebanyakan wanita, tetapi saat datang bulan tak kunjung datang, seorang wanita pasti akan merasa khawatir. 

Telat datang bulan bisa terjadi karena banyak faktor, kebanyakan orang selalu meminta obat untuk melancarkan datang bulan tanpa mencoba mencari tahu hal apa yang menjadi penyebab datang bulan yang tidak lancar. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Alat Kontrasepsi & Hormon via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 7

Jika Anda mengetahui kondisi yang mendasari mengapa seseorang mengalami telat datang bulan, maka pengobatan yang tepat akangt;dapat dilakukan. 

Berikut beberapa penyebab telat datang bulan dan pengobatannya.

Penyebab telat datang bulan yang tidak perlu diobati dengan pengobatan khusus

Telat datang bulan disebabkan oleh gangguan hormon pada wanita yang mengakibatkan ovulasi (pelepasan sel telur) terganggu, sehingga menyebabkan datang bulan yang tidak sesuai dengan jadwal. 

Ada beberapa kondisi yang dapat mengakibatkan hal ini dan dapat diobati tanpa pengobatan, contohnya:

  • Berat badan yang terlalu kurus
    Berat badan yang terlalu kurus dapat mengakibatkan gangguan hormon pada wanita. Karena hormon pada manusia dibuat dengan bahan dasar lemak tubuh, maka saat seseorang memiliki kadar lemak tubuh yang terlalu rendah, kemungkinan regulasi hormon juga akan terganggu.

    Untuk mengatasi kondisi ini, tentu yang diperlukan adalah nutrisi yang cukup untuk menaikan berat badan sehingga regulasi hormon dapat kembali normal.

  • Stres
    Kondisi psikologis dapat memicu berbagai masalah kesehatan dalam tubuh, salah satunya adalah telat datag bulan. Tidak jelas bagaiaman mekanisme yang menyebabkan stres dapat mengakibatkan datang bulan, tetapi jika Anda mengalami masalah psikososial, penting untuk Anda untuk berbicara dengan orang terdekat atau pergi ke tenaga medis profesional untuk membantu Anda menangani stres Anda.

  • Kehamilan
    Jika Anda mengalami telat datang bulan dan Anda sudah aktif dalam aktivitas seksual, Anda perlu memeriksakan kemungkinan Anda hamil. Karena sembarangan minum obat untuk melancarkan kehamilan tanpa memeriksakan apakah Anda hamil atau tidak, dapat berbahaya bagi Janin Anda.

  • Pasca penggunaan pil KB
    Jika Anda rutin mengkonsumsi pil KB, dan Anda berhenti maka, efeknya mungkin akan masih tersisa dalam beberapa bulan. Efek pil KB yang mengandung hormon esterogen dan progerstin akan mencegah terjadinya ovulasi yang membuat Anda telat datang bulan.

  • Menopause dini     
    Normalnya, menopause terjadi di atas usia 45 tahun. Namun, jika seorang wanita mengalami menopause dini, maka produksi telur oleh ovarium bisa berkurang sebelum usia 40. Hal ini mengakibatkan menstruasi terhenti.

    Menopause dini bisa terjadi akibat faktor keturunan, kebiasaan merokok, kurang gizi, serta akibat penyakit tertentu seperti penyakit autoimun dan epilepsi. Secara umum tidak ada pengobatan khusus untuk menopause dini.

Penyebab telat datang bulan yang perlu diobati dengan pengobatan khusus

  • Thyroid
    Kelenjar tiroid berfungsi mengatur metabolisme tubuh. Jika hormon ini tidak bekerja dengan baik, menstruasi pun bisa terganggu. Oleh karena itu, jika hormon thyroid dalam tubuh kurang, maka Anda dapat mendapatkan obat pengganti hormon tiroid seperti euthyrox (levothyroxine) untuk menyeimbangkan hormon thyroid dalam tubuh Anda.

    Pada kondisi hormon thyroid yang berlebih, Anda dapat menggunakan pengobatan Prophiltiouracyl untuk mengurangi kadar hormon thyroid yang berlebih.

  • PCOS
    PCOS adalah suatu kondisi di mana terdapat kelainan pada hormon dan sistem metabolisme sehingga fungsi indung telur terganggu. Kondisi ini dapat menyebabkan menstruasi terlambat atau tidak menstruasi sama sekali, dan dapat memengaruhi kesuburan.

    Obat Clomiphene citrate dapat digunakan pada wanita denga PCOS yang telat datang bulan untuk memancing terjadinya ovulasi.

  • Diabetes 
    Diabetes dapat memengaruhi siklus menstruasi. Gula darah yang tidak stabil terkait erat dengan perubahan hormon. Karena itu, diabetes yang tidak terkontrol membuat menstruasi menjadi tidak teratur, pengobatan anti-diabetes seperti metformin atau sulfonamide dapat dikonsumsi jika perubahan pola hidup tidak dapat menurunkan kadar gula darah Anda.

  • Masalah pada produksi hormon prolaktin
    Menstruasi terlambat dapat disebabkan oleh produksi hormon prolaktin yang tidak normal. Hormon yang dihasilkan di kelenjar pituitari ini akan meningkat pada masa menyusui, namun bisa juga terjadi akibat kondisi medis tertentu, misalnya penyakit ginjal dan tumor kelenjar pituitari di otak.

    Peningkatan hormon prolaktin ini dapat memengaruhi kinerja hormon lain yang berperan dalam proses menstruasi, yaitu estrogen dan progesteron.  Bromocriptin (Parlodel) atau pergolide (Permax) adalah obat golongan dopamin agonist yang dapat digunakan pada kondisi ini. 

Dalam beberapa kasus, jika semua kemungkinan di atas sudah dikesampingkan, kontrasepsi oral mungkin diresepkan untuk melancarkan siklus menstruasi pada wanita dapat diberikan suntikan progesteron atau pemberian oral 5-10 mg medroxyprogesterone (Provera) selama 10 hari.

Perlu diingat, semua pemberian obat di atas harus benar-benar dibawah pengawasan dokter, karena dokter harus mengetahui kondisi Anda secara keseluruhan untuk memberikan pengobatan yang sesuai.

Iklan dari HonestDocs
Beli Paket Prenatal (Panel Awal Kehamilan) via HonestDocs!

Cek ada tidaknya resiko gangguan kesehatan pada ibu hamil dan dapatkan treatment yang tepat secepatnya. Diskon 30% jika beli via HonestDocs sekarang!

Paket prenatal %28panel awal kehamilan%29 di path lab %28home services%29



 

 




9 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app