Cara Mendeteksi Pembengkakan Jantung (Kardiomegali)

Dipublish tanggal: Mar 29, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 2 menit
Cara Mendeteksi Pembengkakan Jantung (Kardiomegali)

Kardiomegali atau pembengkakan jantung menandakan kondisi ketika jantung membesar. Kardiomegali ringan mengacu pada kondisi yang berhubungan dengan jantung tetapi tidak terlalu parah.

Kardiomegali baru dapat diketahui jika Anda melakukan tes pencitraan atau memiliki gejala lain yang berkaitan dengan kondisi yang mendasari terjadinya kardiomegali. Semakin awal mengetahui penyebab yang mendasarinya maka akan semakin mudah mengetahui pola penanganan yang tepat.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Apa yang menjadi penyebab terjadinya Kardiomegali?

Kardiomegali ringan biasanya disebabkan oleh hipertrofi ventrikel atau pelebaran ventrikel. Penyebab terjadinya hipertrofi ventrikel antara lain: anemia kronis, diabetes, penyalahgunaan obat, penyakit katup jantung, hipertensi, kegemukan, penyakit tiroid, dan sleep apnea.

Sementara penyebab terjadinya pelebaran ventrikel antara lain: gangguan penggunaan alkohol, penyalahgunaan obat, penyakit katup jantung, kekurangan gizi, riwayat serangan jantung, infeksi virus, dan kehamilan.

Apa saja tanda yang menunjukkan terjadinya Kardiomegali?

Kardiomegali ringan biasanya tidak menimbulkan gejala yang nyata, kecuali jika sudah memasuki kondisi sedang atau parah maka gejala yang timbul dapat meliputi: perut kembung, irama jantung abnormal (aritmia), sakit di dada, batuk terutama ketika berbaring, pusing, kelelahan, sesak napas, serta terjadi pembengkakan (edema) terutama pada kaki.

Apa saja faktor risiko terjadinya Kardiomegali?

Risiko terjadinya Kardiomegali menjadi lebih tinggi jika Anda memiliki penyakit yang berhubungan dengan jantung. Faktor risiko itu meliputi:

  • Riwayat keluarga dengan penyakit jantung
  • Gaya hidup yang tidak aktif
  • Hipertensi atau tekanan darah tinggi
  • Diabetes
  • Kegemukan
  • Riwayat penyalahgunaan alkohol atau obat-obatan
  • Mengalami gangguan metabolisme seperti penyakit tiroid

Bagaimana cara mendiagnosis terjadinya Kardiomegali?

Tes pencitraan adalah cara yang paling efektif untuk mendeteksi jantung yang membesar dengan tujuan mengukur jantung, pergerakan darah di seluruh ruangan dan katup jantung, dan aktivitas listrik pada jantung.

Beberapa cara untuk mendiagnosis Kardiomegali antara lain: Ekokardiogram, Rontgen dada, CT Scan, dan Elektrokardiogram (EKG).

Iklan dari HonestDocs
Beli Simvastatin via HonestDocs!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Hasil diagnosis akan menentukan penyebab yang mendasarinya, tetapi pengujian lebih lanjut mungkin dibutuhkan, di antaranya melalui: pemeriksaan fisik lengkap, katerisasi jantung, tes stress dan juga tes darah.

Bagaimana cara menangani Kardiomegali?

Kardiomegali ringan dapat diobati dengan cara yang bervariasi tergantung pada kondisi yang mendasarinya, seperti:

  • Kondisi jantung, seperti atrial fibrasi, penyakit katup jantung, atau anemia umumnya diatasi melalui obat-obatan
  • Gangguan metabolisme, seperti diabetes, penyakit tiroid, serta kelebihan berat badan
  • Perubahan gaya hidup, seperti penyalahgunaan alkohol atau obat-obatan, gaya hidup yang kurang aktif, dan gizi buruk

Perubahan gaya hidup untuk mengatasi Kardiomegali dapat dilakukan dengan cara:

  • Melakukan latihan secara teratur terus menerus
  • Mempertahankan asupan natrium di bawah 1.500 mg per hari
  • Mengurangi asupan alkohol
  • Berhenti merokok
  • Tidur yang cukup
  • Mengonsumsi lebih banyak buah dan sayur
  • Mengganti biji-bijian olahan dengan gandum utuh
  • Menghindari junk food atau makanan olahan
  • Berkonsultasi dengan dokter untuk perawatan terhadap kecanduan

Penanganan kardiomegali selalu berfokus pada kondisi yang mendasarinya. Kardiomegali ringan umumnya bersifat sementara dan seringkali disebabkan oleh penyalahgunaan obat-obatan dan alkohol.

Kardiomegali dapat menyebabkan keadaan semakin memburuk jika kondisi yang mendasarinya tidak segera ditangani. Jika kardiomegali semakin parah, maka dapat mempengaruhi aktivitas harian seperti bekerja maupun berolahraga.

4 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Blood Pressure : Enlarged heart (LVH) and high blood pressure (http://www.bloodpressureuk.org/BloodPressureandyou/Yourbody/Enlargedheart)
Cardiomyopathy: Symptoms, Treatment, and Prevention (http://www.healthline.com/health/heart-disease/cardiomyopathy)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app