Panduan Cara Mencuci Tangan Yang Baik dan Benar

Dipublish tanggal: Agu 8, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 3 menit
Panduan Cara Mencuci Tangan Yang Baik dan Benar

Kebiasaan untuk makan dengan tangan seperti menikmati santapan dengan ayam bakar dan lalapan dalam tradisi orang Sunda sangatlah menyenangkan. Tetapi sebelum itu perlu dipastikan bahwa kedua tangan yang digunakan untuk makan tersebut sudah dalam kondisi yang bersih.

Oleh karena itu, sebelum memasak ataupun mengonsumsi makanan, kita diwajibkan untuk mencuci tangan terlebih dahulu. Hal ini untuk mencegah masuknya kuman atau bakteri penyebab penyakit menular meliputi pilek, flu, diare, hingga hepatitis. Pada tangan bahkan bisa menempel banyak kuman penyakit, seperti bakteri salmonella, E.coli, maupun norovirus.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Baca juga: Malas Cuci Tangan Dapat Sebabkan 7 Penyakit Ini

Biasanya kuman tersebut dapat menempel saat pergi BAB ke toilet, mengganti popok bayi, mengolah daging mentah, bersalaman dengan orang lain atau bahkan melakukan kontak langsung dengan barang kotor seperti sampah atau kotoran. Sehingga kebiasaan mencuci tangan dengan sabun hingga bersih sangatlah penting dilakukan. 

Sama halnya pada saat sebelum meminum obat, memakai lensa kontak, sehabis buang air kecil maupun besar, setelah bersentuhan dengan hewan peliharaan seperti anjing atau kucing, mengobati luka, serta membuang sampah, kita diwajibkan untuk cuci tangan dengan air bersih.

Mencuci tangan dengan baik dan benar

Agar terhindar dari kuman dan kotoran penyebab penyakit yang ada pada tangan, berikut ini adalah cara mencuci tangan dengan benar:

  • Cuci tangan menggunakan air bersih, bisa dengan air hangat atau air dingin sekitar 20 detik
  • Taruh sabun cuci tangan ke atas telapak tangan secukupnya (Sabun biasa dan sabun antibakteri memiliki manfaat yang sama)
  • Gosoklah kedua telapak tangan sampai muncul busa, upayakan juga bahwa seluruh bagian tangan terkena sabun
  • Perhatikan pula bagian punggung tangan, pergelangan tangan, sela-sela jari, sampai kuku juga ikut dibersihkan
  • Bilas tangan dengan air bersih sampai sisa sabun dan kotoran benar-benar hilang lalu keringkan dengan tisu atau handuk yang bersih
  • Matikan keran dengan handuk atau tisu agar kuman pada keran tidak kembali menempel pada tangan

Mencuci tangan bisa juga dilakukan dengan menggunakan cairan hand sanitizer yang biasa dijual di minimarket terdekat. Cara memakainya hampir sama dengan menggunakan air dan sabun yaitu dengan menggosoknya hingga rata ke seluruh permukaan tangan. Cara ini dapat menjadi alternatif ketika sedang berada di tempat yang sulit mendapat akses air bersih. Namun jika tangan dirasa terlalu kotor, sebaiknya memang dicuci dengan air dan sabun.

Sejumlah kesalahan yang tak disadari saat mencuci tangan

Ada sejumlah kesalahan pada saat mencuci tangan yang biasanya dilakukan tanpa disadari, di antaranya:

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Hanya mencuci tangan dengan air bersih tanpa menggunakan sabun

Mencuci tangan dengan menggunakan air saja tampaknya tidak cukup mampu menjaga kebersihan tangan. Agar kuman dan bakteri hilang, sangat diperlukan untuk mencuci tangan menggunakan sabun. Sebaiknya jika ada, gunakanlah sabun cair karena diduga sabun batangan akan lebih cepat terkontaminasi oleh kuman ataupun kotoran lainnya. 

Hanya membasahi dengan air tanpa menggosoknya

Membilas tangan dengan air tanpa menggosoknya tak akan membersihkan tangan sehingga percuma saja. Selain itu, bisa jadi kuman yang menempel tidak langsung ikut hilang terbawa air dan akan terus menempel pada telapak tangan atau sela-sela jari.

Menggunakan mesin pengering untuk mengeringkan tangan

 Jika pergi ke toilet yang ada di hotel berbintang atau mall biasanya untuk mengeringkan tangan disediakan mesin pengering (hand dryer). Namun sejumlah ahli mengatakan bahwa mengeringkan tangan setelah dicuci memang sebaiknya menggunakan tisu atau handuk yang bersih. Mesin pengering tampaknya tidak mampu benar-benar menghilangkan kuman yang tersisa pada tangan.

Langsung menyentuh barang lain

Biasanya sehabis mencuci tangan, kita cenderung langsung memegang barang seperti handphone atau dompet. Hal ini akan membuat tangan kembali terkontaminasi oleh kuman. Ada baiknya sentuh barang tersebut dengan menggunakan tisu bersih kemudian lap barang tersebut dengan tisu untuk membersihkannya.

Jika cara mencuci tangan tidak dilakukan dengan benar, maka tangan tidak akan terhindar dari kuman atau bakteri. Biasakan juga untuk mengajarkan cara mencuci tangan yang benar sejak dini pada anak agar mereka terbiasa melakukan kebiasaan baik ini. Dengan menjalani hidup sehat, maka Anda dan keluarga akan terhindar dari penyakit menular.

4 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
How to Wash Your Hands - CDC Proper Handwashing for Coronavirus. Health.com. (https://www.health.com/condition/infectious-diseases/how-to-wash-your-hands)
Clean hands protect against infection. World Health Organization (WHO). (https://www.who.int/gpsc/clean_hands_protection/en/)
When and How to Wash Your Hands - Handwashing. Centers for Disease Control and Prevention (CDC). (https://www.cdc.gov/handwashing/when-how-handwashing.html)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app