Pemeriksaan Kesehatan

Optical Coherence Tomography dalam Pemeriksaan Kornea dan Refraksi Bedah

Dipublish tanggal: Feb 23, 2019 Update terakhir: Feb 11, 2020 Tinjau pada Jul 11, 2019 Waktu baca: 3 menit
Optical Coherence Tomography dalam Pemeriksaan Kornea dan Refraksi Bedah

Saat ini ada banyak kemajuan dalam bidang pengobatan diagnostik dan terapeutik dalam beberapa tahun terakhir, dengan kemajuan besar dalam bidang pencitraan. 

Optical coherence tomography (OCT) merupakan teknik pencitraan paling menjanjikan yang digunakan dalam bidang oftalmologi akhir-akhir ini. Teknik pencitraan ini tidak invasive, tidak langsung kontak dengan bola mata dan memiliki akuisisi gambar cepat.

Iklan dari HonestDocs
Beli Fungiderm CR 5G via HonestDocs

Berguna untuk mengatasi infeksi jamur kulit dan kuku, yang disebabkan dermatofit, candida dan jamur. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Fungiderm cr 5g 1

OCT dapat digunakan untuk mendapatkan gambar cross-sectional dari segmen anterior dan posterior mata. Dalam kornea dan operasi bias segmen anterior OCT (AS-OCT) digunakan dalam perencanaan sebelum operasi dan evaluasi pasca bedah. 

AS-OCT terutama diperlukan dalam implantasi lensa intraokuler phakic, peningkatan keratomileusis dibantu laser in situ dan keratoplasty pipih. Ada juga berbagai kemajuan yang menjanjikan dalam pencitraan AS-OCT, seperti OCT intraoperatif dan OCT resolusi tinggi. 

Teknik-teknik ini menawarkan pilihan terapi dan diagnostik baru dengan peningkatan resolusi dan memperbaiki waktu scanning yang lebih baik.

Optical coherence tomography (OCT) adalah teknik pencitraan medis yang biasa digunakan di beberapa spesialisasi medis termasuk oftalmologi dan kardiologi, dan secara luas digunakan dalam aplikasi penelitian sains dasar. 

Prinsip OCT mirip dengan USG. Namun, teknik ini menggunakan pantulan cahaya dari jaringan biologis. OCT sudah digunakan untuk pencitraan cross-sectional yang dapat direproduksi dari jaringan okular.

Teknik OCT saat ini sering dilakukan pada praktek luas dalam bidang oftalmologi baik untuk penelitian dan aplikasi klinis dalam beberapa tahun terakhir.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Prinsip kerja Optical Coherence Tomography

Teknik kerja OCT dimulai dengan adanya kohern rendah yang berasal dari diode superluminan (SLD) yang digabungkan dengan interferometer fiber, yang kemudian dipisahkan oleh serabut splitter pada suatu coupler menjadi ke jalur acuan dan sampel. 

Sinar dikombinasikan dalam coupler dengan menggunakan cahaya pantulan dari mata pasien. Kemudian kembali melaui melalui retina dan mencapai detektor. Sinar yang terkirim ke reference arm akan dipancarakan sejajar oleh lensa pada keluaran reference arm.

Setelah itu dierfeksikan dari cermin dan ditangkap kembali oleh lensa dengan dikombinasikan dengan sinar sample arm. Sinyal yang terbentuk diamati jika panjang lintasan optik sesuai dengan panjang koheren dari sumber cahaya foto diode yang kemudian diproses. 

Dari proses tersebut di dapatkan diagram sistematik dari system OCT interferometer fiber optics.

Aplikasi klinis AS-OCT di bedah Kornea & Bias

AS-OCT telah banyak digunakan dalam evaluasi morfologi dari bilik anterior. 

Kedalaman ruang anterior (jarak antara endotelium kornea dengan kutub lensa kristalin), kenaikan lensa kristal (jarak antara kutub anterior lensa kristal dan garis yang menghubungkan dua sudut iridokorneal) dan sudut ruang anterior (dengan referensi ke taji sklera) adalah parameter yang paling umum digunakan dalam AS-OCT. 

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Parameter ini dapat digunakan dalam perencanaan sebelum operasi dari berbagai prosedur segmen anterior, untuk menganalisis dinamika sudut ruang pasca-bedah dan dalam perhitungan daya intraokular lensa (IOL) lanjutan. 

OCT juga telah digunakan untuk menunjukkan kontraksi tubuh siliaris, perubahan kedalaman ruang anterior dan pergerakan lensa selama akomodasi.

Hal yang harus diperhatikan saat mengunakan OCT

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan saat mengunakan alat OCT pada pemeriksaan penunjang medis:

  • Keamanan bagi lingkungan klinik
  • Pemajanan elektromagnetik terhdap alat yang lain
  • Kualitas daya listrik
  • Radiasi laser harus tetap diajaga pada level yang aman

Tahap dalam mengoperasikan OCT

Berikut beberapa tahap sebelum atau sesudah mengoperasikan OCT:

  • Sebelum dan saat melakukan pemeriksaan pasien yang menggunakan OCT sebaiknya pasien dan keluarga diberi edukasi tentang prosedur yang akan dilakukan.
  • Selama prosedur berlangsung pasien harus dalam keadaan diam absolut selama kurang lebih 10-15 menit.
  • Pengambilan gambar dilakukan dari dagu yang menempel pada OCT dan mata tidak boleh berkedip selama beberapa detik
  • Selama melakukan prosedur OCT sebaiknya pasien ditemani oleh perawat

Kelebihan menggunakan teknik OCT

Berikut beberapa hal yang perlu Anda ketahui mengenai kelebihan utama teknik OCT, yaitu:

  • Pencitraan yang cepat dan langsung dari morfologi jaringan
  • Teknik ini dilakukan tanpa persiapan sampel atau subyek
  • Tanpa radiasi yang menyebabkan ionisasi

Kerugian menggunakan teknik OCT   

Selain memeiliki berbagai macam manfaat teknik pencitraan OCT juga memiliki kerugian jika dibandingkan dengan modalitas pencitraan alternatif dalam pengobatan. Kerugian utama teknik ini yaitu memiliki keterbatasan dalam penetrasi media hamburan.

14 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Optical Coherence Tomography - an overview. ScienceDirect. (https://www.sciencedirect.com/topics/medicine-and-dentistry/optical-coherence-tomography)
Ibne Mokbul, M. (2017). Optical Coherence Tomography: Basic Concepts and Applications in Neuroscience Research. Journal Of Medical Engineering, 2017, 1-20. https://doi.org/10.1155/2017/3409327. Hindawi. (https://www.hindawi.com/journals/jme/2017/3409327/)
Diagnostics: Optical Coherence Tomography. Cleveland Clinic. (https://my.clevelandclinic.org/health/diagnostics/17293-optical-coherence-tomography)

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit
Buka di app