Baclofen : Manfaat, Efek Samping, dan Dosis

Update terakhir: Mar 28, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 307.430 orang

Apa itu Baclofen?

Baclofen adalah relaksan otot dan dapat mengatasi kejang pada otot. Nama kimia dari baclofen adalah 4-amino-3-(4-klorofenil) asam butanoat. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Baclofen memiliki pemerian bubuk kristal putih, tidak berbau atau hampir tidak berbau, sedikit larut dalam air, sangat sedikit larut dalam metanol, dan tidak larut dalam kloroform.

Sediaan Baclofen

Baclofen tersedia dalam bentuk sediaan tablet 10 mg dan 20 mg dan injeksi 0,5mg/ satu ampul.

Baclofen merupakan obat yang digunakan untuk mengobati spastisitas dan kejang pada multiple sclerosis. Multiple sclerosis merupakan sebuah penyakit autoimun yang merusak kerja sistem saraf pusat, terutama otak, saraf tulang belakang, dan saraf mata

Penyakit ini termasuk kronis (jangka panjang) yang memiliki ciri terganggunya keseimbangan, penglihatan, kendali, dan penyesuaian otot. Rusaknya myelin yaitu suatu lapisan pelindung saraf oleh sistem kekebalan tubuh merupakan penyebab terjadinya multiple sclerosis. 

Hal inilah yang menyebabkan hubungan antara otak dan bagian tubuh lainnya terganggu. Karena selubung myelin yang diganggu, saraf menjadi rusak dan tidak dapat diperbaiki kembali.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Cara kerja Baclofen

Baclofen termasuk obat yang dikenal sebagai gamma aminobutyric acid (GABA)-B agonis reseptor. Baclofen menghambat refleks pada beberapa celah syafaf (monosinaps maupun polisinaps) yang berasal dari sumsum tulang belakang. Kekakuan otot akan berkurang dengan hambatan obat ini.

Proses absorpsi Baclofen memiliki onset 3-4 hari dengan durasi 4-8 jam, waktu plasma puncah 2-3 jam, konsentrasi plasma puncak 500-600 ng/mL, efek puncak 5-10 hari. 

Baclofen terikat dengan protein sebanyak 30%, kemudian dimetabolisme oleh hati (15%), dan dieliminasi dengan waktu paruh 2,5-4 jam. Baclofen diekskresikan di urin dan feses.

Manfaat  Baclofen

Tablet baclofen bermanfaat untuk meringankan tanda dan gejala kekakuan otot atau spastisitas pada saat  kejang dan epilepsi.

Efek samping Baclofen

.Efek samping yang dapat diakibatkan oleh Baclofen adalah

  • mengantuk sementara (10-63%)
  • pusing (5-15%)
  •  mual (4-12%)
  • kebingungan (1-11%)
  • sakit kepala (4-8%)
  •  insomnia (2-7%)
  •  sembelit (2-6%)
  • frekuensi berkemih (2-6%)
  • kelelahan (2-4%)
  • sakit perut
  • diare

Baclofen dikontraindikasikan terhadap pasien yang hipersensitif terhadap obat ini. Penggunaan Baclofen pada kehamilan memiliki kategori C.

Obat dengan kategori C  Obat terbukti menimbulkan kecacatan pada janin melalui hewan coba. Obat hanya diberikan jika manfaat yang diperoleh melebihi besarnya risiko yang mungkin timbul pada janin

Dosis Baclofen

Dosis yang digunakan untuk meredakan kejang otot adalah

  • Diminum : 15mg/hari dibagi dalam 3 dosis, dosis ini dapat ditingkatkan melihat respon terapi. Dengan maksimal peningkatan 20mg tiap kali pemberian. Ketika telah mencapai target terapi diturunkan hingga dosis terendah.
  • Disuntikan ke sumsum tulang belakang (intratechal) : dosis awalan 25-50mcg, ditingkatkan 25mcg tiap 24 jam dengan dosis maksimal 100mcg, atau hingga mencapai dosis terapi.
  • Infus : jika dalam 8-12 jam setelah pemberian dosis intratechal tidak bereaksi. Dipertahankan 12-2000mcg/hari
  • Baclofen yang digunakan bersama morfin dapat meningkatkan risiko hipotensi, ketidaknyamanan saat bernafas, dan efek sistem saraf pusat lainnya. 
  • Baclofen  bersamaan dengan alkohol dapat menyebabkan penambahan efek depresan susunan syaraf pusat
  •  Baclofen dapat meningkatkan efek levodopa yang tidak diinginkan, misalnya kebingungan mental, halusinasi, dan keresahan atau kegelisahan.
  • Baclofen dapat meningkatkan penurunan tekanan darah secara drastis dengan obat antihipertensi

Penggunaan Baclofen sebaiknya bersama makanan.

Interaksi Baclofen

Baclofen memiliki interaksi apabila digunakan bersamaan dengan parasetamol, hidrokodon, dan sodium oxybate.

Perhatian Baclofen

Baclofen dapat menyebabkan pusing, sedasi, somnolen, dan gangguan penglihatan. Jika terpengaruh, jangan mengemudi atau mengoperasikan mesin. Penghentian tiba-tiba Baclofen intratekal dapat menyebabkan demam tinggi, perubahan status mental, kelenturan berlebihan dan kekauan otot.

Penyimpanan Baclofen

Baclofen tablet disimpan pada suhu 20-25oC, sedangkan Baclofen injeksi disimpan pada suhu dibawah 30oC dan jangan dibekukan atau disterilkan dengan panas.

 

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit

Pesan Pengiriman Obat Ini

Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dalam waktu 3 hari atau lebih cepat dalam 24 jam di wilayah DKI Jakarta dengan pembayaran melalui transfer bank atau Go-Pay. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum

Chat di WhatsApp