ML Saat Haid Bisa Hamil?

Dipublish tanggal: Jun 13, 2019 Update terakhir: Nov 10, 2020 Waktu baca: 2 menit
ML Saat Haid Bisa Hamil?

Making love atau berhubungan badan saat sedang menstruasi memang tidak disarankan karena saat itu terjadi pengeluaran darah kotor dari organ intim wanita. 

Akibatnya adalah kondisi wanita sedang tidak higienis, tidak nyaman ketika berhubungan dan ada risiko kesehatan yang harus ditanggung. Meski begitu, Anda juga harus paham bahwa ternyata memilih berhubungan seksual saat menstruasi tetap memiliki peluang terjadinya kehamilan.

Iklan dari HonestDocs
Beli Paket Prenatal (Panel Awal Kehamilan) via HonestDocs!

Cek ada tidaknya resiko gangguan kesehatan pada ibu hamil dan dapatkan treatment yang tepat secepatnya. Diskon 30% jika beli via HonestDocs sekarang!

Paket prenatal %28panel awal kehamilan%29 di path lab %28home services%29

Pada wanita yang mengalami siklus haid lebih pendek dari 28 hingga 30 hari akan memiliki peluang hamil lebih besar jika berhubungan seksual ketika haid. Sementara pada wanita yang siklus haidnya 28 hingga 30 hari atau lebih panjang memiliki risiko yang lebih sedikit untuk hamil. Lantas bagaimana hal ini dapat terjadi? Berikut penjelasannya.

Memahami Siklus Menstruasi Wanita

Patut dipahami sebelumnya bahwa sperma yang ada di dalam tubuh wanita akan dapat bertahan hidup hingga 5 sampai seminggu setelah Anda dan pasangan berhubungan badan. 

Sehingga, wanita yang memiliki siklus menstruasi kurang dari 28 hari akan memiliki peluang kehamilan lebih tinggi jika berhubungan badan saat di tengah masa menstruasi maupun di ujung masa menstruasi ketika darah tinggal sedikit keluar. Hal ini dipengaruhi oleh siklus ovulasi dari si wanita tersebut seperti di bawah ini.

  • Harus dipahami terutama bagi wanita yang mengalami siklus menstruasi cukup pendek seperti 21 hingga 24 hari, maka artinya Anda akan mengalami siklus ovulasi lebih cepat daripada biasanya. Siklus ovulasi ini dapat terjadi pada tubuh sekitar 4 hingga 5 hari setelah hari terakhir menstruasi. Sehingga, jika Anda berhubungan seksual di akhir masa menstruasi, maka sperma tersebut akan dapat bertahan hidup hingga 5 sampai 7 hari dalam Rahim. Akibatnya Anda memiliki peluang hamil di kemudian hari ketika ovulasi terjadi.
  • Meski peluang terjadinya kehamilan ketika berhubungan badan pada akhir masa menstruasi lebih besar dialami pada wanita yang siklus menstruasinya lebih singkat, namun tidak berarti wanita yang siklusnya panjang seperti 28 hingga 30 hari tidak berpeluang hamil. Wanita yang mengalami periode menstruasi setiap 28 hingga 30 hari akan memiliki peluang hamil ketika Anda melakukan hubungan seksual di akhir masa menstruasi. Untuk menghitungnya, apabila Anda mengalami menstruasi dari hari ke 1 yang dihitung sejak hari pertama menstruasi hingga hari ke-7, atau seminggu, maka periode ovulasi Anda dapat terjadi antara hari ke-11 hingga ke-21. Ketika sperma bertahan pada Rahim kurang lebih 5 hingga 7 hari, maka Anda tetap dapat berpeluang hamil.
  • Jika Anda melakukan hubungan badan sehari setelah menstruasi, misalnya pada hari ke 7 sementara Anda selesai menstruasi pada hari ke 6, maka sperma tetap dapat menunggu selama 5 hingga 7 hari di dalam Rahim untuk masa ovulasi. Ovulasi sendiri umumnya terjadi di hari ke 11.

Berhubungan badan di akhir periode menstruasi memang memiliki peluang terjadinya kehamilan karena sperma dapat bertahan hingga menunggu terjadinya ovulasi jika terjadi pada hari ke-11. 

Sebaliknya jika Anda berhubungan badan tepat sebelum terjadinya menstruasi, maka peluang hamil akan kecil. Hal ini dikarenakan sel telur tersebut hanya akan bertahan 12 jam sampai 24 jam setelah terjadi pembuahan. 

Oleh karena itu, hari sebelum terjadinya menstruasi bisa dikatakan sebagai hari paling aman untuk berhubungan badan jika Anda tidak ingin hamil.

Selain itu, Anda dapat menggunakan kondom ketika berhubungan seksual untuk mencegah kehamilan. Anda juga sebaiknya menggunakan kondom untuk mencegah penyebaran Penyakit Menular Seksual terutama jika berhubungan badan ketika menstruasi.

5 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Is It Safe to Have Sex During Your Period?. Everyday Health. (https://www.everydayhealth.com/news/it-safe-have-sex-during-your-period/)
Cutler, Winnifred & Friedmann, Erika & McCoy, N. (1996). Coitus and menstruation in perimenopausal women. Journal of psychosomatic obstetrics and gynaecology. 17. 149-57. 10.3109/01674829609025676.. ResearchGate. (https://www.researchgate.net/publication/14315117_Coitus_and_menstruation_in_perimenopausal_women)
Can you get pregnant on or around your period?. Medical News Today. (https://www.medicalnewstoday.com/articles/324829)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app