Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Doctor men
Ditinjau oleh
DR VINA SETIAWAN

Kenali Mimisan Dari Penyebab, Gejala dan, Pengobatannya

Update terakhir: Jul 6, 2019 Tinjau pada Apr 21, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 754.272 orang

Apakah Mimisan Berbahaya?

Mimisan atau epistaksis merupakan suatu keadaan yang nampaknya hampir semua orang pernah mengalaminya. Untuk sebagian orang, terutama yang baru mengalaminya akan cenderung panik dan ketakutan saat mengalami hal tersebut. Apalagi jika kasus tersebut terjadi pada lansia maupun anak-anak. Padahal, perlu diketahui jika epistaksis ini tidak lah mengancam nyawa seseorang.

Kondisi ini terjadi saat pendarahan keluar dari hidung baik itu dari salah satu maupun kedua lubang hidung. Durasi pendarahan pun bisa jadi berbeda-beda. Ada yang mengalami kondisi ini beberapa detik saja dan ada yang mengalaminya hingga lebih dari sepuluh menit.

Epistaksis ini lebih sering dialami oleh anak-anak pada usia 2 sampai 10 tahun, pada ibu hamil, lansia serta orang-orang yang sering meminum obat pengencer darah misalnya aspirin, atau obat antikoagulan. Selain itu, penderita kelainan darah misalnya hemophilia juga mempunyai risiko tinggi untuk mengalami kondisi tersebut.

Apakah Penyebab Mimisan?

Penyebab Mimisan

Kondisi ini terjadi saat pembuluh darah yang halus di area dinding hidung rusak dan mengakibatkan pendarahan. Untuk jenisnya, kondisi ini dibedakan sesuai dengan lokasi pendarahannya yaitu bagian depan yang disebut sebagai anteriror dan bagian belakang yaitu posterior.

Untuk kasus epistaksis jenis anterior, lebih dari 90% kasus yang terjadi tidak lah menimbulkan suatu bahaya. Bahkan, kasus ini terbilang sangat mudah untuk ditangani. Pada kasus ini, pendarahan akan terjadi dari sisi depan hidung dan umumnya kondisi ini terjadi pada anak-anak.

Sementara itu, untuk jenis posterior, pendarahan muncul melalui pembuluh di belakang hidung. Jenis yang satu ini bisa dibilang lebih serius jika dibandingkan dengan anterior sebab pendarahannya cenderung lebih banyak. Biasanya kasus ini sering terjadi pada orang lanjut usia maupun orang dewasa

Berbicara soal faktor pemicunya, ada beberapa hal yang bisa memicu terjadinya mimisan ini seperti misalnya faktor keturunan, pemakaian obat-obatan tertentu hingga suatu penyakit

Gejala-Gejala yang Perlu Diwaspadai

Meskipun umumnya mimisan ini tidak menimbulkan bahaya, namun kita tetap harus berhati-hati karena ada kemungkinan jika kondisi ini mengindikasikan masalah kesehatan tertentu. Beberapa gejala dari epistaksis yang perlu kita waspadai diantaranya adalah:

  • Pendarahan yang terjadi lebih dari 30 menit. Apabila hal ini terjadi, sebaiknya segera pergi ke rumah sakit untuk pertolongan pertama.
  • Pendarahan pada anak berumur kurang dari 2 tahun.
  • Pendarahan dengan jumlah darah yang sangat banyak.
  • Sering mengalami pendarahan dengan jangka waktu yang pendek.
  • Pendarahan terjadi setelah dilakukan operasi pada daerah hidung maupun sinus.
  • Detak jantung tidak beraturan saat pendarahan terjadi.
  • Pendarahan disertai dengan kesulitan bernapas.
  • Disertai dengan muntah darah sebab terlalu banyak menelan darah.
  • Pendarahan disertai dengan ruam di kulit dan demam
  • Kulit semakin pucat saat pendarahan berlangsung.
  • Pendarahan tersebut terjadi setelah mengalami suatu cedera
  • Membuang ingus terlalu kencang.
  • Mengorek hidung hingga tak sengaja melukai bagian dinding hidung.
  • Udara yang dingin dan kering. Saat lapisan di dalam hidung kering akan lebih rentan untuk terluka dan akhirnya mengalami pendarahan.
  • Sinusitis kronis maupun akut.
  • Iritasi, misalnya iritasi karena senyawa kimia seperti ammonia.
  • Terjadi cedera di hidung.
  • Tumor yang muncul di rongga hidung
  • Konsumsi alkohol

Itulah beberapa gejala yang perlu kita waspadai saat mengalami mimisan atau pendarahan yang keluar pada hidung tersebut. Selain itu, jika pendarahan tersebut juga disertai dengan pendarahan di bagian tubuh lainnya misalnya melalui urine, Anda juga perlu waspada dan segera mengkonsultasikan hal tersebut ke dokter.

Pencegahan Mimisan

Tindak pencegahan yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya mimisan adalah:

  • Tidak mengorek-ngorek hidung terlalu dalam
  • Berhenti merokok
  • Tidak membuang Ingus terlalu kencang
  • Hindari udara yang terlalu panas karena dapat memicu terjadinya mimisan
  • Gunakan obat pelega hidung

Bagaimana Cara Penanganannya?

Bagaimana cara untuk menangani mimisan ini? Umumnya, kondisi ini bisa kita tangani sendiri di rumah yaitu dengan duduk tegak dan hindari berbaring. Kemudian, condongkan badan Anda ke depan agar darah tidak masuk tenggorokan. Lalu, keluarkan darah jika ada yang mengalir ke mulut

Gunakan telunjuk atau ibu jari untuk memencet hidung yang berdara selama kurang lebih 10 menit. Terakhir, letakkan kompres dingin di pangkal hidung untuk memperlambat mimisan. Apabila mimisan tidak berhenti kurang dari 30 menit, sangat dianjurkan agar mengunjungi dokter. 

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit