Seks dan Hubungan

Menstruasi Setelah Berhubungan Intim, Bisakah Hamil?

Dipublish tanggal: Feb 22, 2019 Update terakhir: Feb 11, 2020 Tinjau pada Jun 13, 2019 Waktu baca: 1 menit
Menstruasi Setelah Berhubungan Intim, Bisakah Hamil?

Selamat Pagi Dok. Saya mau bertanya. Sekitar 10 hari yang lalu saya melakukan hubungan intim dengan suami, lalu 3 hari kemudian ternyata saya menstruasi, apakah kemungkinan bisa hamil?

Terima kasih Dok.

Iklan dari HonestDocs
Blackmores Pregnancy Breast Feeding Gold

Nutrisi esensial bagi kesehatan ibu dan perkembangan bayi selama 1000 hari pertama kehidupan. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Blackmores pregnancy   breat feeding gold sku

Jawaban Dokter:

Selamat pagi.

Terima kasih telah menggunakan layanan konsultasi dokter online gratis di mediskus.com.

Kehamilan merupakan sesuatu yang ditunggu oleh pasangan yang telah menikah. Namun jika setelah mens, belum ada pembuahan yang dilakukan maka tidak mungkin anda hamil. Untuk terjadi kehamilan maka harus ada pembuahan dimana sel telur bertemu dengan sel sperma. Sel telur tidak selalu dihasilkan oleh wanita tiap saat. Sel telur baru diproduksi saat ovulasi yakni kurang lebih 14 hari sebelum haid selanjutnya. Untuk itu untuk meningkatkan kemungkinan kehamilan maka tiap pasangan perlu tahu kapan waktu ovulasi terjadi pada sang wanita.

Namun hal ini kadang sulit ditentukan pada wanita yang siklus mensnya tak teratur. Oleh karena itu pada wanita ini, sebaiknya diamati siklus mens dalam rentang 6 bulan terakhir. Maka untuk mengetahui kapan ovulasi bisa ditentukan dengan mengurangi siklus mens terpanjang dengan angka 11 dan mengurangi siklus mens terpendek dengan angka 18. Misal siklus mens terpendek 28 hari, maka masa ovulasinya berkisar di hari ke 10 dan jika siklus mens terpanjang 32 hari maka masa ovulasinya berkisar di hari ke 21. Oleh karena itu pada kemungkinan untuk hamil bisa terjadi jika pembuahan dilakukan antara hari ke 10 hingga hari ke 21.

Silakan baca artikel berikut ini:

https://www.honestdocs.id/tanda-awal-kehamilan-sebelum-telat-haid

Sekian jawaban dari saya, semoga dapat membantu.

8 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Wilcox JC. (2000). The timing of the “fertile window” in the menstrual cycle: Day specific estimates from a prospective study. DOI: (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC27529/)
Prior JC, et al. (2015). Ovulation prevalence in women with spontaneous normal-length menstrual cycles - a population-based cohort from HUNT3, Norway. DOI: (https://journals.plos.org/plosone/article?id=10.1371/journal.pone.0134473)
Harville EW, et al. (2003). Vaginal bleeding in very early pregnancy. DOI: (https://academic.oup.com/humrep/article/18/9/1944/708284)

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit
Buka di app