ADELIA MARISTA SAFITRI, S.K.M
Ditulis oleh
ADELIA MARISTA SAFITRI, S.K.M
DR. KARTIKA MAYASARI
Ditinjau oleh
DR. KARTIKA MAYASARI

Tips Aman Mencegah Kehamilan di Tengah Pandemi COVID-19

Dipublish tanggal: Apr 28, 2020 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 3 menit
Tips Aman Mencegah Kehamilan di Tengah Pandemi COVID-19

Ringkasan

Buka

Tutup

  • Menurut WHO, semua metode kontrasepsi aman digunakan selama masa pandemi COVID-19 untuk mencegah kehamilan.
  • Temui dokter atau bidan yang memiliki jadwal praktik di rumah, sehingga Anda bisa menghindari kerumunan untuk konsultasi soal KB.
  • Jika praktik dokter tutup, Anda bisa melakukan konsultasi online lewat chat atau layanan telemedicine.
  • Kondom bisa dijadikan alternatif pengaman untuk mencegah kehamilan, aman digunakan bersama dengan alat kontrasepsi lainnya.
  • Tunda kehamilan secara alami dengan metode kalender, senggama terputus, atau amenore laktasi (bagi ibu menyusui).
  • Bila memiliki bayi usia 6 bulan atau mengidap gangguan kesehatan tertentu, konsultasikan dulu dengan dokter untuk mendapatkan jenis KB yang cocok guna mencegah kehamilan.

Sejak merebaknya virus corona di berbagai belahand unia, para pasangan suami istri (pasutri) mungkin berpikir dua kali saat ingin merencanakan kehamilan. Meski belum ada bukti bahwa virus corona dapat ditularkan ke janin, namun hal ini dilakukan untuk mencegah kemungkinannya. Lantas, bagaimana cara aman mencegah kehamilan saat pandemi COVID-19? Berikut tipsnya.

Amankah pakai KB saat wabah virus corona?

Kepala BKKBN, dr. Hasto Wardoyi, Sp. OG (K) mengungkapkan bahwa mewabahnya COVID-19 saat ini sangat berpengaruh terhadap rentannya terjadi kehamilan tidak diinginkan (KTD). Hal ini dikarenakan adanya penurunan jumlah layanan KB secara nasional untuk masing-masing alat kontrasepsi.

Iklan dari HonestDocs
Booking Klinik Pemeriksaan COVID-19 via HonestDocs

Dapatkan diskon hingga 70% paket covid-19 hanya dari HonestDocs. Klik dan booking sekarang!

Ia h18 covid 19

Ditambah lagi dengan anjuran pemerintah untuk berada di rumah selama pandemi, sehingga pasangan usia subur (PUS) mau tak mau harus menunda ke dokter jika tidak dalam kondisi gawat. Karena itulah, pemilihan KB yang tepat sangat penting untuk cegah kehamilan saat wabah virus corona.

Melansir dari laman resmi WHO, semua metode kontrasepsi aman digunakan selama masa pandemi COVID-19. Alat KB berperan penting untuk mencegah kehamilan, sehingga masyarakat bisa memberikan jarak kehamilan dan merencanakannya dengan baik.

Kehamilan terjadi ketika sel sperma berhasil membuahi sel telur. Alat kontrasepsi bertugas untuk menghentikan proses tersebut, dengan cara memisahkan sel telur dan sel sperma.

Sebagian alat KB juga dapat menghentikan produksi sel telur. Alhasil, sel sperma tidak dapat membuahi sel telur dan tidak terjadi kehamilan.

Tips mencegah kehamilan saat pandemi COVID-19

1. Kunjungi dokter atau bidan yang praktik di rumah

Mengunjungi rumah sakit cenderung berisiko untuk saat-saat ini. Untuk mendapatkan KB lanjutan seperti suntik KB atau implan, sebaiknya temui dokter atau bidan yang memiliki jadwal praktik di rumah.

Hal ini akan membuat Anda sedikit lebih tenang karena bisa menghindari kerumunan. Akan tetapi, sebaiknya telepon atau tanyakan lebih dahulu mengenai jadwal anteran dan ketersediaan alat KB yang diinginkan.

Iklan dari HonestDocs
Beli Alat Kontrasepsi & Hormon via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 7

Selama kunjungan, gunakan masker dan tetap jaga jarak (physical distancing) saat mengantre atau bertemu dokter. Jangan lupa juga untuk selalu jaga kebersihan diri dengan mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, baik sebelum atau sesudah kunjungan. Segera ganti pakaian begitu sampai di rumah.

Baca Juga: Panduan Social Distancing Bagi Ibu Hamil Agar Aman Saat Wabah COVID-19

2. Konsultasi online

Akibat wabah virus corona, mungkin ada beberapa praktik dokter yang tutup. Sebagai solusinya, Anda bisa melakukan konsultasi online lewat chat atau layanan telemedicine yang kini banyak tersedia.

Melansir dari SKATA, telemedicine adalah layanan kesehatan yang memberikan layanan konsultasi, diagnosis, hingga tindakan medis dengan memanfaatkan teknologi, informasi, dan komunikasi. Selama konsultasi, beri tahukan riwayat kesehatan Anda sejelas-jelasnya dan keluhan yang dirasakan sehingga dokter bisa memberikan saran yang tepat.

Karena tidak semua dokter atau rumah sakit memiliki layanan ini, sebaiknya tanyakan lebih dahulu dengan dokter Anda apakah mereka menyediakan layanan konsultasi online atau tidak.

3. Pakai kondom

Bagi Anda yang terbiasa suntik KB setiap 1-3 bulan mungkin jadi khawatir jika harus menunda suntik KB akibat wabah corona. Hal serupa tentu juga dirasakan oleh wanita yang harus cek IUD setiap 6 bulan sekali.

Iklan dari HonestDocs
Beli Postinor 750mcg via HonestDocs

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Postinor 750mcg tab 1

Jika tidak memungkinkan untuk konsultasi ke dokter atau bidan, maka sebaiknya gunakan kondom setiap kali berhubungan seksual. Kondom lebih mudah didapatkan dan bisa membantu mencegah kehamilan, bahkan juga melindungi dari infeksi menular seksual.

Keuntungan lainnya, kondom dapat digunakan bersama dengan alat kontrasepsi lainnya. Jadi, Anda tidak perlu khawatir dengan efek samping yang mungkin muncul.

4. Cegah kehamilan secara alami

Selain pakai kondom, Anda juga dapat menunda kehamilan secara alami dengan metode kalender, senggama terputus, atau amenore laktasi (bagi ibu menyusui). Ketiga metode tersebut sangat aman dan efektif mencegah kehamilan bila dilakukan dengan benar.

5. Alternatif alat kontrasepsi

Kontrasepsi darurat (morning after pill) juga bisa menjadi alternatif pilihan. Karena sifatnya darurat, jenis pil KB ini harus diminum sesegera mungkin setelah berhubungan seksual agar tidak terjadi kehamilan. Kontrasepsi ini juga bisa digunakan oleh semua wanita, baik yang sehat maupun dengan kondisi kesehatan tertentu.

Baca Selengkapnya: Morning After Pill, Kontrasepsi Darurat Cegah Kehamilan

Selain itu, Anda juga bisa menggunakan pil KB yang bisa didapatkan di apotek. Caranya, minumlah pil KB saat haid dimulai dengan pil plasebo sesuai nama hari. Pil KB harus diminum di jam yang sama dan teratur setiap hari untuk menurunkan risiko kehamilan.

Apabila Anda memiliki bayi usia 6 bulan atau mengidap gangguan kesehatan tertentu seperti diabetes, hipertensi, atau kanker payudara, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter. Dokter akan menyarankan jenis KB yang cocok untuk Anda dan ampuh mencegah kehamilan di tengah pandemi virus corona COVID-19.

4 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app