Memutihkan Gigi, Amankah untuk Dilakukan?

Dipublish tanggal: Feb 14, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 2 menit
Memutihkan Gigi, Amankah untuk Dilakukan?

Ternyata, upaya memutihkan gigi sudah ada sejak ribuan tahun lalu. Orang Mesir purba menggunakan cuka anggur dan serpihan batu apung untuk memoles senyum mereka. Bahkan, pada masa Roma kuno, orang menggunakan urine untuk memutihkan gigi. Mereka percaya bahwa limbah sekresi dapat bertindak sebagai pemutih gigi. Untunglah, di masa modern ini, kita tidak perlu melakukan tindakan seekstrim orang-orang Roma kuno. Sekarang ini, kita punya banyak alternatif memutihkan gigi, mulai dari ramuan tradisional hingga laser. Namun, seberapa amankah tindakan memutihkan gigi? 

Jawabannya, itu tergantung pada jenis obat pemutih dan karakter gigi Anda. Whitening, misalnya, tidak akan bekerja pada bagian mahkota atau enamel luar gigi. Selain itu, whitening juga berpotensi menyebabkan gigi menjadi sensitif. Yang perlu Anda ingat adalah gigi setiap orang berbeda, sehingga efek samping dan efektivitas whitening juga berbeda-beda pada setiap orang.

Iklan dari HonestDocs
Booking Klinik Bleaching Gigi via HonestDocs

Dapatkan diskon hingga 70% paket bleaching gigi hanya dari HonestDocs. Klik dan booking sekarang!

Ia d02 bleaching gigi

Jenis-jenis Metode Whitening

Warna gigi berubah sejalan dengan usia. Bagian dalam gigi yang dikenal dengan sebutan dentin  dan enamel, akan semakin menipis seiring dengan semakin seringnya Anda menyikat gigi. Pilihan gaya hidup, seperti kopi, minum wine, rokok dan obat-obatan tertentu dapat  menghitamkan gigi Anda.

Whitening bekerja dengan salah satu dari dua cara, menghilangkan noda di permukaan enamel atau mengubah warna dentin menjadi lebih cerah. 

Pasta gigi berpemutih hanya bekerja di permukaan (enamel) sehingga hasilnya minimal. Ini berbeda dengan pemutih yang bekerja di dalam dentin karena sebagian besar perubahan warna gigi terjadi di dentin. Pasta gigi berpemutih, biasanya hanya memutihkan gigi satu level dari 16 level warna gigi dan hasilnya bertahan selama Anda terus memakai pasta gigi itu. 

Bleaching gigi

Untuk memutihkan dentin, Anda harus melakukan tindakan bleaching. Bleaching memberi efek yang lebih dramatis, yakni mencerahkan warna gigi hingga 3-8 level lebih putih dari sebelumnya. Hasil bleaching bisa bertahan selama dua sampai tiga tahun. 

Umumnya, dokter gigi menggunakan 25-40 persen hidrogen peroksida untuk melakukan bleaching gigi pasiennya. Hidrogen peroksida dapat melukai gusi. Itu sebabnya, selama treatment, dokter akan melapisi gusi Anda dengan sejenis tutup dari karet. Kadang, terapi bleaching dipadukan dengan terapi laser untuk hasil yang lebih efektif. 

Mengunyah permen karet berpemutih

Metode lain yang banyak digunakan adalah dengan permen karet yang mengandung pemutih. Ada juga yang menggunakan campuran stroberi dan baking soda. Dua metode ini sebenarnya kurang efektif tetapi Anda akan merasa gigi Anda lebih bersih karena tersugesti bahwa Anda telah melakukan lebih dari sekadar menyikat gigi. 

Seperti segala sesuatu, moderasi adalah kunci. Ada orang yang karena sangat terobsesi memiliki gigi putih seputih-putihnya, lantas melakukan bleaching seminggu sekali. Hal ini dapat merusak lapisan enamel dan membuat gigi menjadi sensitif. Bahkan bisa mengubah warna asli dentin sehingga gigi malah terlihat lebih kuning. 

Efek Samping Memutihkan Gigi

Menurut beberapa studi yang dilakukan sejak akhir 1980-an, upaya pemutihan gigi yang dilakukan sesuai rekomendasi dari dokter, memiliki sedikit efek samping seperti gigi sesekali terasa lebih sensitif dan gusi mengalami iritasi sementara setelah melakukan terapi bleaching. Tapi, menurut sebuah studi pada 2009, masih diperlukan penelitian lebih mendalam untuk menentukan  efek samping yang mungkin timbul dari upaya pemutihan gigi. Pasalnya, banyak studi mengenai pemutihan gigi disponsori oleh produsen bahan pemutih gigi.

19 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Teeth whitening. NHS (National Health Service). (https://www.nhs.uk/live-well/healthy-body/teeth-whitening/)
How whitening strips can damage your teeth. Medical News Today. (https://www.medicalnewstoday.com/articles/324921.php#1)
Teeth Whitening Safety Tips. WebMD. (https://www.webmd.com/oral-health/teeth-whitening-safety#1)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app