Membantu Keluarga Anda Beradaptasi Setelah Stroke

Dipublish tanggal: Mei 18, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 3 menit
Membantu Keluarga Anda Beradaptasi Setelah Stroke

Stroke merupakan jenis cedera otak yang sering dialami oleh beberapa orang yang memiliki resiko stroke. Gejala stroke tergantung pada bagian otak yang terpengaruh. Orang yang selamat dari stroke sering kali memiliki kelemahan di satu sisi tubuh atau kesulitan bergerak, berbicara, atau berpikir.

Stroke lebih sering terjadi pada orang tua. Hampir tiga perempat dari semua penderita stroke terjadi pada orang yang berusia 65 tahun atau lebih. Namun, semua orang dari segala usia pun dapat mengalami stroke.

Iklan dari HonestDocs
Beli Simvastatin via HonestDocs!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Stroke mungkin menakutkan bagi penderita stroke dan keluarganya. Kondisi tersebut dapat membantu untuk mengingat bahwa penderita stroke biasanya memiliki setidaknya beberapa proses pemulihan spontan atau penyembuhan alami dan umumnya dapat pulih lebih lanjut dengan melakukan proses rehabilitasi.

Ketika seorang penderita stroke kembali ke rumah, lingkungan di rumah mereka dapat mempengaruhi pemulihan seseorang yang mengalami stroke. Rumah dan lingkungan sosial dengan orang-orang yang tinggal di sekitarnya, serta aspek fisik rumah seperti tangga dan tata ruang merupakan suatu hal yang dapat mempengaruhi pemulihan. Penting untuk mendukung pemulihan dan keselamatan yang berkelanjutan bagi penderita stroke.

Efek stroke biasanya berbeda bagi setiap orang, tergantung pada bagian otak yang cedera, seberapa parah cedera akibat stroke, dan kesehatan umum orang tersebut. 

Efek seperti kelemahan, kelumpuhan, masalah dengan keseimbangan atau koordinasi, rasa sakit atau mati rasa, masalah dengan memori, kelelahan, dan masalah dengan kontrol kandung kemih atau usus semua dapat mengubah gaya hidup keluarga di rumah.

Merupakan maksud yang baik bagi penderita stroke untuk melakukan kunjungan uji coba di rumah sebelum mereka dikeluarkan dari rumah sakit sehingga perubahan dan koreksi dapat dilakukan sebelum kembali ke rumah. 

Terapis okupasi profesional telah tersedia di sebagian besar rumah sakit, pusat kesehatan, dan klinik komunitas, yang dapat membantu menentukan modifikasi rumah terbaik yang sesuai dengan situasi penderita stroke.

Berikut beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk membantu keluarga beradaptasi setelah mengalami stroke:

  • Mendukung upaya keluarga dengan stroke untuk berpartisipasi dalam mengambil keputusan untuk melakukan rehabilitasi.
  • Seringlah berkunjung dan berbicara dengannya. Anda dapat bersantai bersama sambil bermain kartu, menonton televisi, mendengarkan radio, atau memainkan permainan dengan keluarga yang mengalami stroke.
  • Jika keluarga yang mengalami stroke mengalami kesulitan berkomunikasi (aphasia), tanyakan kepada ahli patologi bahasa-bahasa bagaimana Anda dapat membantu mereka.
  • Berpartisipasi dalam edukasi yang ditawarkan bagi para penderita stroke dan keluarga. Belajar sebanyak mungkin dan bagaimana Anda bisa membantu keluarga Anda yang mengalami stroke.
  • Minta keluarga Anda yang mengalami stroke untuk menghadiri beberapa sesi rehabilitasi. Hal tersebut merupakan cara yang baik untuk mempelajari cara kerja rehabilitasi dan cara membantu keluarga Anda dalam melakukan aktivitas sehari-hari.
  • Mendorong dan membantu keluarga yang mengalami stroke untuk mempraktikkan keterampilan yang dipelajari dalam proses rehabilitasi.
  • Bergabunglah dengan kelompok pendukung/ support group dan komunitas stroke setempat. Grup tersebut akan menyediakan tempat bagi Anda untuk membahas masalah, berbagi pengalaman, dan kesempatan untuk bertemu dengan orang lain yang juga menghadapi masalah yang sama. Tanyakan kepada dokter mengenai komunitas tersebut di daerah sekitar Anda.
  • Pastikan bahwa staf program menyarankan kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan dan minat keluarga Anda yang mengalami stroke.
  • Cari tahu hal apa yang bisa dilakukan pasien sendirian, hal apa saja yang memerlukan bantuan, dan hal apa saja yang tidak bisa dilakukan. Kemudian hindari membantu atau melakukan hal-hal yang dapat dilakukan oleh penderita stroke. Setiap kali dia melakukannya, maka kemampuan dan kepercayaan dirinya akan tumbuh.
  • Jaga diri Anda dengan makan dengan baik, cukup istirahat, dan luangkan waktu untuk melakukan hal-hal yang Anda sukai. Sehingga Anda bisa merawat orang terkasih Anda yang menderita stroke. Anda merupakan bagian penting dari anggota keluarga Anda dalam masa penyelesaian pasca stroke.

Tujuan Dilakukannya Rehabilitasi untuk Penderita Stroke

  • Mampu berjalan, setidaknya dengan alat bantu jalan atau tongkat, merupakan suatu tujuan realistis bagi sebagian besar penderita stroke.
  • Mampu merawat diri sendiri dengan beberapa peralatan khusus juga merupakan tujuan yang realistis bagi kebanyakan orang yang mengalami stroke
  • Memiliki pekerjaan dapat menjadi tujuan realistis bagi beberapa orang yang  bekerja sebelum mengalami stroke.

5 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Gillespie, David & Campbell, Fiona. (2011). Effect of stroke on family carers and family relationships. Nursing standard (Royal College of Nursing (Great Britain) : 1987). 26. 39-46. 10.7748/ns2011.09.26.2.39.c8707. ResearchGate. (https://www.researchgate.net/publication/51704653_Effect_of_stroke_on_family_carers_and_family_relationships)
Best Tips for Adapting Your Home After a Stroke. Health Essentials from Cleveland Clinic. (https://health.clevelandclinic.org/best-tips-for-adapting-your-home-after-a-stroke/)
Stroke - Recovery. NHS (National Health Service). (https://www.nhs.uk/conditions/stroke/recovery/)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app