7 Manfaat Brokoli Bagi Kesehatan

Dipublish tanggal: Agu 8, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 6 menit
7 Manfaat Brokoli Bagi Kesehatan

Brokoli merupakan salah satu jenis sayuran terbaik karena mengandung banyak nutrisi yang memiliki manfaat baik bagi kesehatan. Brokoli kaya akan antioksidan, serat, serta mengandung vitamin dan mineral.

Brokoli sendiri termasuk dalam golongan kubis yang masih dalam keluarga Brassica oleracea bersama dengan sayuran lain seperti bok choy, kubis, dan sayuran kale. Sama seperti sayuran hijau lainnya tersebut, brokoli merupakan sumber fitokimia yang sangat baik dan disebut juga isothiocyanate, berfungsi untuk membantu mengatasi kerusakan akibat radikal bebas. 

Selain isothiocyanate, brokoli juga mengandung sulforaphane dan indoles yang merupakan dua jenis antioksidan kuat dan stimulator enzim detoksifikasi yang dapat melindungi sel dan struktur DNA. Ditambah lagi kandungan glukosinolat, karotenoid, klorofil, vitamin E dan K, mineral esensial, dan senyawa fenolik yang ada di dalam brokoli.

Jenis brokoli yang paling umum adalah brokoli berwarna hijau, tetapi beberapa penelitian mengungkapkan bahwa sayuran yang memiliki warna semakin gelap memiliki kandungan antioksidan yang lebih tinggi. Brokoli sendiri awalnya merupakan makanan unik yang bernilai pada masa Kerajaan Romawi karena dianggap baik bagi kesehatan dan umur panjang.

7 Manfaat brokoli bagi kesehatan

Terdapat banyak manfaat brokoli bagi kesehatan, di antaranya mencegah kanker, menurunkan tekanan darah dan kolesterol, mencegah dan memperlambat penuaan dini, menjaga kesehatan gigi dan gusi, menjaga kesehatan tulang, menjaga kesehatan mata, mempercepat penyembuhan luka, melindungi organ hati, meningkatkan kesehatan hormonal dan fungsi kelenjar adrenal, meningkatkan kesuburan, meningkatkan metabolisme tubuh, hingga meningkatkan fungsi kognitif.

Untuk lebih mendalam, Honestdocs akan membahas 7 manfaat utama brokoli bagi kesehatan, antara lain:

1. Melawan kanker (Anti-kanker)

Salah satu manfaat brokoli yang paling baik adalah sebagai anti kanker yang dapat mencegah perkembangan sel kanker. Karena brokoli merupakan salah satu sumber terbaik senyawa isothiocyanate untuk melawan kanker dengan menurunkan stres oksidatif, melindungi fungsi sel, menetralkan karsinogen, dan melawan racun.

Dengan mengonsumsi brokoli, efek racun yang berasal dari pola makan yang buruk, paparan lingkungan, logam berat, dan proses penuaan dapat berkurang. Isothiocyanate bekerja dengan merangsang pelepasan zat yang dapat membunuh karsinogen secara khusus sehingga dapat mempercepat pembuangan racun dari tubuh.

Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa makanan dengan kandungan antioksidan yang tinggi dapat menghambat pertumbuhan sel kanker dan menghentikan terjadinya kerusakan DNA sehingga secara signifikan brokoli dapat menurunkan risiko kanker usus besar, kanker kandung kemih, kanker prostat, kanker payudara, dan kanker lainnya.

2. Memperkuat tulang

Brokoli adalah sumber vitamin K, kalsium, magnesium, dan kalium yang sangat penting untuk kesehatan tulang, kuku, dan gigi. Vitamin K dan zat besi yang tinggi pada brokoli akan sangat membantu dalam menjaga kepadatan mineral tulang, meningkatkan kelancaran aliran darah, dan meningkatkan energi tubuh.

Bahkan beberapa penelitian mengatakan bahwa vitamin K dapat membangun kesehatan tulang lebih baik daripada kalsium. Penelitian lain juga menunjukkan bahwa vitamin K dan vitamin D secara bersamaan dapat mempengaruhi metabolisme tulang dan mengurangi risiko penyakit terkait dengan masalah tulang.

Selain itu, vitamin K juga secara positif dapat mempengaruhi keseimbangan kalsium, mineral utama dalam menjaga metabolisme tulang. Sehingga kandungan kalsium yang ditemukan dalam brokoli juga penting untuk mencegah kekurangan kalsium serta membantu mempertahankan kesehatan gigi dan tulang yang kuat terutama pada usia lanjut ketika orang menjadi lebih rentan terhadap risiko patah tulang akibat hilangnya kepadatan tulang.

Jika tubuh tidak mendapatkan kalsium yang cukup, tubuh akan mencuri kalsium dari tulang untuk membantu menjaga jumlahnya tetap dalam darah. Untuk itu, mengonsumsi lebih banyak brokoli dalam makanan merupakan salah satu cara mencegah osteoporosis secara alami.

3. Menjaga kesehatan jantung

Nutrisi yang terkandung pada brokoli juga bermanfaat bagi kesehatan jantung, termasuk mencegah serangan jantung dan stroke, menjaga pembuluh darah agar tetap bersih, serta memperbaiki kadar kolesterol dan tekanan darah yang tinggi yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Tak hanya brokoli, tetapi dengan menambah asupan buah dan sayur lebih banyak juga dianggap dapat menurunkan risiko penyakit jantung. 

Kandungan serat pada brokoli yang tinggi juga sangat baik untuk mencegah kolesterol memasuki aliran darah karena kandungan serat bekerja dengan mengikat dan mengeluarkannya dari tubuh, serta membantu menurunkan kadar kolesterol secara alami dan cepat.

Sulforaphane, zat lain pada brokoli juga secara signifikan dapat menjaga tekanan darah serta fungsi ginjal. Sementara senyawa lain yang disebut lutein dalam brokoli pun dapat mencegah penebalan pembuluh darah dan penumpukan plak yang dapat menyebabkan jantung berhenti.

Tak hanya itu, brokoli juga memiliki sifat anti radang karena memiliki kandungan mineral yang tinggi sehingga manfaat brokoli juga baik untuk mengurangi peradangan, melawan kerusakan akibat radikal bebas, dan secara tidak langsung dapat membantu melindungi kesehatan jantung. Kandungan lain seperti kalsium, kalium, dan magnesium juga berperan penting dalam menjaga tulang tetap sehat dan kuat, membantu menjaga kestabilan darah, serta menjaga otot dan saraf bekerja dengan baik.

4. Meningkatkan kesehatan usus dan pencernaan

Makanan berserat tinggi seperti brokoli tentunya sangat baik untuk menjaga sistem pencernaan agar tetap bersih dan sehat. Tetapi apakah brokoli dapat memperlancar buang air besar? Ya, tentunya. Mengonsumsi makanan utuh sebagai bagian dari diet tinggi serat dapat melancarkan buang air besar secara teratur, menjaga kesehatan usus dan pencernaan, serta mencegah sembelit atau gangguan pencernaan lainnya.

Kandungan isothiocyanate dan sulforaphane yang terdapat pada brokoli juga bermanfaat dalam melawan bakteri berbahaya dalam usus dan mencegah oksidasi yang dapat menjadi penyebab kanker pada organ sistem pencernaan. Menurut penelitian, manfaat brokoli yang bisa didapatkan setelah rutin mengonsumsi brokoli adalah terjadinya pengurangan kolonisasi bakteri pada lambung, mengurangi tingkat peradangan, meningkatkan kadar antioksidan yang lebih tinggi, serta meningkatkan kekebalan tubuh.

Selain itu, brokoli juga dapat membantu proses detoksifikasi alami pada tubuh karena mengandung phytonutrients, glucoraphanin, gluconasturtiin, dan glucobrassicin yang membantu menjaga fungsi kerja organ hati.

Baca juga: Cara Meningkatkan Bakteri Baik dalam Saluran Pencernaan

5. Menjaga kesehatan mata

Manfaat brokoli lainnya adalah menjaga kesehatan mata dan mengurangi risiko kerusakan mata akibat faktor usia. Hal ini merupakan efek positif akibat kandungan karoten tinggi pada brokoli yang ada pada lutein dan zeaxanthin sangat penting bagi kesehatan mata serta menjaga penglihatan agar dapat berfungsi dengan baik hingga lanjut usia.

Kandungan tersebut juga membantu melindungi penglihatan pada malam hari dan mencegah kerusakan akibat sinar UV dari retina dan kornea mata. Untuk itu, mengonsumsi makanan dengan kadar antioksidan, vitamin A, dan vitamin C yang tinggi adalah salah satu cara alami mencegah degenerasi makula yang menjadi penyebab utama kebutaan pada orang dewasa dan lanjut usia.

6. Menjaga kesehatan kulit

Ingin menjaga kesehatan kulit agar tetap tampil awet muda hingga usia lanjut? Salah satu caranya adalah dengan rajin mengonsumsi brokoli karena kandungan sulforaphane yang terdapat pada brokoli dapat membantu memperbaiki kerusakan kulit serta menjaga penampilan dan kesehatan kulit.

Tingginya kadar vitamin A dan vitamin C dapat mencegah kerusakan kolagen dan kerusakan UV, mencegah penyakit kanker kulit, serta mengurangi keriput dan peradangan pada kulit. Kandungan betakaroten yang termasuk dalam vitamin A pada brokoli terbukti penting dalam menjaga fungsi kekebalan tubuh dan membantu melawan kanker, termasuk kanker kulit.

7. Menurunkan berat badan

Brokoli menjadi salah satu menu yang sering dikonsumsi oleh mereka yang sedang diet karena merupakan makanan yang padat nutrisi. Brokoli juga termasuk karbohidrat kompleks yang kaya serat dan dapat menjadi pilihan yang baik untuk mendukung keseimbangan kadar gula darah, energi berkelanjutan, dan membantu mempercepat rasa kenyang.

Selain itu, salah satu cara menurunkan berat badan dengan cepat adalah dengan mengonsumsi makanan yang rendah kalori tetapi memiliki kandungan gizi dan volume yang tinggi. Hal inilah yang terdapat pada brokoli karena brokoli bervolume tinggi akibat tingginya kandungan air di dalamnya sehingga dapat membantu menekan rasa lapar tanpa menambahkan banyak kalori pada makanan.

Baca juga: Cara Menurunkan Berat Badan dan Membentuk Tubuh Ideal


8 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Why is broccoli good for you?. NHS (National Health Service). (https://www.nhs.uk/news/food-and-diet/why-is-broccoli-good-for-you/)
Broccoli: Nutrition, Health Benefits, & How to Prepare. WebMD. (https://www.webmd.com/food-recipes/health-benefits-broccoli#1)
Broccoli: Health benefits, nutrition, and tips. Medical News Today. (https://www.medicalnewstoday.com/articles/266765.php)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel selanjutnya
Buka di app