Kenapa Laki-laki Bisa Lari Lebih Cepat Dibanding Perempuan?

Dipublish tanggal: Jul 14, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 3 menit
Kenapa Laki-laki Bisa Lari Lebih Cepat Dibanding Perempuan?

Berlari merupakan olahraga yang dapat dinikmati oleh banyak kalangan baik pria maupun wanita. Selain murah, olahraga tersebut juga baik untuk kesehatan. 

Tapi tidak peduli di mana tempat berlarinya dan sebesar apa usaha seseorang dalam berlari, cukup sering kita melihat pria lari lebih cepat dibandingkan wanita. Mengapa demikian? Berikut penjelasan lebih lanjut mengenai pertanyaan tersebut.

Persentase Hormon yang Berbeda Antara Laki-laki dan Perempuan

Jawaban untuk pertanyaan mengapa laki-laki berlari lebih cepat dibandingkan perempuan biasanya sering dikaitkan dengan hormon dan ukuran tubuh laki-laki dan perempuan. Sebelum perempuan dan laki-laki mencapai masa pubertas, tubuh mereka memiliki proporsi yang cukup mirip. 

Namun, selama masa pubertas berlangsung, anak laki-laki mengalami lonjakan hormon testosteron. Pada usia dewasa, beberapa pria memiliki testosteron hingga 20 kali lebih banyak daripada wanita.

Hormon testosteron memainkan beberapa peran, termasuk memberi sinyal ke tubuh untuk membuat sel darah baru, menjaga tulang dan otot tetap kuat dan mendorong dalam proses pertumbuhan. 

Karena perempuan memproduksi lebih sedikit hormon testosteron, maka perempuan berada pada posisi yang kurang menguntungkan dalam hal proporsi otot. Laki-laki memiliki jumlah otot yang lebih besar dibandingkan perempuan.

Kaki pria memiliki sekitar 80 persen otot, dibandingkan dengan sekitar 60 persen otot pada kaki wanita. Otot ekstra tersebut dapat membantu pria berlari lebih cepat dibandingkan perempuan. 

Selain itu, otot pria cenderung memiliki serat otot yang cepat dengan kedutan otot yang lebih besar, hal tersebut memungkinkan laki-laki dapat berlari lebih cepat dibandingkan wanita.

Selain itu, wanita memiliki lebih banyak hormon estrogen daripada pria, yang menyebabkan wanita memiliki persentase lemak tubuh yang lebih tinggi dibandingkan pria. Hal tersebut juga dapat menyebabkan kurangnya performa wanita dalam berlari.

Perbedaan Kapasitas Paru-paru dan Jantung

Ukuran tubuh merupakan faktor lain yang menyebabkan laki-laki berlari lebih cepat dibandingkan perempuan. Perempuan, rata-rata, memiliki kapasitas optimal paru-paru lebih kecil daripada pria, yang berarti konsumsi oksigen maksimal perempuan lebih rendah dibandingkan laki-laki. Kapasitas oksigen maksimal pada wanita dalam keadaan istirahat adalah sekitar 33 mililiter oksigen per kilogram massa tubuh per menit, sedangkan pada pria muda yang beristirahat yaitu sekitar 42 ml / kg / menit.

Pada dasarnya, jumlah oksigen yang dihasilkan saat aktivitas maksimum lebih besar pada pria dibandingkan pada wanita. Hal tersebut berarti wanita harus bekerja lebih keras untuk menghirup oksigen yang dapat mereka memberikan asupan ke otot mereka saat berlari.

Jantung wanita juga cenderung lebih kecil dibandingkan jantung pria, yang berarti wanita memiliki volume stroke yang lebih kecil, atau jumlah darah beroksigen yang dipompa ventrikel kiri dalam satu pompaan jantung ke seluruh tubuh.

Meskipun wanita memiliki detak jantung yang lebih tinggi, hal tersebut tidak cukup untuk mengimbangi volume stroke yang lebih rendah yang dimiliki wanita. Setiap kali jantung memompa darah, jumlah darah yang dipompa jantung lebih sedikit pada wanita daripada pria. 

Hal tersebut berarti wanita memiliki lebih sedikit darah dan lebih sedikit oksigen yang dikirimkan ke otot-otot mereka. Selain itu, wanita juga memiliki lebih sedikit hemoglobin, protein dalam sel darah merah yang membawa oksigen ke jaringan tubuh, termasuk otot.

Perbedaan Postur Tubuh

Sejauh mengenai postur tubuh, pria biasanya memiliki kaki yang lebih panjang daripada wanita, yang berarti pria memiliki lebih banyak ruang untuk otot, dan juga langkah yang lebih panjang saat berlari. Selain itu, karena wanita cenderung memiliki pinggul yang lebih luas, posisi berlari mereka tidak seefisien pria. 

Namun hal tersebut bukan untuk mengatakan bahwa wanita dengan pinggul lebar tidak bisa berlari, tetapi ukuran pinggul merupakan salah satu dari banyak faktor yang menjelaskan mengapa wanita rata-rata berlari tidak secepat laki-laki.

Kesimpulan

Singkatnya, paru-paru dan jantung wanita masing-masing memiliki kapasitas lebih kecil untuk menghirup oksigen dan memompa darah teroksigenasi, dan wanita juga memiliki lebih sedikit hemoglobin dalam darah untuk membawa oksigen. 

Selain itu, wanita cenderung memiliki otot yang lebih ramping dan kaki yang lebih pendek dibandingkan pria, serta pinggul yang lebih lebar, yang membuat wanita berlari kurang efisien.


4 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Women's Blood Pressure Rises Earlier, Faster Than Men's. Drugs.com. (https://www.drugs.com/news/women-s-blood-pressure-rises-earlier-faster-than-men-s-87671.html)
Reports that 'women have more stamina' look a little weak. NHS (National Health Service). (https://www.nhs.uk/news/lifestyle-and-exercise/reports-women-have-more-stamina-look-little-weak/)
Average Mile Time: By Age Group and Sex. Healthline. (https://www.healthline.com/health/average-mile-time)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app