Toenail - Ingrown: Penyebab, Gejala, dan Obat

Dipublish tanggal: Jun 27, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Sep 19, 2019 Waktu baca: 2 menit
Toenail - Ingrown: Penyebab, Gejala, dan Obat

Gejala kuku jari kaki yang tumbuh ke dalam

  • Nyeri pada jari kaki akibat ujung kuku yang tajam memotong kulit di sekitarnya.
  • Biasanya timbul kemerahan dan bengkak di sudut kuku jari kaki.
  • Daerah tersebut bisa mengeluarkan nanah atau cairan kuning.
  • Area merah sangat lembut saat disentuh atau ditekan oleh sepatu.
  • Beberapa remaja dengan kuku jari kaki yang tumbuh ke dalam hampir tidak bisa berjalan.

Penyebab kuku jari kaki yang tumbuh ke dalam

  1. Kuku kaki biasanya terdorong akibat memakai sepatu ketat.
  2. Luka kecil yang dibuat oleh kuku memungkinkan bakteri memasuki kulit. Luka kemudian menjadi terinfeksi.
  3. Sudut tajam kuku yang terkubur terus tumbuh. Semakin dalam, semakin menyakitkan.

Kapan Harus Menghubungi Bantuan Medis Untuk Kuku Kaki

Segera Hubungi Dokter atau Bantuan Medis

  • Timbul area merah atau bergaris-garis disertai dengan demam
  • Timbul area atau garis merah yang sangat besar
  • Nyeri hebat tidak membaik 2 jam setelah menggunakan obat nyeri dan salep antibiotik

Saran Perawatan untuk Kuku Kaki Tumbuh Ke Dalam

Yang Harus Anda Ketahui Tentang Kuku Kaki Tumbuh Ke Dalam:

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Antibiotik via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 24
  • Kuku kaki yang tumbuh ke dalam selalu menyakitkan.
  • Rasa sakit disebabkan oleh ujung kuku yang tajam memotong kulit di sekitarnya.
  • Rasa sakitnya bisa dihentikan. Temukan sudut kuku kaki dan angkat keluar dari jaringan.
  • Ini akan memungkinkan area tersebut untuk sembuh.
  • Sebagian besar kuku kaki yang tumbuh ke dalam dapat dirawat di rumah. Pembedahan atau pengangkatan kuku jarang diperlukan.

Berikut adalah beberapa saran perawatan yang dapat membantu.

1. Rendam dengan air hangat:

  • Rendam jari kaki dalam air hangat dan sabun selama 20 menit dua kali sehari.
  • Sambil berendam, pijat bagian kutikula (kulit di sebelah kuku) yang bengkak. Pijat jauh dari kuku.
  • Sambil berendam, cobalah juga untuk menekuk ujung kuku ke atas.
  • Keringkan jari kaki sepenuhnya.

2. Mengangkat Sudut Kuku dengan Benang Gigi:

Tujuannya adalah untuk membantu ujung kuku tumbuh di atas kutikula, bukan ke dalamnya.

  • Ambil strip benang gigi atau benang pancing pendek. Cobalah untuk menyelipkannya di bawah sudut kuku. Kemudian, angkat kuku ke atas. Potong ujung yang tajam.
  • Ambil irisan kecil kapas dari bola kapas. Coba letakkan irisan di bawah sudut kuku untuk menjaganya tetap tinggi. (Terkadang langkah ini sulit dilakukan).
  • Naikkan sudut kutikula setiap kali direndam.

3. Salep antibiotik:

Setelah berendam, gunakan salep antibiotik (seperti Polysporin). Oleskan di bagian kaki yang bengkak.

4. Mengurangi Tekanan Kuku Kaki Dengan Bola Kapas:

  • Cobalah mengenakan sandal atau bertelanjang kaki.
  • Saat anak harus mengenakan sepatu tertutup lindungi kuku jari kaki yang tumbuh ke dalam sebagai berikut:

-Tepi bagian dalam jari kaki. Jika tepi bagian dalam jempol kaki terkena, coba teknik ini. Rekatkan bola kapas atau busa di antara bagian bawah jari kaki pertama dan kedua. Ini akan menjaga jari-jari kaki atas tidak bersentuhan.

-Tepi luar kaki. Jika tepi luar yang kena, gunakan bola kapas. Rekatkan ke bagian luar jari kaki bagian bawah.

-Ini akan menjaga kuku jari kaki tidak menyentuh sisi sepatu.

-Jangan pernah memakai sepatu ketat, sempit, atau runcing.

5. Obat Nyeri:

Untuk membantu mengatasi rasa sakit, berikan produk asetaminofen.

Pencegahan:

  • Potong kuku kaki anak lurus sehingga Anda bisa melihat sudut-sudutnya. Gunakan gunting kuku.
  • Jangan membulatkan sudut. Biarkan sudut-sudutnya terlihat.
  • Jangan memotongnya terlalu pendek.
  • Setelah mandi, kuku-kukunya akan terasa lembut. Tekuk sudut kuku kaki ke atas.
  • Pastikan sepatu anak tidak terlalu sempit. Jangan berikan sepatu runcing atau ketat.

 Apa yang Perlu Diperhatikan:

  • Dengan pengobatan, nanah harus hilang dalam 48 jam.
  • Nyeri harus hilang dalam 1 minggu.
  • Area yang sakit harus disembuhkan dalam 2 minggu.

Hubungi Dokter Anda Jika:

  • Timbul kemerahan atau demam 
  • Muncul kantong nanah
  • Tidak membaik setelah 7 hari

24 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Goldstein BG, et al. Paronychia and ingrown toenails. http://www.uptodate.com/home.
Living with diabetes: Foot complications. American Diabetes Association. http://www.diabetes.org/living-with-diabetes/complications/foot-complications/.
Goldsmith LA, et al., eds. Biology of nails and nail disorders. In: Fitzpatricks Dermatology in General Medicine. 8th ed. New York, N.Y.: The McGraw-Hill Companies; 2012. http://www.accessmedicine.com.

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app