Hipoparatiroid - Penyebab, Gejala dan, Pengobatan

Update terakhir: Mar 6, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 971.626 orang

Pernahkan Anda mengalami nyeri otot, kram, cepat lelah, dan suasana hati yang sering berubah- ubah? Jika hal ini sering Anda alami dan terjadi dalam jangka waktu yang lama, waspadalah mungkin saja Anda memilki kelainan pada hormone Paratiroid Anda, atau hal ini biasa disebut dengan Hipoparatiroid.

Sebelum membahas lebih lanjut tentang kelainan hormone yang satu ini, mari membahas sedikit tentang kelenjar Paratiroid.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Kelenjar Paratiroid merupakan kelenjar yang letaknya berdekatan dengan kelenjar Tiroid atau tepatnya di belakang kelenjar Tiroid. Fungsi kelenjar Paratiroid adalah mengendalikan jumlah Posfor dan kalsium dalam tubuh kita dan menjaga kadar vitamin D dalam darah dan tulang. Berarti kelenjar ini sangat berbeda dengan Tiroid, bahkan fungsinya pun sangat jauh berbeda.

Jika terjadi masalah pada kelenjar Paratiroid, maka beberapa masalah pada tubuh bisa terjadi, salah satunya yaitu Hipoparatiroid. Berikut penjelasannya.  

Apa itu Hipoparatiroid?

Hipoparatiroid adalah gabungan gejala dari produksi hormon Paratiroid yang tidak adekuat. Keadaan ini jarang sekali ditemukan dan umumnya sering disebabkan oleh kerusakan atau pengangkatan kelenjar paratiroid pada saat operasi Paratiroid atau Tiroid, dan yang lebih jarang lagi ialah tidak adanya kelenjar Paratiroid (secara Congenital). Kadang-kadang penyebab spesifik tidak dapat diketahui.

Hipoparatiroid yang biasa dikenal sebagai kelainan langka berupa rendahnya jumlah hormone Paratiroid yang dihasilkan tubuh. Jika jumlah hormone Paratiroid rendah makan level Forfor akan meningkat, sedangkan level kalsium dalam tulang dan darah akan menurun.

Apa sih yang dapat menyebabkan terjadinya Hipoparatiroid?

Secara anatomi kelenjar Paratiroid memiliki empat kelenjar yang berada dibelakang kelenjar Tiroid. Pentingnya menjaga keseimbangan keempat kelenjar Paratiroid ini. Apabila terjadi penurunan fungsi dari salah satu atau keempat kelenjar Paratiroid, hal ini dapat mengakibatkan terjadinya Hipoparatiroid. Berikut beberapa faktor yang dapat memicu terjadinya Hipoparatiroid:

  • Faktor genetic atau keturunan
    Seseorang yang memiliki sejarah penyakit ini di dalam riwayat keluarga Hal ini dapat berupa kelenjar tidak berfungsi dengan baik ketika lahir, yang biasanya dikaitkan juga dengan gangguan kelenjar penghasil hormon lainnya.

  • Penyakit Autoimun
    Kelainan autoimun, di mana tubuh memproduksi antibodi secara berlebihan. Akibatnya, kelenjar paratiroid dianggap oleh antibodi sebagai salah satu benda asing dan diserang hingga mengalami kerusakan.

  • Riwayat pengobatan radioterapi
    Pengobatan radioterapi kanker yang intensif khususnya di area wajah dan leher.
  • Rendahnya level magnesium dalam darah
    yang turut berdampak kepada fungsi kelenjar paratiroid dalam memproduksi hormon Paratiroid. Konsumsi minuman beralkohol secara berlebihan juga dapat menurunkan level magnesium dalam darah dan memicu terjadinya Hipoparatiroid.

  • Riwayat operasi di bagian leher
    Akibat kerusakan yang muncul setelah melakukan operasi di leher, terutama leher bagian depan. Hal ini dapat memicu terjadinya Hipoparatiroid.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Apa saja tanda dan gejala-gejala dari Hipoparatiroid?

Ada beberapa tanda dan gejala-gejala yang perlu Anda ketahui tentang Hipoparatiroid ini. Berikut beberapa tanda dan gejalanya:

  • Kram atau Nyeri otot yang biasanya menyerang otot wajah, perut, kaki, dan tungkai
  • Muncul rasa pusing
  • Otot yang berkedut atau kejang di area mulut, tenggorokan, tangan, dan lengan
  • Gangguan emosinal seperti, cemas, emosi dan depresi
  • Kulit kering dan permukaan yang kasar
  • Adanya masalah pada ingatan
  • Kuku yang tipis dan tapuh
  • Nyeri saat menstruasi pada wanita
  • Cepat merasa lelah
  • Otot yang berkedut atau kejang
  • Penipisan bulu atau rambut, misalnya pada alis mata

Bagaimana cara mengobati Hipoparatiroid?

Pada umumnya pengobatan hipoparatiroid bertujuan untuk menjaga level kalsium dan Fosfor tetap normal, sekaligus meredakan dampak dari gejala kondisi ini bagi tubuh. Berikut beberapa pengobatan Hipoparatiroid yang bisa diberikan antara lain:

  • Pemberian suplemen atau vitamin
    Pada umumnya dokter akan memberian vitamin atau kalsium, seperti kalsium dan vitamin D. Vitamin D diberikan oleh dokter untuk membantu penyerapan kalsium dari makanan sekaligus menurunkan posfor yang meningkat. 

  • Diet makanan
    Penderita harus mengatur makanannya yang kaya kandungan kalsium dan rendah kandungan Fosfor.

  • Pemberian serum hormone Paratiroid
    Pemberian serum hormon menurut penelitian sangat membantu penderita hipoparatiroid khususnya wanita yang mengalami Osteoporosis dan Menopause dini.

Jika Anda mengalami tanda dan gejala-gejala yang telah disebutkan diatas, segera konsultasikan masalah Anda ke dokter untuk penanganan yang lebih lanjut. Dan jika Anda memiliki riwayat Hipoparatiroid, alangkah baiknya Anda tetap menjalani pola hidup sehat dengan makan makanan yang disarankan oleh dokter dan konsumsi vitamin untuk mengontrol kalsium dan Forfor dalam tubuh Anda dan yang paling penting ialah hindari konsumsi alcohol.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit