Hiperglikemia - Penyebab, Gejala dan, Pengobatan

Update terakhir: Mar 6, 2019 Waktu baca: 2 menit
Telah dibaca 579.812 orang

Hiperglikemia adalah istilah medis dimana kadar glukosa dalam darah terlalu tinggi atau yang lebih dikenal dengan istilah gula darah tinggi. Kondisi ini seringkali ditemui oleh para penderita diabetes.

Selain itu, Hiperglikemia dapat menyebabkan komplikasi dan merusak organ tubuh termasuk mata, ginjal dan saraf.  Mari cari tau penjelasan lebih lanjutnya dari artikel berikut ini.
 

Kadar gula dalam darah berfluktuasi dari waktu ke waktu. Pada umumnya kadar gula meningkat setelah kita makan, dimana karbohidrat dipecah menjadi glukosa (gula sederhana). Dan kadar gula akan menurun setelah kita berolahraga karena pembakaran glukosa menjadi energi.

Bagi kebanyakan orang tanpa diabetes, kadar gula darah berkisar pada kisaran normal. Kadar gula darah sebelum makan berkisar antara 60 hingga 100 mg/dL. Setelah makan, kisaran gula darah akan naik dan dapat mencapai 120 hingga 130 mg/dL akan tetapi jarang melebihi 140 mg/dL.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Pada penderita Diabetes tipe II, kisaran gula darah dapat meningkat tinggi hingga 200, 300 atau bahkan 400 dan akan terus meningkat jika tidak ditangani dengan baik.  

Gejala Hiperglikemia

Hiperglikemia seringkali tidak menunjukkan gejala apapun sampai nilai gula darah meningkat tinggi. Oleh karena itu sangatlah penting untuk memeriksa kadar gula darah Anda secara teratur.

Tanda-tanda hiperglikemia meliputi:

- Sering buang air kecil

- Rasa haus meningkat

- Lelah dan letih

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

- Penglihatan kabur

- Rasa lapar, bahkan setelah makan  

Penyebab Hiperglisemik

Diabetes secara drastis mengurangi efek insulin pada tubuh. Pada diabetes tipe 2, tubuh tahan terhadap efek insulin dan tidak memproduksi insulin yang cukup untuk mempertahankan kadar glukosa normal. Akibatnya, glukosa cenderung untuk menumpuk dalam aliran darah.

Bagi penderita diabetes tipe 2, pengobatan yang dianjurkan adalah dengan menurunkan dan menjaga kadar gula darah dalam kisaran normal.

Kadar gula darah dapat meningkat karena hal-hal berikut:

  • Tidak konsumsi obat tepat waktu
  • Mengkonsumsi makanan yang mengandung terlalu banyak karbohidrat
  • Kurang tidur
  • Mengalami stress emosional
  • Olahraga berlebihan
  • Memiliki penyakit atau infeksi

Ketika Anda sakit, pemeriksaan kadar gula dalam darah dan obat diabetes tetap dianjurkan. Hipoglikemia (gula darah rendah) dapat terjadi jika Anda terus konsumsi obat tanpa dengan makan benar, terutama saat mengkonsumsi obat Sulfonilurea seperti Glipizide (Glucotrol), Glyburide (Micronase, Glynase, dan Diabeta), serta Glimepiride (Amaryl).  

Sindrom Hiperosmolar Hiperglikemia

Kondisi ekstrim Hiperglikemia dapat berakibat parah dan mengakibatkan sindrom Hiperosmolar Hiperglikemia, yang merupakan keadaan darurat medis dan harus dirawat inap.

Pada sindrom Hiperosmolar Hiperglikemia, kadar gula darah mencapai 600 mg/dl dan dapat terus meningkat hingga 2000 mg/dl. Kondisi ini disertai dengan dehidrasi parah dan darah menjadi sangat tebal, seiring dengan meningkatnya konsentrasi gula dan kadar air menurun.

Kondisi ini biasanya berkembang dalam beberapa hari atau bahkan berminggu-minggu. Hal ini dapat dicegah dengan memeriksa kadar gula darah Anda secara teratur dan pengobatan dengan mengkonsumsi insulin dan air putih.

Hubungi dokter jika gula darah Anda melebihi kisaran normal. Dokter akan melakukan pemeriksaan dan menginstruksikan bagaimana untuk mengubah pola makan, olahraga dan obat-obatan yang digunakan untuk menjaga agar tingkat gula darah tidak meningkat.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit