Flutamide: Manfaat,Efek Samping,dan Dosis

Update terakhir: May 12, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 515.560 orang

Kanker prostat adalah kanker ke enam di kalangan pria Indonesia. Walaupun kanker prostat cukup sering terjadi di Indonesia, tetapi kanker prostat seringkali dapat diobati dengan sukses. 

Sel kanker prostat memerlukan hormon testosteron untuk tumbuh dan berkembang biak. Testosteron adalah hormon yang dihasilkan oleh pria untuk menjadi pria

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Karena hormon ini berperan dalam pembentukan tanda-tanda seks sekunder pada pria (seperti tumbuh kumis, memiliki bahu yang lebar, juga pertumbuhan jakun, dsb). 

Flutamide merupakan obat yang sering digunakan untuk mengobati kanker prostat pada pria, sebagai kombinasi yang digunakan dengan obat lain, dan terkadang dibarengi dengan perawatan radiasi. Untuk penjelasan lebih detil, mari simak artikel berikut ini. 

Mengenai Flutamide

Golongan:

Obat resep

Kemasan:

Tablet oral

Kandungan:

Obat anti-androgens

Manfaat Flutamide

Flutamide adalah obat yang digunakan dalam kombinasi dengan terapi hormon untuk mengurangi jumlah testosteron dalam tubuh untuk pengobatan kanker prostat

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Flutamide termasuk dalam kelompok obat yang dikenal sebagai antiandrogen nonsteroid. Antiandrogen nonsteroid seperti flutamide menghambat efek hormon testosteron pria dalam tubuh, sehingga memperlambat pertumbuhan dan penyebaran kanker prostat.

Dokter Anda mungkin menyarankan obat ini untuk kondisi selain yang tercantum dalam artikel informasi obat ini. Obat ini harus digunakan bersama resep dokter, bicarakan dengan dokter Anda sebelum menggunakan obat ini. Jangan berhenti minum obat ini tanpa berkonsultasi dengan dokter Anda

Dosis dan Cara Penggunaan obat:

Obat ini tersedia dalam bentuk tablet. Setiap tablet mengandung 250 mg flutamide. Kandungan lain dalam obat ini adalah Selulosa, mikrokristalin, Laktosa monohidrat, Pati jagung, pregelatinised, Sodium laurilsulfate, Silika, koloidal anhidrat, Magnesium stearat.

Berikut adalah dosis obat yang sering direkomendasikan oleh para ahli kesehatan:

  • Untuk mengatasi kanker prostat: Dosis yang disarankan adalah 250 mg 3 kali sehari. Pengobatan ini harus dimulai bersamaan dengan pengobatan analog LHRH (mis., Leuprolide) atau setelah pengangkatan testis dengan pembedahan.
  • Untuk mengatasi hirsutisme: Dosis yang disarankan adalah 250 mg flutamide dengan kisaran dosis 2 – 3 kali sehari yang dibarengi dengan kontrasepsi oral.

Banyak hal yang dapat memengaruhi dosis obat yang dibutuhkan seseorang, seperti berat badan, kondisi medis lainnya, dan obat-obatan lainnya. 

Jika dokter Anda merekomendasikan dosis berbeda dari yang tercantum di sini, ikuti petunjuk dokter Anda. Flutamide dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan.

Penting untuk minum obat ini persis seperti yang ditentukan oleh dokter Anda. Jika Anda lupa minum obat, segera minum obat dan lanjutkan dengan jadwal rutin Anda. 

Jika hampir waktunya untuk dosis Anda berikutnya, lewati dosis yang terlewat dan lanjutkan dengan jadwal dosis reguler Anda. Jangan mengambil dosis ganda untuk menebus yang terlewatkan.

Efek samping apa yang mungkin disebabkan oleh obat ini?

Semua obat berpotensi dapat menyebabkan efek samping. Efek samping adalah respons yang tidak diinginkan terhadap obat ketika diminum dalam dosis normal. Efek samping bisa ringan atau berat, sementara atau permanen.

Efek samping yang tercantum di bawah ini mungkin tidak dialami oleh semua orang yang menggunakan obat ini. Jika Anda khawatir tentang efek samping yang ditimbulkan, diskusikan risiko dan manfaat obat ini dengan dokter Anda.

Efek yang cukup sering terjadi (terjadi pada lebih dari 30%) pada pasien yang menggunakan Flutamide:

  • Hot flashes (kepanasan)
  • Payudara membesar (ginekomastia)
  • Berkurangnya hasrat seksual (penurunan libido)
  • Impotensi (ketidakmampuan untuk mendapatkan atau mempertahankan ereksi)
  • Diare

Efek samping ini adalah efek samping yang kurang umum terjadi (terjadi pada sekitar 10-29%) pada pasien yang menerima Flutamide:

  • Mual dan muntah
  • Perubahan warna urine menjadi kuning-hijau

Tidak semua efek samping terdaftar di atas. Beberapa efek samping yang jarang terjadi (terjadi pada kurang dari 10% pasien) tidak tercantum di sini. Hubungi dokter Anda jika Anda mengalami efek samping seperti di atas dan mereka bertambah parah atau mengganggu. Penyedia layanan kesehatan Anda mungkin dapat menyarankan Anda untuk mengelola efek samping yang ditimbulkan.

Obat lain apa yang bisa berinteraksi dengan obat ini?

Mungkin ada interaksi antara flutamide dan salah satu dari obat berikut ini:

  • asetat abiraterone
  • carbamazepine
  • siproteron
  • deferasirox
  • etinil estradiol
  • gemfibrozil
  • peginterferon alfa-2b
  • fenobarbital
  • primidon
  • primaquine
  • antibiotik kuinolon (mis., siprofloksasin, norfloksasin, ofloksasin)
  • rifampisin
  • stiripentol
  • teriflunomide
  • tizanidine
  • tranylcypromine
  • Vemurafenib

Jika Anda menggunakan salah satu dari obat-obatan ini, bicarakan dengan dokter atau apoteker Anda. Interaksi antara dua obat tidak selalu berarti bahwa Anda harus berhenti minum salah satunya. Bicaralah dengan dokter Anda tentang bagaimana interaksi obat dapat dikelola. 

Perhatian

Jangan minum flutamide jika Anda:

  • Alergi terhadap flutamide atau bahan obat apa pun
  • Perempuan
  • Mengalami gangguan fungsi hati
  • Memiliki riwayat penyakit darah seperti G-6-PD defisiensi

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit

Pesan Pengiriman Obat Ini

Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dalam waktu 3 hari atau lebih cepat dalam 24 jam di wilayah DKI Jakarta dengan pembayaran melalui transfer bank atau Go-Pay. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum

Chat di WhatsApp