Diprophyline: Manfaat, Efek Samping dan, Dosis

Update terakhir: Mar 6, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 718.772 orang

Menangani gangguan saluran pernapasan dengan obat Diprophylline

Penyakit pada saluran pernapasan merupakan suatu jenis penyakit yang mempengaruhi paru-paru dan bagian lain dari sistem pernapasan. Penyakit pernapasan dapat disebabkan oleh infeksi, riwayat merokok lama, atau dengan menghirup asap rokok bekas, radon, asbes, atau bentuk polusi udara lainnya. 

Penyakit pernapasan yang paling sering terjadi termasuk asma, penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), fibrosis paru, pneumonia, dan kanker paru-paru. 

Beberapa dari penyakit penafasan tersebut dapat menyebabkan tersumbatnya jalan nafas atau yang biasa disebut obstruksi jalan nafas. Obstruksi jalan nafas adalah penyumbatan di bagian mana pun dari jalan nafas. Jalan nafas adalah sistem tabung yang kompleks yang membawa udara yang dihirup dari hidung dan mulut hingga ke paru-paru. Obstruksi dapat mencegah sebagian atau seluruhnya udara masuk ke paru-paru Anda.

Beberapa kasus sumbatan biasanya ringan, namun pada kasus yang berat dapat mengacu kepada keadaan darurat yang mengancam jiwa dan membutuhkan perawatan medis segera. 

Pada artikel ini akan membahas salah satu pengobatan yang dapat digunakan untuk mengatasi gangguan pada saluran pernapasan yaitu obat Diprophyline. Berikut pembahasannya. Selamat membaca.

Kegunaan obat Diprophylline

Obat Diprophylline adalah turunan xanthine dengan efek bronkodilator dan vasodilator. Obat ini digunakan dalam pengobatan gangguan pernapasan seperti asma, dispnea jantung, dan bronkitis. Obat ini bertindak sebagai antagonis reseptor adenosin dan inhibitor fosfodiesterase. Obat Diprophylline tidak diindikasikan untuk penanganan status asthmaticus atau neonatal apnea.

Dosis obat Diprophylline

Dosis obat Diprophylline dapat diperoleh melalui resep dari dokter. Berikut dosis obat Dihydralazine yang biasa diberikan: Dosis Oral untuk Obstruksi saluran napas: Dewasa: 15 mg / kg setiap 6 jam. 

Obat ini sebaiknya diminum dalam keadaan perut kosong. Konsumsilah obat Diprophylline 1 jam sebelum atau 1 jam setelah makan.

Masih belum diketahui dosis pemberian obat ini pada anak-anak. Sebaiknya konsultasikan kembali ke dokter mengenai keamanan penggunaan obat ini pada anak-anak.

Simpan dan letakkan obat pada tempat yang sejuk atau pada suhu ruangan. Hindari paparan langsung sinar matahari serta jauhkan dari jangkauan anak-anak dan binatang peliharaan. Periksa dan perhatikan selalu tanggal pemakaian sebelum mengonsumsi obat.

Efek samping obat Diprophylline

Seiring dengan efek obat yang dikonsumsi, setiap obat-obatan dapat menyebabkan beberapa efek yang tidak diinginkan, yang kadang-kadang menimbulkan efek yang serius. Namun, setiap orang umumnya dapat menimbulkan reaksi yang berbeda-beda terhadap dosis obat yang sama. Sama seperti halnya dalam penggunaan obat Diprophylline yang juga memiliki beberapa efek samping, sebagai berikut:

  • Iritasi dan gangguan pada sistem pencernaan
  • Stimulasi pada Sistem Saraf Pusat
  • Sakit kepala, pusing
  • Gelisah
  • Tremor
  • Jantung berdebar

Jika setelah mengonsumsi obat Diprophylline terdapat tanda dan gejala seperti yang telah disebutkan di atas atau terdapat tanda dan gejala lain yang menetap dan memburuk, segera datangi dokter atau layanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan yang lebih lanjut.

Perhatian dan peringatan terkait penggunaan obat Diprophylline

Berikut beberapa hal yang perlu Anda ketahui sebelum menggunakan obat Diprophylline:

  • Sebelum menggunakan obat ini sebaiknya Anda memberi tahu dokter mengenai obat-obatan yang sedang Anda konsumsi baik itu vitamin, herbal, obat dari resep dokter atau tanpa resep dokter. Karena beberapa obat dapat menimbulkan efek samping jika dikombinasikan dengan obat Diprophylline.
  • Hindari penggunaan obat untuk penderita yang memiliki riwayat alergi terhadap obat Diprophylline atau riwayat alergi obat-obatan lainnya.
  • Hati-hati penggunaan obat ini pada penderita dengan gangguan fungsi ginjal dan fungsi hati. Sebaiknya rutin kontrol fungsi hati dan ginjal Anda saat mengonsumsi obat ini.
  • Hindari penggunaan obat ini pada ibu hamil dan menyusui. Obat Diprophylline dapat didistribusikan ke dalam ASI. Konsultasikan kembali ke dokter mengenai manfaat dan resiko penggunaan obat ini pada kondisi tersebut.
  • Obat ini memiliki efek samping sakit kepala dan pusing. Oleh karena itu hindari aktivitas seperti mengemudi atau aktivitas berat lainnya saat mengonsumsi obat ini.
  • Jangan menambah atau mengurangi dosis obat tanpa ada anjuran dan saran dari dokter yang berwenang.

Penting untuk selalu mengontrol kesehatan Anda saat mengonsumsi obat Diprophylline. Jika setelah penggunaan obat ini tidak terdapat perbaikan atau terjadi perburukan terhadap kondisi kesehatan Anda. Segera konsultasikan kembali ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang lebih baik. Semoga bermanfaat.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit