Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Doctor men
Ditinjau oleh
DR. VINA SETIAWAN

Deferasirox: Manfaat, Efek Samping dan, Dosis

Update terakhir: Jun 24, 2019 Tinjau pada Jul 26, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 812.714 orang

Deferasirox merupakan salah satu jenis obat yang digunakan pada kelebihan kadar zat besi. Kelebihan kadar zat besi biasanya disebabkan oleh transfusi darah yang berulang pada penderita beta thalasemia. Obat ini sudah disetujui oleh Food and Drugs Administration di Amerika Serikat dan banyak digunakan di Negara Eropa pada terapi kelebihan zat besi pada anak-anak.

Obat deferasirox merupakan salah satu agen iron chelator. Obat ini digunakan untuk mengurangi kadar besi pada pasien yang telah melakukan transfusi darah secara berulang. Deferasirox merupakan iron selektid FE3+ yang merupakan ligan trisula yang mengikat besi lebih baik. Obat ini bekerja mengurangi aktivitas besi dengan mengikat besi trivalen dan membentuk kompleks yang dikeluarkan melalui ginjal.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat GRATIS Ongkir via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir minimal pembelanjaan Rp50.000.

Medicine delivery 01

Obat deferosirox menyerap satu atom besi dan diekskresikan ke urin. Obat ini dimetabolisme selama 8 hingga 16 jam. Agen chelating juga menurunkan konsentrasi serum feritin yang dapat mengurangi konsentrasi besi di organ hati.

Mengenai Deferasirox

Golongan:

Obat resep

Kemasan:

Tablet

Kandungan:

Agen iron chelator

Manfaat obat Deferasirox

Obat deferasirox merupakan salah satu jenis obat yang digunakan pada tinggi kadar zat besi terutama pada transfusi berulang pada pasien thallasemia.

Thallasemia adalah jenis penyakit anemia hemolitik yang bersifat keturunan. Penyakit ini diturunkan secara autosomal yang paling banyak terjadi pada anak usia 0 hingga 18 tahun. Penyakit ini paling sering terjadi di beberapa negara di Asia Tenggara dan ditemukan sejak lahir. Penyakit ini disebabkan oleh abnormalitas genetik yang diwariskan dari orang tua. Thalasemia dibagi menjadi dua yaitu thalasemia alfa dan thalasemia beta.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat GRATIS Ongkir via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir minimal pembelanjaan Rp50.000.

Medicine delivery 01

Thalasemia beta disebabkan oleh penurunan sintesis rantai beta. Anak menjadi pembawa sifat thalasemia apabila abnormalitas gen diturunkan dari kedua orang tua. Sedangkan thalasemia minor disebabkan oleh gen abnormal diturunkan oleh salah satu orang tua.

Gejala Thalasemia beta antara lain:

  • Penumpukan sel darah merah
  • Hemolisis (sel darah merah yang hancur)
  • Anemia berat, hepatomegali, splenomegali
  • Perubahan bentuk wajah atau facies colley (terutama pada thalasemia beta mayor), seperti perubahan bentuk tulang pipi, batang hidung menonjol, dan perubahan jarak bola mata kiri dan kanan
  • Pertumbuhan terhambat
  • Kulit menjadi pucat

Dosis dan cara pemberian obat Deferosirox

Obat deferosirox tersedia dalam bentuk tablet sediaan 125 mg, 250 mg, dan 500 mg. Sebelum memberikan terapi deferosirox, nilai GFR harus di atas 60 ml/min/1.73 m2 dan diberikan dosis awal yaitu 10 mg perkilo sebanyak sekali sehari. Pemeriksaan GFR paling sedikit dilakukan satu minggu sekali yang diikuti terapi.

Selama terapi lanjutan, serum feritin harus dipantau dengan batas ferritin di bawah 300 mcg/L. Obat deferosirox dapat dikonsumsi 30 menit sebelum makan dan dikonsumsi pada waktu yang sama setiap hari.

Pada kasus Kelebihan zat besi akibat transfusi darah, obat dimulai dengan dosis 10 mg per kilogram per harinya dan dapat dinaikkan. Hentikan obat apabila selama terapi, nilai GFR menunjukkan penurunan di bawah 40 ml/min/1,73m2.

Efek samping obat Deferosirox

Obat deferosirox dapat menyebabkan efek samping di antaranya:

  • Nyeri perut
  • Diare berat
  • Mual
  • Muntah
  • Ruam pada kulit
  • Peningkatan nilai creatinine
  • Peningkatan fungsi organ hati seperti SGPT atau ALT

Efek samping yang jarang terjadi namun tergolong berat antara lain:

  • Gastritis
  • Edema
  • Pendarahan saluran pencernaan
  • Ulkus duodenum
  • Pankreatitis akut
  • Gangguan tidur

Interaksi obat Deferosirox

Obat deferosirox dapat berinteraksi dengan obat lainnya seperti:

  • Antasid
  • Theophyline
  • Caffiene
  • Duloxetine
  • Melatonine
  • Repaglinide
  • Phenytoin
  • Phenobarbital
  • Cholestyramine

Perhatian khusus selama pemberian obat Deferosirox

Dari hasil penelitian, obat ini dinilai dapat meningkatkan resiko gagal organ seperti gagal ginjal, gagal organ hati, dan pendarahan gastrointestinal.

Pada resiko terjadinya gagal ginjal, maka dihimbau untuk melakukan pemeriksaan fungsi ginjal untuk memastikan bahwa kadar GFR atau glomerular Filtration Rate tidak berada di bawah level 40mL/min.1,73m2.

Pada gangguan organ hati, dihimbau untuk melakukan pemeriksaan rutin organ hati setiap 2 minggu sekali sejak bulan pertama konsumsi obat deferosirox.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit

Pesan Pengiriman Obat Ini

Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dalam waktu 3 hari atau lebih cepat dalam 24 jam di wilayah DKI Jakarta dengan pembayaran melalui transfer bank atau Go-Pay. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum

Chat di WhatsApp