Dampak Buruk Membandingkan Pasangan Dengan Mantan

Dipublish tanggal: Okt 1, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 2 menit

Suatu hubungan terdiri dari banyak hal: persahabatan, ketertarikan seksual, kecocokan intelektual, dan, tentu saja, cinta. Cinta adalah perekat yang membuat hubungan tetap kuat dan solid. 

Tetapi bagaimana apabila Anda atau pasangan Anda suka membandingkan dirinya dengan mantan pasangan sebelumnya?

Iklan dari HonestDocs
Beli Fungiderm CR 5G via HonestDocs

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Fungiderm cr 5g 1

Hal Yang Menyebabkan Anda Dibandingkan Dengan Mantan 

Untuk menciptakan hubungan yang paling sehat, ini selalu merupakan ide yang baik untuk meninggalkan masa lalu di masa lalu, dan tidak membandingkan pasangan Anda saat ini dengan yang lama. 

Itulah sebabnya, jika pasangan Anda telah gagal untuk pindah dari mantan mereka, Anda mungkin melihat mereka menjadi frustrasi dengan Anda - lebih dari segala hal kecil - sampai ke titik di mana hal itu mempengaruhi hubungan Anda.

Dan sementara beberapa  hal sampai taraf tertentu, mereka pada akhirnya perlu beralih pikiran dan menyadari bahwa Anda tidak bersama mantan mereka, dan karena hal ini tidak boleh dibandingkan jika ingin hubungan antar pasangan berhasil.

Komunikasi 

Jadi, jika Anda merasa itu terjadi dalam hubungan Anda, komunikasi dan bangun ikatan yang lebih dalam dapat membantu mengakhiri perilaku tersebut. Semakin Anda mengenal satu sama lain, semakin banyak Anda dapat menemukan hal-hal hebat yang membedakan hubungan ini dari yang sebelumnya. 

Kemudian, Anda dan pasangan Anda dapat fokus pada masa kini dan masa depan bersama daripada memikirkan kenangan dari masa lalu.

Dampak dari akibat membandingkan pasangan dengan mantan

Tidak percaya dengan pasangan 

Hubungan yang posiif terjalin dengan  saling percaya satu sama lain. Hal yang diakibat membandingkan pasangan dengan mantan dapat membuat percaya diri dengan pasangan semakin hilang. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Membuat pasangan tidak percaya diri 

Membandingkan pasangan dengan mantan dapat membuat pasangan anda tidak percaya diri dengan kepribadian serta tidak dapat secara leluasa dan merasa dihargai sebagai pasangan karena dari insting pasangan mereka merasa tidak dinilai. 

Hubungan tidak berjalan lama

Dari sifat ketidakpercayaan dan rasa tidak percaya diri dari pasangan akibat selalu dibandingkan ini akan membuat hubungan tidak berjalan lama. Ini akan meningkatkan rasa ‘serba salah’ antar pasangan dan mudahnya menyalahkan pasangan yang mengakibatkan hubungan tidak selalu abadi dan penuh alasan yang mungkin saja tidak logis untuk menyelesaikan hubungan. 

Rentan selingkuh

Kata selingkuh tidak hanya diberikan untuk pasangan suami isteri. Selingkuh berarti dapat disebutkan pada pasangan yang belum menikah. Pengaruh besar dari faktor di atas memicu perselingkuhan karena efek tidak menghargai pasangannya. 

Maka pasangan yang direndahkan akibat memiliki ‘derajat’ yang lebih rendah daripada mantannya lebih memilih untuk selingkuh. Dua hal ini menjadi hal yang buruk yang sulit dibendung satu sama lain karena masing-masing juga dapat memicu persalahan antar individu. 

Membandingkan hidup dengan mati tidak ada gunanya, seperti membandingkan hubungan yang telah berakhir 

Setiap hubungan akan memiliki semacam akhir, tetapi itu bisa menjadi bahagia. Bahkan ketika segalanya berakhir buruk, ini tidak menutup kemungkinan untuk memulai lagi. Bayangkan saja,  jika hubungan masa lalu Anda tidak berakhir, Anda tidak akan berada di tempat atau dengan siapa Anda hari ini.

Dalam hubungan yang benar-benar penuh kasih, berbagai kondisi dapat berpeluang memberi kepada yang lain tanpa harapan untuk kembali. 


6 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Athenstaedt, U., Brohmer, H., Simpson, J. A., Müller, S., Schindling, N., Bacik, A., & Van Lange, P. A. M. (2020). Men View Their Ex-Partners More Favorably Than Women Do. Social Psychological and Personality Science, 11(4), 483–491. https://doi.org/10.1177/1948550619876633. SAGE Journals. (Accessed via: https://journals.sagepub.com/doi/full/10.1177/1948550619876633)
Good Divorce Advice: Resist the Urge to Compare. Psychology Today. (Accessed via: https://www.psychologytoday.com/us/blog/splitopia/201701/good-divorce-advice-resist-the-urge-compare)
4 Relationship-Sabotaging Beliefs About Your Partner’s Ex. Psychology Today. (Accessed via: https://www.psychologytoday.com/us/blog/me-we/201710/4-relationship-sabotaging-beliefs-about-your-partner-s-ex)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app