Cymacetine (Chloramphenicol)

Update terakhir: Feb 14, 2019 Waktu baca: 2 menit
Telah dibaca 999.528 orang

Ini adalah review terhadap obat dengan merk cymacetine. di bagian akhir review ini juga disertakan tautan untuk mengetahui merk obat-obat lain dengan kandungan yang sama dengan cymacetine.

pabrik                 : imedco farma

golongan           : obat keras

kemasan            : 60 ml syrup

kandungan       : kloramfenikol palmitat setara kloramfenikol 125 mg/5 ml syrup

Sekilas tentang zat aktif (nama generik)

kloramfenikol adalah  antibiotik yang digunakan secara luas pada infeksi bakteri. kloramfenikol adalah antibiotika jenis bakteriostatik dengan menghambat sistesis protein dengan cara menghambat aktivitas peptidil transferase dari ribosom bakteri, secara spesifik mengikat residu A2451 dan A2452 dari 23s rRNA subunit ribosom 50s untuk mencegah terjadinya ikatan peptida.

Indikasi cymacetine     

kegunaan cymacetine (chloramphenicol) adalah untuk pengobatan demam tifus, paratifus, infeksi Salmonella sp sp, H.influenzae, terutama infeksi meningeal, Rickettsia, Lympogranulloma psitatacosis, bakteri gram negatif penyebab bakteria meningitis, infeksi kuman yang resisten terhadap antibiotik lain,  tidak untuk hepatobilier dan gonorrhoea

Kontra indikasi

cymacetine (chloramphenicol) dikontraindikasikan terhadap pasien yang hipersensitf terhadap cymacetine (chloramphenicol) dan derivatnya. Sebaiknya tidak diberikan kepada pasien dengan gangguan fungsi ginjal dan hati. jangan menggunakan cymacetine (chloramphenicol) untuk pengobatan influenza, batuk pilek dan faringitis.

Efek Samping cymacetine 

efek samping yang paling serius dari cymacetine (chloramphenicol) adalah anemia aplastik, meskipun jarang tetapi secara umum sangat fatal bila terjadi. cymacetine (chloramphenicol) juga menyebabkan tertekannya sumsum tulang belakang selama pemakaian, dan bisa menyebabkan leukemia (kanker darah atau kanker sumsum tulang) pada pemakaian dalam jangka waktu lama. pemberian secara Intravena bisa menyebabkan sindrom abu-abu pada bayi baru dilahirkan ataupun bayi prematur. efek lain cymacetine (kloramfenikol) adalah hipersensitivitas, ruam,urtikaria, mual, muntah, diare, sakit kepala dan super infeksi.

Toleransi terhadap kehamilan

studi pada reproduksi hewan telah menunjukkan kloramfenikol memberikan efek buruk pada janin. tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada manusia, namun jika potensi manfaat penggunaan obat lebih tinggi pemberian pada ibu hamil dapat diberikan meski terdapat potensi resiko

Perhatian 

cymacetine (kloramfenikol) terdeteksi ikut keluar bersama ASI, sehingga jika memungkinkan pemakaian cymacetine (kloramfenikol) selama menyusui sebaiknya dihindari. Hati-hati memberikan cymacetine (chloramphenicol) kepada wanita hamil, pasien dengan fungsi ginjal yang buruk, neonatus, dan bayi prematur. Pemakaian dengan jangka waktu lama perlu dilakukan pemeriksaan hematologik berkala. Hati-hati terhadap kemungkinan super infeksi dengan jamur dan bakteri.

interaksi obat

cymacetine (kloramfenikol) berinteraksi dengan obat-obat seperti : dikumarol, fenitoin,tolbutamid,fenobarbital dan sejenisnya

Dosis cymacetine

cymacetine (kloramfenikol) diberikan dengan dosis : di bawah 1 tahun tiap 6 jam 5 ml, 1-3 th : tiap 6 jam 5-10 ml, diatas 3 th: tiap 4 jam 10 ml

 Terkait

merk-merk obat dengan kandungan kloramfenikol (chloramphenicol)merk-merk obatyang termasuk antibiotik kloramfenikol (chloramphenicol), derivat

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit