ADELIA MARISTA SAFITRI, S.K.M
Ditulis oleh
ADELIA MARISTA SAFITRI, S.K.M
DR. KARTIKA MAYASARI
Ditinjau oleh
DR. KARTIKA MAYASARI

Rentan Terkena COVID-19, Begini Cara Menjaga Kesehatan Lansia

Dipublish tanggal: Apr 28, 2020 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 3 menit
Rentan Terkena COVID-19, Begini Cara Menjaga Kesehatan Lansia

Ringkasan

Buka

Tutup

  • Melansir dari laman resmi WHO, lebih dari 95% kematian akibat COVID-19 terjadi pada lansia usia 60%.
  • Faktor daya tahan tubuh yang rendah membuat lansia lebih rentan terserang virus corona, apalagi jika memiliki penyakit penyerta.
  • Dukungan dari keluarga sangat dibutuhkan untuk menjaga kesehatan mental dan suasana hati lansia agar tidak mudah stres.
  • Jaga jarak fisik (physical distancing) dapat mencegah penyebaran virus corona. Tetaplah berada di dalam rumah agar tidak banyak kontak dengan orang lain.
  • Mencuci tangan pakai sabun selama 20 detik dapat membantu membilas kuman maupun bakteri yang menempel di tangan.
  • Pastikan asupan makanan untuk lansia mengandung kaya nutrisi setiap hari. Sajikan makanan dengan beragam kreasi seperti telur dadar isi bayam, nasi tim, atau jus buah favoritnya.
  • Tunda dulu rutinitas periksa ke dokter jika tidak dalam kondisi darurat. Konsultasikan masalah kesehatan lansia lewat chat dengan dokter.

Virus corona COVID-19 dapat menyerang siapa saja tanpa pandang bulu, tapi risikonya lebih tinggi pada orang lanjut usia (lansia). Faktor daya tahan tubuh yang rendah membuat lansia lebih rentan terserang virus corona, apalagi jika lansia memiliki penyakit penyerta yang bisa memperparah infeksi. Maka itu, sangat penting untuk menjaga kesehatan lansia di tengah pandemi virus corona COVID-19. Berikut tipsnya.

Cara menjaga kesehatan lansia saat wabah COVID-19

Melansir dari laman resmi WHO, lebih dari 95% kematian akibat COVID-19 terjadi pada lansia usia 60%. Sementara lebih dari 50% di antaranya dialami oleh lansia usia 80 tahun ke atas.

Iklan dari HonestDocs
Booking Klinik Pemeriksaan COVID-19 via HonestDocs

Dapatkan diskon hingga 70% paket covid-19 hanya dari HonestDocs. Klik dan booking sekarang!

Ia h18 covid 19

Laporan menunjukkan bahwa 8 dari 10 kematian akibat virus corona terjadi pada orang yang setidaknya memiliki satu penyakit komorbid, alias penyakit penyerta. Contohnya penyakit kardiovaskular, hipertensi, diabetes, atau kondisi kronis lainnya.

Karena itulah, menjaga kesehatan lansia sangat penting supaya daya tahan tubuh lansia tetap optimal dan terhindar dari virus corona. Ikuti tipsnya berikut ini:

1. Berikan afirmasi positif

Tidak hanya memenuhi kebutuhan dari segi makanan bergizi dan obat-obatan, dukungan dari keluarga juga menjadi salah satu hal yang dibutuhkan oleh lansia. Hal ini sangat penting untuk menjaga kesehatan mental dan suasana hati lansia agar tidak mudah stres.

Berikanlah afirmasi positif pada orang tua Anda di rumah, misalnya dengan mengajaknya bercerita hal-hal yang menyenangkan atau menonton film bersama. Beri tahukan bahwa virus corona dapat disembuhkan dan pikiran positif bisa mempercepat penyembuhan, bahkan mencegahnya.

Jika lansia suka menonton berita seputar virus corona di TV, sebaiknya batasi kebiasaan ini hanya sekali sehari agar lansia tidak sering cemas atau panik. Alihkan dengan kegiatan menelepon anak-cucu yang ada di luar kota lewat video call, supaya perasaannya jauh lebih tenang dan daya tahan tubuhnya tetap terjaga.

Baca Selengkapnya: Berita Virus Corona COVID-19 Bikin Panik? Tenangkan Diri dengan Cara Ini

Iklan dari HonestDocs
Booking Klinik Pemeriksaan COVID-19 via HonestDocs

Dapatkan diskon hingga 70% paket covid-19 hanya dari HonestDocs. Klik dan booking sekarang!

Ia h18 covid 19

2. Lakukan jaga jarak fisik (physical distancing)

Salah satu cara terbaik untuk menurunkan penyebaran virus corona adalah dengan menjaga jarak fisik (physical distancing). Namun, hal ini sering kali sulit dilakukan jika orang tua atau lansia senang berkumpul dengan tetangga sekitar atau teman sebayanya.

Lansia memang menyukai interaksi dengan orang lain supaya ada teman mengobrol. Berikan pemahaman pada orang tua Anda bahwa hal ini boleh saja dilakukan, asalnya tetap menjaga jarak dan pakai masker. Namun, sebisa mungkin tetaplah berada di dalam rumah agar tidak banyak kontak dengan orang lain.

3. Sering cuci tangan pakai sabun

Cuci tangan pakai sabun dan air mengalir merupakan cara termudah tapi paling ampuh mencegah virus corona. Pasalnya, tangan merupakan tempat berkumpulnya kuman dan bakteri dari banyak tempat. Bisa dari benda-benda yang terkontaminasi atau tangan orang lain saat bersalaman.

Mencuci tangan pakai sabun dapat membantu membilas kuman maupun bakteri yang menempel di tangan. Lakukan selama 20 detik agar lebih efektif membersihkan tangan Anda dari bakteri penyebab penyakit.

Jangan lupa juga untuk rutin membersihkan permukaan benda-benda di rumah, seperti gagang pintu, saklar lampu, pegangan lanci, atau pegangan tangga. Caranya, semprotkan cairan disinfektan pada permukaan lalu lap dengan kain bersih agar tidak licin saat dipegang oleh lansia.

4. Konsumsi makanan bergizi dan olahraga

Penurunan fungsi tubuh pada lansia sering kali membuatnya tidak nafsu makan. Padahal, asupan makanan sangat penting untuk menyuplai energi dan meningkatkan daya tahan tubuh lansia selama pandemi COVID-19.

Iklan dari HonestDocs
Booking Klinik Pemeriksaan COVID-19 via HonestDocs

Dapatkan diskon hingga 70% paket covid-19 hanya dari HonestDocs. Klik dan booking sekarang!

Ia h18 covid 19

Untuk menjaga kesehatan lansia secara fisik, pastikan asupan makanannya mengandung kaya nutrisi setiap hari. Anda dapat menyajikan beragam kreasi makanan untuk meningkatkan nafsu makan lansia, misalnya membuat telur dadar isi bayam, nasi tim dan ikan panggang, atau jus buah favoritnya. 

Walaupun hanya di rumah, ajak orang tua Anda untuk tetap aktif berolahraga. Aktivitas fisik ringan yang dapat dilakukan misalnya jogging dari satu ruangan ke ruangan lain di dalam rumah, senam, atau yoga bersama keluarga.

5. Hindari periksa ke dokter jika tidak darurat

Anda mungkin terbiasa membawa lansia ke dokter untuk memeriksakan kesehatannya rutin. Namun, kebiasaan ini sebaiknya ditunda dulu selama wabah virus corona COVID-19.

Mengunjungi rumah sakit cenderung berisiko untuk saat-saat ini. Jika tidak ada kondisi yang gawat, tetaplah berada di dalam rumah dengan tetap menjalankan anjuran dokter dari kunjungan sebelumnya.

Bila perlu, tanyakan pada dokter apakah Anda bisa berkonsultasi lewat chat sebagai pengganti tatap muka. Beri tahukan dokter mengenai riwayat kesehatan lansia dan hal-hal penting lainnya seperti:

  • Obat dan suplemen yang digunakan
  • Kebutuhan medis khusus, seperti perawatan luka atau suntik insulin jika mengidap diabetes

Baca Juga: Vitamin untuk Lansia, Apakah Memang Diperlukan?

Dengan begitu, dokter dapat tetap memantau kesehatan lansia dan memberikan saran terbaik tanpa perlu tatap muka secara langsung. Lakukan langkah-langkah di atas untuk menjaga kesehatan lansia secara fisik dan mental, terutama di tengah pandemi virus corona COVID-19 seperti sekarang ini. 

5 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
The University of British Columbia. How to support seniors during the COVID-19 Outbreak. (https://www.med.ubc.ca/news/how-to-support-seniors-during-the-covid-19-outbreak/).
Very Well Health. COVID-19 and The Elderly. (https://www.verywellhealth.com/covid-19-and-the-elderly-4799861). 23 April 2020.

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app