Penyebab dan Cara Meningkatkan Produksi Kolagen dalam Tubuh

Dipublish tanggal: Jul 31, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 4 menit
Penyebab dan Cara Meningkatkan Produksi Kolagen dalam Tubuh

Kolagen merupakan protein dalam kulit yang mudah larut dan berfungsi untuk menjaga kekuatan dan kekenyalan kulit. Namun kadar kolagen dalam tubuh akan berkurang seiring bertambahnya usia. Hal inilah yang dapat menyebabkan kulit menjadi lebih cepat keriput dan kering.

Tetapi tak hanya baik untuk kulit, kolagen juga dapat membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan dan sendi, menurunkan kadar stres dan meningkatkan kualitas tidur, serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Oleh karena itu, dibutuhkan beberapa cara untuk mendapatkan tambahan kolagen, seperti melalui makanan, suplemen, atau suntikan agar membantu tubuh meregenerasi sel serta melindungi berbagai organ tubuh.

Iklan dari HonestDocs
Dermal Fillers Treatment di Reface Clinic

Dermal Filler merupakan perawatan wajah yang berfungsi untuk memperbaiki area tertentu yang memang diperlukan. Misalnya, untuk membantu mengatasi kerutan, garis halus atau cekungan yang disebabkan penuaan, meratakan tekstur dan menghaluskan kulit, hingga menghilangkan bekas luka. Perawatan wajah ini dilakukan dengan menyuntikan cairan seperti asam hialuronat atau kolagen, maupun zat sintesis kebagian wajah yang bermasalah, Contohnya pipi,hidung,bibir,rahang,dagu,area sekitar muka, dan lainnya. Perawatan dermal filler akan menjadikan wajah menjadi lebih berisi sehingga keriput atau garis-garis halus jadi tersamarkan.

Dermal fillers treatment di reface clinic

Baca juga: Manfaat Kolagen Bagi Tubuh

Penyebab produksi kolagen menurun

Secara normal, produksi kolagen akan berkurang ketika bertambahnya usia dan mulai mengalami penuaan. Hal ini menyebabkan kulit menjadi kurang elastis dan munculnya garis-garis halus atau keriput. Selain penuaan, ada beberapa faktor yang menyebabkan penurunan produksi kolagen, yaitu:

Sinar matahari

Sinar matahari menjadi sumber vitamin D yang baik bagi tubuh, tetapi jika terkena sinar matahari secara terus menerus maka sinar UV yang terkandung akan mempercepat proses penuaan. Hal ini terjadi karena paparan sinar matahari dapat merusak kolagen dan serat elastin sehingga menyebabkan kulit kehilangan elastisitasnya dan menimbulkan kerutan.

Merokok

Kandungan nikotin dalam rokok dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah sehingga aliran darah dan oksigen ke seluruh tubuh menjadi tidak lancar. Hal ini menyebabkan kulit menjadi kekurangan nutrisi sehingga tampak kusam dan kering. Selain itu, kandungan bahan kimia dalam rokok juga dapat menyebabkan rusaknya kolagen yang menyebabkan kulit tampak keriput dan kendur.

Baca juga: Kerusakan Bagian Tubuh Akibat Merokok

Kurang tidur

Sulit tidur atau insomnia yang disebabkan karena beberapa faktor seperti stres, pengaruh kafein, ataupun obat-obatan dapat menyebabkan waktu tidur berkurang. Hal ini dapat membuat kualitas tidur menurun serta menurunkan produksi kolagen dalam tubuh sehingga kulit menjadi lebih mudah berkerut dan kusam. Selain itu, kurang tidur juga dapat mempengaruhi sistem kekebalan tubuh.

Iklan dari HonestDocs
Dermal Fillers Treatment di Reface Clinic

Dermal Filler merupakan perawatan wajah yang berfungsi untuk memperbaiki area tertentu yang memang diperlukan. Misalnya, untuk membantu mengatasi kerutan, garis halus atau cekungan yang disebabkan penuaan, meratakan tekstur dan menghaluskan kulit, hingga menghilangkan bekas luka. Perawatan wajah ini dilakukan dengan menyuntikan cairan seperti asam hialuronat atau kolagen, maupun zat sintesis kebagian wajah yang bermasalah, Contohnya pipi,hidung,bibir,rahang,dagu,area sekitar muka, dan lainnya. Perawatan dermal filler akan menjadikan wajah menjadi lebih berisi sehingga keriput atau garis-garis halus jadi tersamarkan.

Dermal fillers treatment di reface clinic

Mengonsumsi makanan tinggi gula

Mengonsumsi gula dalam jumlah banyak akan menyebabkan terbentuknya molekul advanced glycation end product (AGEs) yang dapat merusak kolagen dan elastin. Hal ini terjadi jika gula yang dikonsumsi berlebihan, di mana gula tersebut akan diproses oleh tubuh dan masuk ke dalam darah dan menyebabkan peradangan sehingga dapat meningkatkan risiko kerusakan kulit serta mempercepat proses penuaan.

Ekspresi wajah

Ekspresi wajah dapat menjadi salah satu tanda dalam menunjukkan suasana hati, seperti tertawa ataupun cemberut. Tetapi perubahan ekspresi wajah juga dapat membentuk garis atau kerutan di kulit wajah. Seiring bertambahnya usia, dengan kadar kolagen yang semakin berkurang, maka kulit juga akan kehilangan kelenturannya dan menyebabkan timbulnya kerutan di wajah.

Baca juga: 5 Cara Alami Mengatasi Garis Halus dan Keriput di Wajah

Cara meningkatkan kadar kolagen

Kadar kolagen dalam tubuh secara alami akan berkurang seiring bertambahnya usia. Namun, Anda tetap bisa awet muda dengan mendapatkan kolagen dari luar. Berikut beberapa cara mendapatkan kolagen dari luar tubuh:

Mengonsumsi makanan

Untuk tetap mendapatkan kulit halus, lembut, cerah, dan terlihat awet muda, Anda bisa mendapatkan tambahan kolagen dengan mengonsumsi makanan sehat yang mengandung asam amino, vitamin A, vitamin C, dan mineral. Protein yang diubah menjadi asam amino bisa didapatkan dari susu, daging, keju, yoghurt, ikan, telur, makanan laut, dan sayur-sayuran. 

Selain itu, mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin A dan vitamin C juga dapat membantu meningkatkan kadar kolagen dan melindungi tubuh dari radikal bebas. Anda dapat memperoleh vitamin A dan C dari jeruk, pepaya, mangga, tomat, anggur, brokoli, sayuran hijau, serta minyak ikan cod.

Iklan dari HonestDocs
Beli Suplemen Fitness via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 25

Baca selengkapnya: 5 Sumber Bahan Alami Untuk Meningkatkan Kolagen

Mengonsumsi suplemen kolagen

Kolagen juga bisa didapatkan dengan mengonsumsi suplemen kolagen, tetapi sebelum mengonsumsinya, Anda perlu berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Mengonsumsi suplemen kolagen sebanyak 2,5-5 gram dalam 8 minggu terbukti dapat memperbaiki kondisi kulit.

Tak hanya itu, mengonsumsi suplemen kolagen secara rutin juga dapat melancarkan aliran darah, menjaga kesehatan jantung, mengurangi peradangan dan nyeri sendi, mengembalikan elastisitas kulit, serta memudarkan kerutan atau garis halus pada wajah.

Melakukan suntik kolagen

Cara lain untuk meningkatkan kadar kolagen dalam tubuh adalah dengan melakukan suntik kolagen. Selain untuk mengembalikan elastisitas kulit, melalui suntik kolagen struktur kulit juga akan kembali terbentuk sehingga kulit akan tampak lebih muda dan tidak kusam. Tetapi sebelum melakukan suntik kolagen ada baiknya untuk berkonsultasi ke dokter mengenai manfaat dan efek sampingnya.

Kolagen sangat diperlukan untuk menjaga elastisitas dan kekenyalan kulit sehingga membantu kulit tampak lebih muda. Tetapi secara alami, kadar kolagen akan berkurang seiring bertambahnya usia. Hal inilah yang menyebabkan kulit menjadi kering dan keriput saat memasuki usia lanjut.

Selain usia, penurunan kadar kolagen juga dapat disebabkan oleh paparan sinar matahari secara langsung, kebiasaan kurang tidur, merokok, ekspresi wajah, serta mengonsumsi gula terlalu banyak. Untuk menjaga elastisitas kulit, Anda bisa mendapatkan kolagen dari luar melalui konsumsi makanan sehat dan suplemen, serta suntik kolagen.

32 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
What Is Collagen? Health Benefits, Food Sources, Supplements, Types, and More. Everyday Health. (https://www.everydayhealth.com/skin-beauty/collagen-health-benefits-food-sources-supplements-types-more/)
8 ways to stimulate collagen production in skin. Medical News Today. (https://www.medicalnewstoday.com/articles/317151.php)
5 Ways to Boost Collagen. Healthline. (https://www.healthline.com/health/ways-to-boost-collagen)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app