Budesonide : Manfaat, Efek Samping, dan Dosis

Update terakhir: Mar 12, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 701.192 orang

Apa itu Budesonide?

Budesonide termasuk kedalam kortikosteroid yang digunakan untuk meringankan gejala asma dan rhinitis, meringankan nyeri dan diare yang diakibatkan oleh penyakit crohn, dan kolitis ulseratif. 

Secara awam, obat ini disebut sebagai obat annti radang yang berbfungsi menurunkan respon kekebalan tubuh. Budesonide ini tersedia dalam berbagai bentuk sediaan mulai dari inhaler, kaplet salut selaput, hingga rektal foam yang digunakan untuk mengatasi kolitis ulseratif.

Manfaat dan efek samping Budesonide                              

Budesonide memiliki manfaat untuk mengobati asma, croup, polip hidung, rhinitis alergi, penyakit crohn, dan kolitis ulseratif. Asma merupakan penyakit saluran pernapasan yang disebabkan terjadinya penyempitan dan peradangan pada saluran pernapasan yang menimbulkan sesak, sulit bernapas, dan terdengar suara mengi. 

Croup merupakan penyakit infeksi pada saluran pernapasan yang umumnya dialami anak-anak yang berusia enam bulan hingga tiga tahun dengan ciri suara batuk seperti menggonggong yang keras.

Polip hidup merupakan pertumbuhan jaringan yang terjadi pada dinding hidup atau pada sinus. Rhinitis alergi adalah peradangan yang terjadi pada membrane mukosa hidung yang diakibatkan karena terpapar oleh alergen (seperti debu, udara dingin, serbuk sari). 

Penyakit crohn merupakan penyakit peradangan kronis pada saluran pencernaan dengan gejalan diare persisten (terus menerus). Kolitis ulseratif adalah peradangan kronis pada usus besar (kolon) dan rektum. 

Perbedaan penyakit crohn dan kolitis ulseratif adalah penyakit crohn sering terjadi dibagian akhir usus kecil (ileum) dan awal usus besar, dapat juga mempengaruhi seluruh saluran cerna mulai dari mulut sampai anus, sedangkan kolitis ulseratif hanya terjadi dibagian lapisan terdalam usus besar.

Efek samping yang mungkin terjadi pada penggunaan budesonide adalah pusing, mual, muntah, nyeri punggung, dan nyeri perut. 

Dosis Budesonide

Dosis budesonide untuk mengatasi asma pada orang dewasa apabila menggunakan aerosol dosis terukur adalah 200 mcg dua kali sehari dan dapat ditingkatkan hingga 1,6 mg/hari pada kasus yang berat. 

Dosis budesonide yang digunakan untuk perawatan adalah 200-400 mcg/hari. Apabila budesonide menggunakan inhaler powder kering, dosis yang digunakan adalah 200-800 mcg/hari dalam dosis tunggal atau 2 dosis terbagi, dengan maksimum 800 mcg dua kali sehari. 

Dalam bentuk Nebuliser, asma berat dapat diberikan dosis 1-2 mg dua kali sehari dengan dosis pemeliharaan 0,5-1 mg.

Dosis budesonide untuk asma pada anak 2-12 tahun dapat diberikan sebagai aerosol dosis terukur 200-800 mcg setiap hari dalam 2 dosis terbagi. Budesonide dalam nebulizer untuk anak berumur 3 bulan – 12 tahun digunakan dosis awal 0,5-1 mg dua kali sehari dengan dosis pemeliharaan 0,25-0,5 mg dua kali sehari.

Dosis budesonide yang digunakan untuk mengatasi croup pada anak sebagai nebulizer adalah 2 mg sebagai dosis tunggal atau terbagi dalam dua dosis dengan 30 menit interval, dapat diulang 12 jam atau 36 jam sampai terdapat perbaikan klinis.

Budesonide yang digunakan untuk polip hidup sebagai semprotan dosis meter (64 mcg atau 100 mcg/dosis): 1 semprotan ke setiap lubang hidung dua kali sehari hingga 3 bulan.

Untuk mengatasi rhinitis alergi, dosis budesonide dalam semprotan dosis meter (64 mcg atau 100 mcg/dosis): awalnya, 2 semprotan ke setiap lubang hidung setiap hari atau 1 semprotan ke masing-masing lubang hidung.

Budesonide untuk penyakit crohn digunakan dosis 9 mg setiap hari sebagai dosis tunggal sebelum sarapan atau dalam 3 dosis terbagi, 30 menit sebelum makan hingga 8 minggu, kurangi dosis 2-4 minggu sebelum menghentikan terapi.

Budesonide rektal yang digunakan untuk mengobati kolitis ulseratif sebagai retensi enema 2 mg dalam 100 mL diberikan setiap hari pada waktu tidur selama 4 minggu.

Budesonide termasuk ke dalam obat kategori C untuk ibu hamil yang artinya studi pada hewan percobaan memperlihatkan efek samping pada janin (teratogenik atau embriosidal atau efek samping lainnya) dan belum ada studi terkontrol pada wanita, atau studi pada wanita dan binatang percobaan tidak dapat dilakukan. 

Konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan obat ini.

Penyimpanan Budesonide

Budesonide baik disimpan pada suhu ruangan, hindari paparan langsung cahaya atau tempatyang lembap. Jangan dibekukan dalam lemari es. Jauhkan dari jangkauan anak-anak.                           

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit