Kesehatan Mulut dan Gigi

Pengguna Behel Gigi Juga Wajib Pakai Benang Gigi, Ini Manfaatnya

Dipublish tanggal: Jul 10, 2019 Update terakhir: Mei 18, 2020 Waktu baca: 3 menit
Pengguna Behel Gigi Juga Wajib Pakai Benang Gigi, Ini Manfaatnya

Ringkasan

Buka

Tutup

  • Pengguna behel gigi perlu memperhatikan cara membersihkan behel gigi beserta gigi dengan hati-hati dan teratur agar sisa makanan yang mungkin terselip tidak menimbulkan masalah gigi
  • Supaya gigi tetap bersih dan sehat, pengguna behel gigi dianjurkan untuk rutin membersihkan gigi menggunakan sikat gigi khusus behel dan benang gigi untuk menjangkau seluruh area gigi hingga ke sela-selanya
  • Pengguna behel gigi dianjurkan untuk membersihkan gigi sekitar 10-15 menit setiap hari, dimulai dari proses menyikat gigi dengan sikat gigi behel hingga menggunakan benang gigi serta berkumur
  • Selain rajin membersihkan gigi, pengguna kawat gigi juga perlu rutin memeriksakan gigi ke dokter gigi dan menghindari makanan manis dan lengket karena dapat memicu munculnya plak dan kerusakan gigi

Sejak memakai behel gigi alias kawat gigi, Anda mungkin beberapa kali mengalami kesulitan saat menyikat gigi. Hati-hati, kalau caranya tidak benar, sisa-sisa makanan yang terselip di antara kawat gigi bisa mengundang pertumbuhan bakteri dan memicu masalah gigi. 

Nah, supaya gigi tetap bersih dan sehat, pengguna kawat gigi dianjurkan untuk rutin melakukan flossing dengan benang gigi yang juga bisa digunakan sebagai sikat gigi khusus behel.

Iklan dari HonestDocs
Booking Klinik Pemasangan Behel via HonestDocs

Dapatkan diskon hingga 70% paket pemasangan behel hanya dari HonestDocs. Klik dan booking sekarang!

Ia d06 pemasangan behel

Baca juga: Yang Perlu Diketahui Sebelum Pasang Behel

Mengapa benang gigi penting bagi pengguna behel? 

Anda mungkin mengira bahwa menyikat gigi saja sudah cukup, sehingga Anda merasa tak perlu lagi menggunakan benang gigi (flossing) agar gigi tetap bersih. Faktanya, pengguna kawat gigi justru dianjurkan untuk memakai benang gigi serta sikat gigi khusus behel.

Orang yang memakai behel tak kalah rentan terkena masalah gigi dan mulut. Pasalnya, penggunaan sikat gigi behel tidak mampu menjangkau seluruh area gigi hingga ke sela-selanya.

Apalagi jika menyikat gigi tidak dilakukan dengan benar, maka sisa-sisa makanan yang terselip di antara kawat gigi akan terus bertumpuk dan memicu pertumbuhan bakteri. Nah, di sinilah peran benang gigi (sikat gigi khusus behel) yang mampu membersihkan kotoran yang tersembunyi di sela-sela gigi dan sulit dijangkau oleh sikat gigi.

Tidak ada cara yang lebih baik untuk membersihkan gigi daripada dengan benang gigi. Bahkan obat kumur pun tidak dapat menggantikan peran benang gigi, karena keduanya bekerja dengan cara yang berbeda. 

Oleh karena itulah, benang gigi sangat penting untuk digunakan, setidaknya sekali dalam sehari. Melakukan flossing memang membutuhkan waktu yang lebih lama daripada sekedar menggosok gigi. Namun, ini tentunya bukan jadi masalah bila dibandingkan dengan hasil yang didapat dari penggunaan sikat gigi khusus behel.

Iklan dari HonestDocs
Orthodenti ( Kawat Gigi) di Tooth's Kingdom Dental Care

Orthodenti (kawat gigi) merupakan prosedur untuk merapikan gigi

Istock 503875046 %281%29

Bagaimana cara menggunakan benang gigi yang benar? 

Anda dianjurkan untuk membersihkan gigi sekitar 10-15 menit setiap harinya, dimulai dari proses menyikat gigi hingga menggunakan benang gigi. Prosesnya juga harus dilakukan dengan cara yang tepat supaya hasilnya maksimal dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut.

Anda mungkin sudah ahli dalam menyikat gigi, tapi bagaimana dengan flossing? Tenang, berikut cara menggunakan benang gigi yang sebagai salah satu sikat gigi khusus behel yang benar, yaitu:

  1. Ambilah seutas benang gigi, kemudian potong dengan panjang sekitar 40 cm. 
  2. Masukan benang gigi di antara kawat dan gigi. Gunakan bantuan cermin agar Anda dapat melihat dengan jelas arah masuknya benang gigi pada tempat yang dituju.
  3. Kaitkan benang pada jari telunjuk Anda agar tidak terlepas ketika melakukan flossing.
  4. Secara perlahan-lahan, masukkan benang gigi ke belakang behel, lalu selipkan di antara gigi anda. Setelah itu, gerakkan benang ke arah atas dan bawah. Pastikan agar benang digerakkan di sela-sela gigi kiri dan kanan dan di sela-sela gusi dengan gigi. 
  5. Pastikan benang gigi digerakkan di setiap sisi gigi agar semuanya bebas dari kotoran yang tidak terjangkau oleh sikat gigi. 
  6. Selesai melepas benang gigi, Anda bisa berkumur-kumur untuk membilas gigi yang sudah dibersihkan. 

Sama seperti rutinitas menyikat gigi, Anda juga bisa menggunakan benang gigi setiap hari. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya penumpukan plak pada gigi.

Jika Anda mengalami gusi berdarah saat melakukan flossing, itu berarti Anda terlalu kuat menggerak-gerakkan benang gigi pada gusi. Lakukan pelan-pelan dan lebih lembut supaya gigi dan gusi Anda tidak terluka.

Tips lain bagi para pengguna behel gigi

Tidak hanya menggunakan benang gigi saja, ada beberapa hal yang harus dilakukan untuk merawat gigi yang dibehel, antara lain:

1. Periksa gigi secara rutin

Selain membersihkan gigi di rumah, penting juga bagi Anda untuk rutin memeriksakan gigi ke dokter gigi. Tidak hanya untuk memastikan kesehatan gigi dan mulut, Anda juga harus rutin mengganti karet pada behel gigi sekaligus membersihkan gigi.

Iklan dari HonestDocs
Orthodenti ( Kawat Gigi) di Tooth's Kingdom Dental Care

Orthodenti (kawat gigi) merupakan prosedur untuk merapikan gigi

Istock 503875046 %281%29

2. Menggosok gigi dengan cara yang benar 

Bagi para pengguna behel, terdapat sikat gigi khusus behel dan sikat gigi elektrik yang bisa digunakan untuk membersihkan gigi. Pastikan Anda memilih sikat gigi yang berbulu halus supaya lapisan gigi dan gusi tidak mudah luka.

Selain memilih sikat gigi khusus behel, Anda juga perlu menguasai gerakan menyikat gigi yang baik dan benar. Lakukan gerakan memutar di setiap behel gigi, yaitu pada bagian gigi di atas dan bawah behel. Namun apabila Anda tidak bisa menggosok gigi setelah makan, Anda bisa berkumur agar sisa makanan yang tersangkut pada gigi bisa hilang. 

Baca Juga: Apakah Anda Tahu Cara Sikat Gigi yang Benar?

3. Mengurangi konsumsi makanan bergula, bertekstur, dan lengket 

Selama memakai behel gigi, hindari mengonsumsi makanan manis, sebab dapat memicu munculnya plak dan kerusakan gigi. Dengan adanya kawat gigi, Anda akan semakin sulit untuk membersihkan plak dan sisa-sisa makanan yang ada. 

Selain makanan manis, kurangi juga asupan makanan yang teksturnya lengket atau keras. Tujuannya supaya tidak ada sisa-sisa makanan lengket yang menempel pada sela gigi dan mencegah behel gigi bergeser akibat konsumsi makanan keras.

2 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
How to Floss with Braces: Methods, Tips, and More (https://www.healthline.com/health/how-to-floss-with-braces)

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit
Buka di app