Pentingnya Benang Gigi

Dipublish tanggal: Agu 6, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 3 menit
Pentingnya Benang Gigi

Gigi yang putih cerah dan nafas yang segar merupakan dambaan setiap orang. Hal ini mampu menambah rasa percaya diri seseorang dalam aktivitasnya keseharian. 

Namun, perlu Anda ketahui bahwa untuk mendapatkan gigi putih cerah dan nafas segar, tidak cukup dengan hanya membersihkan gigi menggunakan sikat gigi dua kali sehari. 

Iklan dari HonestDocs
Pembersihan Karang Gigi dan Polishing 1 Kali di AM Dental Care

Pembersihan karang gigi dilakukan untuk seluruh permukaan gigi baik rahang atas maupun rahang bawah. Pada beberapa pasien yang tidak tahan sakit terkadang membutuhkan anestesi (bius) lokal, biaya anestesi tidak termasuk pada paket ini. Paket ini tidak termasuk tindakan pemutihan gigi maupun tindakan medis lainnya. Tidak ada limit untuk pembelian

Ada tambahan lain yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan kebersihan gigi yaitu dengan flossing menggunakan dental flossing atau benang tipis yang berfungsi untuk membersihkan sisa-sisa makanan di sela-sela gigi Anda.

Akan tetapi, ada sebagian orang yang beranggapan bahwa melakukan flossing tidaklah penting dan tidak efektif. Apakah itu benar ? Seberapa pentingkah melakukan flossing menggunakan benang gigi yang ?

Apa sebenarnya kegunaan benang gigi ?

Apabila Anda menginginkan gigi bersih yang maksimal dan terbebas dari bakteri serta plak yang menempel di gigi, penggunaan benang gigi untuk membersihkan gigi setelah menyikat gigi adalah hal yang tepat. 

Sebuah studi penelitian mengungkapkan fakta bahwa ternyata melakukan flossing menggunakan benang gigi dapat meningkatkan kebersihan gigi sebesar hingga 40 persen terbebas dari bakteri mulut dan plak gigi yang menempel (jika dibandingkan dengan hanya menyikat gigi).

Selain itu, penelitian lain juga membuktikan bahwa seseorang yang tidak terbiasa untuk menggunakan benang gigi dalam membersihkan bagian sela giginya, terbukti lebih sering mengalami peradangan gusi dibandingkan dengan orang yang terbiasa membersihkan gigi menggunakan benang gigi. 

Hal ini dapat terjadi karena tumpukan plak yang menempel di permukaan gigi dan sela-sela gigi Anda dapat menghasilkan asam, asam ini dapat menyebabkan gigi Anda mudah terkikis, bahkan berlubang, dan juga menyebabkan peradangan pada gusi.

Iklan dari HonestDocs
Scaling And Stain Removal (Pembersihan Karang Gigi Dan Noda Gigi) Dengan Ultrasonic Scaler Dan Polisher Di Airis Dental Clinic

Scaling merupakan prosedur untuk membersihkan dan menghilangkan karang gigi dengan cara melepaskan ikatan antara karang dengan permukaan gigi menggunakan ultrasonic scaler. Stain removal merupakan prosedur untuk menghilangkan noda gigi yang berwarna kuning-kehitaman dengan scaler dan polisher.

Seorang bernama Allan Wheeler, yang merupakan profesor kedokteran gigi dari New York University School of Dentistry, menyatakan bahwa gigi memiliki lima bagian permukaan. 

Ketika menyikat gigi, kelima permukaan ini tidak seluruhnya terjangkau untuk dibersihkan. Akan ada dua permukaan yang tidak tersentuh dan tidak bisa dibersihkan apabila tidak menggunakan dental floss atau benang gigi.

American Dentist Association menyatakan bahwa penciptaan benang gigi sejatinya memang untuk lebih mengoptimalkan proses pembersihan plak pada gigi Anda. 

Terutama pada bagian-bagian yang tak dapat dijangkau oleh bulu sikat gigi Anda yaitu di bagian sela-sela gigi atau gigi dengan gusi. Padahal faktanya adalah di bagian tersebut paling banyak terdapat plak dan sisa makanan yang menempel dan terjebak.

Cara menggunakan benang gigi yang benar

Menggunakan benang gigi untuk membersihkan area sela gigi dan antar gigi dengan gusi tidak boleh sembarangan, terutama cara dan seberapa kuat tekanan menggesekkan benangnya. 

Anda tidak boleh menggeseknya terlalu kuat karena dapat mengakibatkan luka pada gusi dan akan merusak gusi.

Iklan dari HonestDocs
Pembersihan Karang Gigi dan Polishing 1 Kali di AM Dental Care

Pembersihan karang gigi dilakukan untuk seluruh permukaan gigi baik rahang atas maupun rahang bawah. Pada beberapa pasien yang tidak tahan sakit terkadang membutuhkan anestesi (bius) lokal, biaya anestesi tidak termasuk pada paket ini. Paket ini tidak termasuk tindakan pemutihan gigi maupun tindakan medis lainnya. Tidak ada limit untuk pembelian

Berikut di bawah ini adalah bagaimana cara atau teknik menggunakan dental floss dengan tepat  :

Pilihlah jenis benang gigi yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Terdapat dua jenis benang gigi berdasarkan bahannya, yaitu bahan nilon (multifilament) dan PTFE (monofilament). 

Jika Anda belum mengetahuinya, perbedaannya adalah pada sifat bahannya, yang mana pada bahan monofilamen bahannya lebih licin, ini menjadikan benang gigi mudah untuk digerakkan di sela-sela gigi Anda;

Langkah selanjutnya yaitu Anda ambil benang gigi sepanjang kurang lebih empat puluh lima centimeter.

Kemudian ujung benang dililitkan di jari telunjuk Anda. Sedangkan ujung benang yang lainnya bisa Anda pegang untuk menggerakkan benang gigi saat digunakan membersihkan sela-sela gigi Anda;

  • Kemudian mulailah menggesekkan benang gigi Anda tadi di sela-sela gigi untuk membersihkan sisa-sisa makanan dan juga plak yang menempel. Yang perlu Anda perhatikan adalah gesek dengan perlahan-lahan dan jangan terlalu keras. Jangan sampai mengenai gudi Anda, karena dapat menimbulkan luka pada gusi. Lakukanlah dengan hati-hati.
  • Apabila benang gigi telah sampai di bagian bawah sela gigi yaitu dekat gusi, gerakkan benang gigi dan membentuk huruf C, kemudian gesekkan dengan gerakan naik turun secara perlahan dan hati-hati.

Disarankan Anda untuk melakukan flossing dengan pola yang sama dan jangan berubah-ubah, yaitu jika terbiasa melakukan dari bagian kiri lalu ke kanan, maka teruslah seperti itu, jangan diubah menjadi dari bagian kanan dahulu lalu kekiri.

Selain itu, lakukanlah flossing menggunakan benang gigi setelah menyikat gigi. Jangan sebaliknya karena justru akan menyebabkan pasta gigi tertinggal di sela gigi Anda.

3 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app