HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
DR. KARTIKA MAYASARI
Ditinjau oleh
DR. KARTIKA MAYASARI
Kebiasaan Sehat

Begini Cara Tepat Gunakan Obat Tetes Mata

Dipublish tanggal: Feb 14, 2019 Update terakhir: Agu 4, 2020 Waktu baca: 2 menit
Begini Cara Tepat Gunakan Obat Tetes Mata

Obat tetes mata, tentu bukan hal yang baru bagi Anda. Setiap orang pasti pernah memakai obat tetes mata. Apalagi tidak perlu resep dokter untuk mendapatkan obat tetes mata. Nah, bertahun-tahun menggunakan obat tetes mata, tentu Anda merasa tidak perlu panduan lagi. Karena pemakaiannya memang terbilang mudah, tinggal meneteskan pada mata yang teritasi, selesai. Benarkah sesederhana itu? Anda yakin pemakaian obat tetes mata Anda sudah benar? Faktanya, masih ada kesalahan-kesalahan yang sering kita lakukan tanpa sadar.

Cara Tepat Gunakan Obat Tetes Mata

Berikut adalah beberapa tips yang dapat Anda terapkan saat akan menggunakan obat tetes mata: 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Mata via HDmall

Dapatkan Obat Mata Terlengkap 2020. Beli sekarang juga, GRATIS ongkir* pengiriman ke seluruh Indonesia dan bisa COD. Privasi Paket Pengiriman. Konsultasi gratis dengan apoteker kami.

Default internal ads 12

1. Teteskan satu persatu

Salah satu kesalahan paling umum penggunaan obat tetes mata adalah meneteskannya terlalu cepat. Kapasitas mata hanya mampu menampung satu tetes sekali waktu. Jadi sisanya akan keluar membasahi wajah Anda. Apabila Anda dianjurkan untuk meneteskan 4 tetes setiap 6 jam, instruksi ini  tidaklah sama dengan empat tetes sekaligus setiap 6 jam. 

2. Jangan dicampur

Jika Anda menggunakan obat tetes mata yang berbeda secara bersamaan, beri jarak keduanya. Jarak pemakaian antara kedua jenis obat tetes mata minimal selama 30 menit agar tidak terjadi interaksi antara kedua jenis obat dan menyebabkan rasa panas dan mata berair. Selain itu, mencampur keduanya juga dapat mengurangi efektivitas obat.  Bicarakan dengan dokter mata Anda tentang cara terbaik untuk memakai dua obat tetes mata yang berbeda.

3. Patuh pada dosis

Seperti obat lainnya, pemakaian obat tetes mata juga harus sesuai dosis yang dianjurkan.  Dosis kurang atau berlebihan dapat memengaruhi efek pengobatan. Lakukan pencatatan dosis dan jadwal penetesan obat setiap hari. 

4. Perhatikan tanggal kadaluarsa

Setiap kali hendak meneteskan oabt tetes mata, selalu perhatikan kapan masa kedaluarsanya. Jangan sampai obat itu lewat masa sebelum pengobatan Anda selesai. Tanyakan kepada dokter apakah obat itu boleh disimpan untuk digunakan lain waktu. Jika boleh, simpanlah di tempan yang aman dan kering. 

6. Jangan mendiagnosa sendiri

Jangan menentukan penyakit sendiri lalu asal mengaplikasikan obat tetes mata jika mata Anda memerah atau ada kondisi lain. Jika keluhan pada mata yang Anda alami tidak membaik dalam 24 -48 jam, sebaiknya segera konsultasikan kepada dokter. 

7. Selalu periksa label obat mata yang hendak digunakan 

Selalu periksa botol obat yang Anda pegang sebelum menggunakannya agar tidak tertukar dengan obat lain yang kemasannya mirip. 

8. Ada cara yang benar meneteskan obat tetes mata

Lepas lensa kontak sebelum meneteskan obat karena akan memengaruhi penyerapan. Jangan berkedip-berkedip cepat atau memutar-mutar bola mata. Jika Anda tidak tahan untuk tidak berkedip dengan cepat, tutuplah mata Anda selama satu atau dua menit.  Selain itu, apabila obat yang telah diteteskan mengalir keluar, maka gunakan tangan yang bersih untuk mengusapnya. (LT)

3 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Eye drops for dry eyes: Types, how to choose, and other remedies. Medical News Today. (https://www.medicalnewstoday.com/articles/315843.php)
Eye Drops for Dry Eyes: Find the Right Type of Eye Drops for You. WebMD. (https://www.webmd.com/eye-health/right-eye-drops-dry-eyes)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app