Bau Pada Kaki Dan Cara Mengatasinya

Dipublish tanggal: Sep 8, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 3 menit

Terkadang, sepatu yang Anda gunakan sehari-hari dapat meninggalkan bau tidak sedap. Apalagi jika Anda sedang berkunjung ke rumah kerabat atau orang lain yang membuat Anda melepaskan alas kaki. Jangan sampai bau tak sedap mengganggu acara bertamu dan membuat risih seisi ruangan. 

Kalau isinya meninggalkan bau tak enak, rasanya semahal apapun alas kaki Anda jadi tidak ada artinya. 

Lalu apa sih penyebab hal ini bisa terjadi? Anda perlu tahu penyebab dan cara mencegah kaki bau pada kaki Anda.

Penyebab bau pada kaki

Sama seperti telapak tangan, telapak kaki Anda juga bisa menghasilkan keringat yang fungsinya untuk melembabkan kulit dan mengatur suhu tubuh, terutama ketika cuaca sedang panas atau ketika Anda sedang melakukan kegiatan fisik yang melelahkan. 

Keringat ini dapat menghasilkan keadaan yang dinamakan bromodis. 

Bromodosis merupakan kondisi ketika kaki Anda memiliki produksi keringat berlebihan dan kaki menjadi lembab, sehingga muncul aroma tidak sedap. Ketika hal ini terus berlangsung, bakteri akan bermunculan dan memecah senyawa organik pada keringat. 

Aktivitas inilah penyebab aroma tidak sedap pada kaki Anda. Berikut ini adalah beberapa bromosis pada kaki Anda:

  • Keringat

Saat kaki berkeringat, kaki kita akan terasa lembab dan hangat. Inilah yang menyebabkan munculnya bakteri penyebab bau. Bakteri ini memecah keringat dan sel-sel kulit mati yang mendatangkan bau tak sedap. 

Menurut Alex Kor, ahli penyakit kaki, cara terbaik untuk melawan bau ini adalah dengan mengganti kaus kaki secara teratur, terutama ketika kaki lembab.

 Menurutnya, kaus kaki dari wol merino sangat bagus untuk mengusir kelembaban. Apalagi, keringat memang biasa muncul saat cuaca panas. Namun jangan salah, cuaca dingin juga bisa mengakibatkan bau di kaki karena orang-orang cenderung memakai kaus kaki yang tebal, sehingga kulit kaki susah bernapas. 

Selain penggunaan kaos kaki wool merino, kita juga bisa menggunakan antiperspirant beberapa kali dalam seminggu di malam hari untuk mengatasi hal ini.

  • Stres

Stres juga bisa membuat tubuh mengeluarkan keringat berlebih. Tidak ada keraguan bahwa ketika orang-orang berada dibawah tekanan, kelenjar minyak akan memproduksi keringat secara intensif. Bahkan keringat yang disebabkan oleh stres mengandung bahan-bahan yang berbeda dari keringat yang dipicu panas. 

Ini terjadi karena keringat tersebut diproduksi lewat jenis kelenjar keringat yang berbeda, dan biasanya menyebabkan bau yang lebih parah.

Mereka yang menyukai olahraga biasanya berisiko tinggi mengalami infeksi jamur yang menyebabkan bau kaki. Mereka yang mengalami hal ini biasanya berpikir untuk memakai krim anti jamur. Padahal, mengoleskan krim anti jamur saat kaki lembab justru memperburuk keadaan. 

Pada beberapa kasus, cara semacam ini hanya membuat bau kaki tetap bertahan. Jenis bakteri tertentu yang muncul karena kelembaban bisa diatasi dengan cara mengonsumsi antibiotik oral.

Cara mengatasi bau pada kaki

Langkah-langkah di bawah ini dapat Anda lakukan untuk mengatasi bau tak sedap pada kaki Anda:

Menurut podiatrist (ahli bedah kaki dan pergelangan kaki) asal Amerika, Al D'Angel antonio, garam akan menyerap kelembaban kulit Anda dan mengurangi jumlah bakteri yang bertahan hidup di sana.

Anda hanya perlu menyiapkan air hangat pada ember yang sudah dilarutkan seperempat larutan garam atau hingga setengah cangkir. Kemudian Rendam kaki selama 20 menit keringkan dengan handuk bersih. Lakukan ini setiap hari selama dua minggu.

  • Merendam kaki dengan teh

Teh bersifat asam dan akan membantu menutup pori-pori serta mengurangi jumlah produksi keringat. Teh juga dapat berfungsi sebagai antibiotik alami untuk membunuh bakteri di kaki Anda.

Caranya mengusir bau kaki dengan teh adalah dengan memasukkan dua kantong teh hitam ke dalam 500 ml air kemudian didihkan selama 15 menit. Setelah itu, Anda tambahkan air dingin sebanyak 2 liter yang kemudian dituangkan ke dalam ember. 

Lalu, rendam kaki Anda selama 30 menit. Anda dapat melakukan metode ini sebanyak sekali sehari selama seminggu.

  • Menggunakan scrub pada kaki

Pilih scrub khusus kaki yang memiliki kandungan antibakteri. Gosokkan pada kaki sambil melakukan pijatan ringan. Lakukan metode ini secara rutin sebelum mandi dan kaki Anda pun akan bebas dari kotoran dan bakteri yang menyebabkan masalah pada kaki.


8 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app