Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Doctor men
Ditinjau oleh
DR. VINA SETIAWAN

Anosmia : Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Update terakhir: SEP 22, 2019 Tinjau pada SEP 22, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 1.070.016 orang

Pernahkah kamu mendengar istilah anosmia ? Bila belum, apakah kamu pernah merasakan suatu keadaan dimana kamu tiba tiba tidak bisa mencium wangi dan harum dari makanan atau dari sekitar mu ?  

Ya, anosmia merupakan nama keadaan dimana kamu tiba tiba merasa seperti tidak bisa mencium bau atau wangi apapun dari sekitar mu. Walau terdengar seperti penyakit biasa pada umumnya, namun kondisi dimana kamu tidak bisa mencium bau apapun tentunya akan membuat kamu stress dan tidak nyaman. 

Karena bagaimanapun juga indera penciuman merupakan salah satu indera vital dan dasar yang ada pada setiap individu. Untuk menambah pengetahuanmu mengenai anosmia, silahkan simak baik baik artikel dibawah ini.

Apa itu Anosmia ?

Anosmia ialah suatu keadaan dimana fungsi penciuman akan mengalami penurunan bahkan penghilangan yang disebabkan oleh gangguan saluran hidung. Anosmia bisa terjadi karena beberapa faktor penyebab, namun juga bisa terjadi secara sendirinya. 

Selain itu anosmia juga bisa berlangsung dalam kurun waktu yang singkat seperti saat seseorang sedang terkena penyakit flu dimana indera penciuman akan terasa tidak berfungsi dan akan kembali lagi fungsinya setelah flu sembuh. 

Namun di beberapa kasus, kejadian anosmia dapat terjadi dalam kurun waktu yang lebih lama atau bahkan permanen. Biasanya anosmia dengan waktu yang cukup lama akan terjadi karena faktor usia pada lansia atau karena adanya tumor.

Faktor penyebab terjadinya Anosmia

Berikut ialah beberapa faktor yang dapat menjadi dasar penyebab mnculnya insomia seperti :

  • Penyakit Influeanza, sinusitis, dan rhinitis.
    Umumnya anosmia dapat terjadi karena adanya permasalahan pada dinding di dalam hidung bak akibat iritasi maupun akibat penumpukan lendir yang berlebihan sehingga menyebabkan hidung akan tersumbat dan indera penciuman tidak berfungsi dengan baik.

    Jika faktor penyebab anosmia pada dirimu ialah akibat penyakit penyakit tersebut, maka kamu tidak perli terlalu khawatiir karena seiring membaik dan pulihnya kondisi keadaanmu, maka anosmia juga akan pulih lebih cepat. 
  • Adanya kelainan pada tulang septum hidung.
    Seperti kita ketahui bersama, di dalam hidung setiap manusia terdapat tulang rawan atau tulang septum yang sangat tipis yang memisahkan bagian hidung satu dengan lainnya.

    Tulang yang tidak lurus tentunya akan menghalangi aliran darah ke arah hidung sehingga mengakibatkan bau dan wangi yang berasal dari luar hidung tidak akan sampai ke bagian dalam hidung.

    Hal inilah yang menyebabkan indera penciuman tidak dapat merasakan bau ataupun wangi wangian. Bila ini terjadi pada dirimu, sebaiknya kamu segera memeriksakan dirimu ke dokter terdekat untuk mendapatkan penanganan yang lebih tepat. 
  • Ditemukan polip pada area hidungmu.
    Polip pada hidung bisa muncul akibat adanya peradangan pada saluran pernafasan mu dimana pembentukan polip biasanya membutuhkan jangka waktu yang cukup panjang dan tidak disertai rasa sakit.

    Polip pada hidung juga lebih banyak ditemukan pada mereka yang menderita penyakit asma, alergi serta gangguan sistem kekebalan tubuh.

    Dengan adanya polip yang tumbuh dalam hidungmu, tentunya akan membuat aliran udarah yang masuk ke dalam hidung akan terganggu sehingga juga menggangu fungsi kerja penciuman pada hidung. Inilah yang bisa menyebabkan terjadinya anosmia pada diri mu.

  • Karena faktor usia.
    Seiiring bertambahnya usia pada setiap manusia, tentunya sistem saraf yang ada pada manusia juga akan mengalami berbagai kelemahan dan kemunduran.

    Inilah yang menyebabkan sinyal yang dikirimkan ke otak juga akan mengalami penurunan termasuk sinyal indera penciuman yang akan semakin berkurang seiriing bertambahnya usia. 
  • Adanya kerusakan pada saraf
    Kerusakan pada saraf dapat diakibatkan oleh faktor usia, namun dapat juga diperburuk dengan kondisi kesehatan seperti darah tinggi, kanker otak, kecelakaan dan sebagainya.

    Bila saraf ditemukan rusak, maka otomatis fungsi indera penciuman pun akan terganggu dan membuat orang tersebut terserang penyakit anosmia. 
  • Selain faktor faktor diatas, terdapat beberapa faktor lain seperti kebiasaan merokok,gt;cedera pada kepala, nutrisi yang tidak tercukupi dengan baik, kekurangan mengkonsumsi vitamin B12 dan lain lain.

Oleh sebab itu bila kamu memliki gejala dan tanda tanda dalam kehilangan indera penciumanmu, tentunya selain akibat flu. Kamu sebaiknya segera memeriksakan dirimu ke dokter terdekat untuk mendapatkan penanganan yang lebih serius dan tepat sesuai kondisimu. 


Referensi

Boesveldt, et al. (2017). Anosmia-A Clinical Review. Chemical Senses, 42(7), pp. 513-523.

Fried, M. MSD Manual (2016). Anosmia.

GARD (2018). Congenital Anosmia.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit