Alasan Wajah Memerah Setelah Minum Alkohol

Dipublish tanggal: Okt 31, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Des 30, 2019 Waktu baca: 3 menit
Alasan Wajah Memerah Setelah Minum Alkohol

Apakah Anda pernah mengalami wajah memerah setelah minum alkohol? Tahukah mengapa hal tersebut bisa terjadi? Wajah memerah setelah minum alkohol lebih umum dialami oleh orang-orang keturunan Asia Timur karena kebanyakan orang Asia Timur tidak memiliki enzim ALDH2.

Meskipun tidak menyebabkan masalah kesehatan secara langsung, namun wajah memerah mungkin dapat menjadi pertanda adanya peningkatan resiko beberapa gangguan kondisi kesehatan serius, seperti tekanan darah tinggi dan penyakit kanker tertentu.

Iklan dari HonestDocs
Beli Onkologi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 19

Dampak alkohol terhadap kesehatan

Alkohol memiliki dampak bagi tubuh, baik dalam jangka panjang maupun jangka pendek. Di dalam organ hati terdapat enzim aldehyde dehydrogenase 2 (ALDH2) yang berfungsi untuk memecah asetaldehida menjadi zat tidak beracun. Namun beberapa orang dengan kondisi genetik tertentu tidak memiliki enzim tersebut akibatnya asetaldehid menumpuk di dalam tubuh setelah mengonsumsi alkohol dan menyebabkan wajah memerah. 

Wajah memerah setelah minum alkohol juga menandakan bahwa adanya gejala sensitivitas terhadap alkohol, yaitu kurangnya toleransi tubuh terhadap alkohol atau lebih tepatnya etanol. Karena setelah mengonsumsi alkohol, tubuh akan memecah etanol menjadi zat lain untuk membuatnya lebih mudah keluar dari tubuh. Salah satu hasil metabolit atau pemecahan etanol adalah asetaldehida yang sangat beracun bagi tubuh.

Saat Anda minum alkohol dalam jumlah sedang, tubuh masih bisa mengelola asetaldehida dengan relatif baik. Namun apabila konsumsi alkohol terlalu banyak atau sensitif terhadap alkohol, maka tubuh mungkin tidak bisa mencerna asetaldehid dengan baik sehingga menumpuk dalam tubuh.

Wajah memerah setelah minum alkohol juga dapat terjadi akibat pembesaran pembuluh darah pada wajah dan bertindak sebagai respon terhadap racun asetaldehida. Apabila Anda sensitif terhadap alkohol, maka setelah minum alkohol walaupun hanya sedikit wajah Anda dapat memerah. Penumpukan asetaldehida juga dapat menyebabkan mual dan detak jantung menjadi lebih cepat.

Baca juga: Penyebab dan Cara Mengatasi Keracunan Alkohol

Apakah wajah memerah setelah minum alkohol berbahaya?

Berdasarkan sebuah studi pada tahun 2013, ditunjukkan bahwa jika wajah Anda memerah setelah minum alkohol bisa jadi hal tersebut menjadi pertanda bahwa Anda memiliki risiko lebih tinggi dalam mengalami tekanan darah tinggi atau masalah kesehatan lainnya.

Iklan dari HonestDocs
Beli Onkologi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 19

Hal ini ditunjukkan melalui kebiasaan minum alkohol secara berlebihan misalnya 4 gelas atau lebih minuman beralkohol setiap minggunya maka tekanan darah tinggi akan semakin meningkat secara signifikan. Sebaliknya, apabila Anda tidak mengalami wajah memerah setelah minum alkohol maka tidak ada resiko tekanan darah tinggi meskipun Anda minum 8 gelas atau lebih minuman beralkohol setiap minggu.

Baca juga: 5 Aturan dalam Mengonsumsi Alkohol

Penelitian juga menunjukkan kaitan antara minum alkohol dengan jenis penyakit kanker tertentu. Beberapa peneliti mengatakan bahwa peningkatan resiko kanker dapat disebabkan karena meningkatnya kadar asetaldehid dalam tubuh. Tingginya kadar asetaldehid dalam tubuh dapat menyerang DNA di dalam sel-sel tubuh sehingga dapat memicu pertumbuhan sel kanker.

Sebuah studi pada tahun 2017 menunjukkan bahwa adanya hubungan antara kanker dan wajah memerah setelah minum alkohol pada orang-orang di Asia Timur. Pria dengan muka memerah memiliki resiko lebih tinggi terkena kanker, terutama kanker tenggorokan atau kanker kerongkongan. Namun para peneliti tidak menemukan hubungan yang sama pada wanita sehingga kaitan ini masih perlu diteliti lebih jauh.

Cara mencegah efek wajah memerah setelah minum alkohol

Tidak ada cara untuk mengubah kekurangan gen atau enzim sehingga satu-satunya cara untuk mencegah wajah memerah setelah minum alkohol dan resiko terkena tekanan darah tinggi ataupun penyakit kanker adalah dengan menghindari atau membatasi asupan alkohol.

Meskipun tidak disarankan, tetapi beberapa orang menggunakan antihistamin bebas untuk mengurangi kemerahan pada wajah akibat alkohol. Walaupun beberapa orang mungkin menganggap kulit memerah itu memalukan, namun sebenarnya itu adalah sinyal atau pertanda bahwa terdapat tumpukan kadar asetaldehid beracun dalam tubuh.

Untuk membantu mencegah dan mengatasi efek wajah memerah akibat konsumsi alkohol, Anda perlu minum air putih lebih banyak agar tubuh tetap terhidrasi dan membantu mengeluarkan racun atau sisa alkohol dari dalam tubuh. Selain itu, meski wajah Anda tidak mengalami kemerahan setelah minum alkohol, Anda tetap bisa beresiko mengalami masalah kesehatan seperti penyakit hati, kanker, masalah perut, dan tekanan darah tinggi sehingga tetap perlu membatasi asupan alkohol agar tidak berlebihan.

Baca juga: Makanan dan Minuman Saat Mabuk Alkohol


10 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Why some people turn red when they drink alcohol. Business Insider. (https://www.businessinsider.com/why-some-people-turn-red-drink-alcohol-2017-4)
Why Your Face Turns Red When You Drink Alcohol (And How To Stop It). Sunset Alcohol Flush Support. (https://getsunset.com/blogs/news/why-your-face-turns-red-when-you-drink)
Red Face After Drinking? A Dead Giveaway of Alcohol’s Damaging Effects. Narconon. (https://www.narconon.org/blog/red-face-after-drinking-a-dead-giveaway-of-alcohols-damaging-effects.html)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app