6 Langkah Mencuci Tangan yang Benar Agar Bersih

Dipublish tanggal: Agu 6, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 4 menit
6 Langkah Mencuci Tangan yang Benar Agar Bersih

Cuci tangan merupakan salah satu aspek penting dalam menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh. Hal ini dapat membantu mengurangi risiko terkena infeksi atau bakteri yang timbul melalui tangan setelah menyentuh atau memegang sesuatu. Secara umum, Anda dapat melindungi diri dari infeksi virus, kuman, atau bakteri dan membiasakan mencuci tangan dengan sabun dan air bersih, lalu keringkan.

Dengan mencuci tangan, Anda membatasi dan mengurangi kemungkinan terjadinya perpindahan virus, kuman, atau bakteri lain yang berada di barang tertentu. Selain itu, dengan rajin cuci tangan, Anda juga dapat mengurangi risiko terkena berbagai penyakit menular, seperti pilek, flu, diare, hingga penyakit hepatitis.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Antiseptik via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 31

Baca juga: Malas Cuci Tangan Dapat Sebabkan 7 Penyakit Ini

6 Langkah cuci tangan yang benar

6 Langkah cuci tangan yang benar diawali dengan membasahi tangan menggunakan air bersih yang mengalir dan sabun secukupnya, lakukan selama 15-30 detik. Setelah 6 langkah cuci tangan dilakukan dengan benar, keringkan tangan menggunakan tisu atau handuk bersih. Anda juga dapat mencuci tangan dengan hand sanitizer yang memiliki kandungan alkohol lebih dari 60 persen sebagai alternatif jika sedang berada di luar atau di tempat yang tidak memiliki akses air bersih.

6 Langkah %70358245866420% yang benar


Berikut ini adalah 6 langkah cuci tangan yang benar menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk diterapkan dalam kebiasaan sehari-hari:

1. Gosok kedua telapak tangan dengan menempelkan masing-masing telapak tangan hingga sabun berada di seluruh permukaan tangan

2. Gosok kedua punggung tangan atau tangan bagian luar secara bergantian, seperti telapak tangan kanan berada di atas lalu gosok punggung tangan kiri, demikian sebaliknya, telapak tangan kiri menggosok punggung tangan kanan

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

3. Gosok sela-sela jari dengan cara menyilangkan jari tangan kanan dengan jari tangan kiri secara bergantian

4. Gosok bagian dalam tangan dan punggung jari dengan posisi jari saling mengunci satu dengan yang lain

5. Bersihkan ibu jari dengan cara menggosok secara memutar dalam genggaman tangan kanan. Lakukan secara bergantian

6. Bersihkan juga bagian kuku dan ujung jari, lalu gosokkan pada telapak tangan yang lain

Pegang struk? Anda wajib cuci tangan setelahnya

Menerima struk belanja lalu menyimpannya di tas atau dompet seringkali menjadi kebiasaan. Tetapi hal tersebut tidak baik bagi kesehatan karena mengandung banyak kuman. Selain itu, struk belanja ternyata mengandung zat BPA atau Bisphenol A yang dapat terserap dan masuk ke dalam aliran darah. Bahan struk belanja maupun struk pembayaran umumnya memiliki permukaan kertas yang licin dan dilapisi plastik sehingga mudah menyerap ke dalam kulit. 

BPA juga seringkali digunakan untuk memperkuat bahan plastik pada botol plastik maupun wadah makanan yang berbahan plastik, sehingga ada baiknya Anda menggunakan bahan yang bebas dari BPA atau terdapat tulisan 'BPA Free'. Karena BPA yang mengandung bahan kimia karsinogenik diyakini dapat mengganggu fungsi kerja otak dan mempengaruhi hormon serta sistem metabolisme tubuh sehingga sangat berbahaya terutama bagi ibu hamil dan anak-anak.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Antiseptik via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 31

Tak hanya itu, penelitian menemukan fakta bahwa menyimpan struk belanja dapat meningkatkan risiko terkena penyakit kanker, diabetes, hingga obesitas. Untuk itu, setelah menerima struk, Anda boleh memperhatikan sejenak. Jika tak ada masalah, segera buang struk tersebut lalu cuci tangan Anda dengan sabun dan air bersih. 

Kapan harus cuci tangan?

Anda disarankan untuk mencuci tangan yang bersih pada kondisi tertentu, seperti:

  • Sebelum mempersiapkan makanan
  • Sebelum mengonsumsi makanan
  • Sebelum dan sesudah merawat orang sakit
  • Sebelum dan sesudah membersihkan luka
  • Setelah menggunakan toilet
  • Setelah mengganti popok atau memandikan anak
  • Setelah bersin, batuk, ataupun membersihkan kotoran pada hidung
  • Setelah menyentuh dan membersihkan hewan, pakan ternak, maupun kotoran hewan
  • Setelah memegang atau membuang sampah

Cara atasi kulit kering karena terlalu sering cuci tangan

Salah satu kebiasaan sehat mencuci tangan memang baik dilakukan, tetapi jika terlalu sering maka bisa saja menimbulkan masalah pada kulit, seperti kulit kering, gatal, bahkan dermatitis (eksim). Hal tersebut bisa terjadi karena riwayat penyakit kulit uang dimiliki atau riwayat alergi terhadap bahan produk tertentu, termasuk pada sabun cuci tangan.

Maka itu, penggunaan pelembab (moisturizer) mungkin dapat membantu menjaga kelembapan kulit akibat terlalu sering mencuci tangan. Beberapa bahan pelembab yang bisa digunakan seperti petroleum jelly, gliserin, coconut oil, hingga jojoba oil.

5 Hal lain yang membuat Anda wajib cuci tangan

1. Uang dan kartu pembayaran

Sama dengan memegang struk belanja, saat melakukan pembayaran dengan uang, baik uang kertas maupun koin, serta kartu pembayaran, bakteri seperti E.coli dan Salmonella dapat berpindah ke tangan sehingga Anda perlu mencuci tangan dengan bersih setelah memegang uang untuk menghindari kontaminasi bakteri.

2. Benda yang ada di sarana umum

Gagang pintu, baik di rumah, di kantor, maupun pintu mobil serta pegangan lain seperti di bus, MRT, LRT, dan KRL merupakan salah satu sumber kuman terbanyak karena dapat diakses secara umum sehingga banyak orang yang menyentuh ataupun memegangnya. Hal ini pun berlaku pada benda apapun yang terdapat di fasilitas publik. Untuk itu, Anda harus segera cuci tangan dengan sabun dan air setelahnya untuk membatasi penyebaran bakteri dan virus.

3. Menu makanan

Di sebuah restoran atau rumah makan biasanya kita akan diberikan buku menu makanan, meskipun terlihat bersih bisa saja menu makanan tersebut telah mengandung banyak kuman. Hal ini disebabkan karena banyak orang yang memegangnya, sehingga Anda perlu mencuci tangan setelah menyentuh buku menu makanan apalagi sebelum mengonsumsi makanan. 

4. Hewan atau binatang

Setelah bersentuhan dengan hewan atau binatang, termasuk hewan peliharaan, Anda wajib cuci tangan karena hewan tertentu dapat membawa penyakit dan mungkin akan mengganggu kesehatan Anda.

5. Alat dapur

Mempersiapkan makanan di dapur tak hanya membutuhkan bahan makanan yang higienis, tetapi juga berbagai alat dapur dan tangan yang bersih. Alat dapur seperti talenan, pisau, penggorengan, wajan, hingga spons cuci piring wajib berada di kondisi yang bersih. Saat membersihkan bahan makanan dan sebelum mengolah makanan, tangan Anda harus berada dalam kondisi yang sudah dicuci bersih. 

Dengan melakukan cuci tangan dengan benar, Anda dapat terhindar dari penularan berbagai penyakit yang mungkin timbul akibat kuman, virus, maupun bakteri yang berasal dari tangan. Oleh karena itu, biasakan untuk mencuci tangan yang baik dan benar.

4 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Harvard Health Publishing. Scrubbing your hands dry? Soaps, moisturizers, and tips to help keep skin healthy (https://www.health.harvard.edu/blog/scrubbing-your-hands-dry-soaps-moisturizers-and-tips-to-help-keep-skin-healthy-2020040719449)
How to wash your hands. NHS (National Health Service). (https://www.nhs.uk/live-well/healthy-body/best-way-to-wash-your-hands/)
When and How to Wash Your Hands - Handwashing. Centers for Disease Control and Prevention (CDC). (https://www.cdc.gov/handwashing/when-how-handwashing.html)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app