HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
DR.VINA SETIAWAN
Ditinjau oleh
DR.VINA SETIAWAN

6 Cara Jitu Mengatasi Kemarahan

Dipublish tanggal: Agu 16, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Feb 28, 2020 Waktu baca: 2 menit
6 Cara Jitu Mengatasi Kemarahan

Kemarahan merupakan hal dapat terjadi pada siapa saja. Munculnya perasaan marah merupakan pertanda bahwa ada sesuatu yang perlu dirubah. 

Kemarahan yang diatasi dengan baik dapat mengubah hidup Anda menjadi lebih baik, tetapi jika kemarahan tidak segera diatasi akan menimbulkan kerugian pada diri sendiri.

Iklan dari HonestDocs
Beli Fungiderm CR 5G via HonestDocs

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Fungiderm cr 5g 1

Cara Jitu Mengatasi Amarah

Saat marah, ada 3 pilihan yang dapat diambil, yaitu, membiarkan kemarahan menghancurkan diri Anda, larut dalam kemarahan, atau mengatasi kemarahan sehingga membuat diri Anda menjadi lebih baik. Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi kemarahan.

1. Hal yang terjadi biarlah terjadi

Setiap orang pasti memiliki emosi yang ingin diluapkan. Memendam emosi tidak akan menyelesaikan masalah, justru malah berdampak buruk bagi kesehatan. Saat ingin marah, jangan menyembunyikannya karena tidak akan membuatnya hilang. 

Kemungkinan rasa marah akan hilang sesaat, tetapi pada waktu tertentu kemarahan tersebut akan kembali. Ketika muncul rasa marah, cobalah ungkapkan dan jangan menyesalinya, karena Anda mempunyai alasan yang menyebabkan kemarahan. 

Saat rasa marah muncul, tetaplah berpikir positif agar tidak melakukan hal yang salah.

2. Emosi tidak harus bereaksi

Saat marah, orang cenderung ingin menghancurkan benda di depannya. Selain itu, saat marah orang cenderung mengambil keputusan yang salah. Hal ini biasanya dilakukan untuk menghilangkan kemarahan. Setelah emosi mereda, biasanya akan merasa bahwa tindakan yang dilakukan salah. 

Sebaiknya jangan mengambil keputusan apapun dalam keadaan marah. Nikmati kemarahan tanpa harus bereaksi. Tenangkan diri dengan menarik napas yang dalam dan mengeluarkannya, sehingga tubuh menjadi lebih rileks.

Iklan dari HonestDocs
Beli Fungiderm CR 5G via HonestDocs

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Fungiderm cr 5g 1

3. Diskusikan kemarahan

Cara yang paling mudah untuk menghilangkan kemarahan adalah menceritakan dengan orang yang terpercaya. Saat Anda mengalami kejadian yang membuat ingin marah, ceritakan kepada keluarga, teman, atau orang kepercayaan. 

Hal ini akan membuat perasaan menjadi lebih tenang, meskipun mereka tidak memberikan tanggapan atas permasalahan Anda. Saat menceritakan kejadian atau masalah yang dialami, kemungkinan Anda akan menemukan solusi yang tepat.  

Mengungkapkan kemarahan dengan bercerita lebih baik daripada mengungkapkan kata-kata kasar.

4. Menonton film komedi

Tertawa merupakan cara yang efektif untuk menghilangkan kemarahan. Tertawa dapat menenangkan ketegangan dan membuat tubuh menjadi lebih rileks. Selain itu, tertawa juga dapat menghilangkan beban mental akibat permasalahan yang dialami. 

Saat menonton film komedi, Anda akan mudah tertawa, sehingga tubuh menjadi lebih rileks dan kemarahan pun akan mereda.

5. Mendengarkan musik

Iklan dari HonestDocs
Beli Fungiderm CR 5G via HonestDocs

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Fungiderm cr 5g 1

Mendengarkan musik dapat dilakukan untuk mengatasi kemarahan. Mendengarkan musik dengan tempo yang lambat dapat menenangkan hati, sehingga kemarahan akan mereda. Sedangkan mendengarkan musik agresif, akan membuat kinerja lebih produktif. 

Saat marah, cobalah mendengarkan musik dengan tempo lambat yang sesuai dengan perasaan Anda. Hal ini akan menempatkan Anda pada perspektif lain, sehingga akan membantu menemukan solusi permasalahan yang dialami.

6. Buat daftar penyebab marah

Buatlah daftar tentang hal yang membuat Anda marah secara spesifik dan terperinci. Tuliskan juga penyebab munculnya rasa marah. Kemudian lakukanlah penilaian pada penyebab kemarahan tersebut dan tentukan apakah ingin mengeluarkan kemarahan dari dalam daftar atau tidak. 

Lakukanlah hal ini terus menerus sampai tidak ada penyebab kemarahan dalam daftar.

Setiap orang pasti pernah mengalami kemarahan. Kemarahan yang dipendam dapat membahayakan kesehatan dan berisiko menyebabkan penyakit jantung. Namun, jika diluapkan dikhawatirkan menyebabkan masalah. 

Mulailah untuk mengelola emosi saat marah dan jangan biarkan kemarahan menguasai hidup. Kemarahan merupakan pertanda ada sesuatu yang perlu diubah. Saat berhasil mengatasi kemarahan, berarti Anda telah berubah menjadi lebih baik.

8 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Mayo Clinic Staff (2017). Relaxation techniques: Try these steps to reduce stress. (https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/stress-management/in-depth/relaxation-technique/art-20045368)
Kim YR, et al. (2019). Relationships between exercise behavior and anger control of hospital nurses. (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/30677536)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app