4 Jenis Senam untuk Mengencangkan Vagina Wanita

Dipublish tanggal: Mei 29, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 2 menit
4 Jenis Senam untuk Mengencangkan Vagina Wanita

Vagina merupakan salah satu organ intim penting dalam kehidupan seksual wanita. Kebanyakan para wanita akan mengalami kecemasan jika vaginanya sudah tidak rapat lagi. 

Vagina yang sudah tidak kencang, akan membuat wanita kehilangan kepuasan dan kepercayaan diri saat berhubungan seksual. Saat ini Anda tidak perlu khawatir lagi mengatasi vagina yang tidak kencang. Anda bisa melakukan beberapa senam untuk mengencangkan otot vagina Anda. 

Iklan dari HonestDocs
Booking Klinik Perawatan Vagina via HonestDocs

Dapatkan diskon hingga 70% paket vagina hanya dari HonestDocs. Klik dan booking sekarang!

Berikut beberapa informasi yang perlu Anda ketahui tentang tips mengencangkan otot vagina.

Penyebab otot vagina tidak kencang

Otot vagina yang tidak kencang lagi secara umum disebabkan karena faktor penuaan. Seiring bertambahnya usia, kadar estrogen dalam tubuh Anda akan berkurang, sehingga otot panggul bawah akan melemah. 

Selain itu, bibir vagina juga akan kehilangan kelenturannya, sehingga vagina akan terasa longgar. Pada wanita yang masih muda, vagina yang tidak kencang bisa disebabkan karena proses persalinan.

Tanda-tanda otot vagina tidak kencang

Otot-otot disekitar vagina, seperti otot panggul bawah dan otot kandung kemih, tidak akan begitu terlihat jika sudah mulai melemah. Oleh karena itu, Anda perlu mengetahui beberapa tanda otot sekitar vagina yang sudah mulai tidak kencang.

Jika Anda sering mengompol atau sulit menahan desakan ingin buang air kecil, berarti Anda mengalami kondisi inkontinensia urin. Kondisi ini disebabkan otot kandung kemih yang melemah, sehingga tidak mampu berkontraksi menahan urin yang akan keluar.

  • Kepuasan seksual yang sulit terpenuhi

Jika Anda dan pasangan sulit mencapai kepuasan maksimal saat berhubungan seksual, berarti otot vagina sudah mengendur.

Iklan dari HonestDocs
Booking Klinik Perawatan Vagina via HonestDocs

Dapatkan diskon hingga 70% paket vagina hanya dari HonestDocs. Klik dan booking sekarang!

  • Vagina mudah dimasuki jari-jari

Cara yang paling mudah mengetahui apakah otot-otot vagina sudah mulai mengendur adalah dengan memasukan jari. Jika dua atau tiga jari Anda masuk dengan mudah tanpa rasa sakit, itu berarti pertanda otot vagina sudah mulai kendur.

Senam untuk mengencangkan vagina

Vagina yang tidak kencang lagi bisa dialami oleh wanita muda maupun tua. Jika Anda ingin meremajakan otot-otot kewanitaan, ada cara mudah yang dapat Anda lakukan. Berikut beberapa gerakan yang dapat dilakukan untuk mengencangkan otot vagina, antara lain:

Langkah pertama yang Anda lakukan adalah mencari letak otot panggul bawah. Anda bisa mencarinya dengan berpura-pura menahan buang air kecil, otot yang berkontraksi saat menahan buang air kecil adalah otot panggul bawah. 

Setelah itu, Anda bisa melatih otot panggul bawah dengan berbaring, duduk, ataupun berdiri. Pastikan kantung kemih kosong saat melakukan gerakan ini. Bernapaslah seperti biasa saat melakukan gerakan ini dan berilah jeda sepuluh detik sebelum mengulangi gerakan.

  • Angkat kaki

Letakkanlah punggung Anda pada alas yang datar, kemudian angkat kedua kaki Anda perlahan-lahan sampai membentuk sudut 90 derajat. Posisikan tangan Anda pada samping badan dan tahan posisi ini semampu Anda. Kemudian turunkanlah kedua kaki Anda secara perlahan-lahan. 

Ulangi gerakan yang sama hingga sepuluh kali.

  • Squat

Berdirilah dengan tegak dan buka kaki Anda sedikit lebih lebar dari pinggul Anda. Secara perlahan turunkan pinggul Anda sampai kaki Anda menekuk atau seperti posisi jongkok. Tahan posisi ini selama Anda mampu, hingga Anda merasakan otot yang menegang.

  • Senam pinggul

Letakkan punggung Anda di alas datar dan tekuk kedua lutut Anda, serta pastikan kedua telapak kaki menyentuh alas. Lebarkan kedua lutut selebar pinggul, kemudian angkat pinggul dan pantat Anda dan pastikan bahu menyentuh lantai. 

Kemudian, turunkanlah punggung disusul pinggul Anda ke lantai.

14 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app