​Cefadroxil: Obat Untuk Mengobati Infeksi Akibat Bakteri

Update terakhir: Feb 7, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 605.174 orang

Cefadroxil Kegunaan, Dosis dan Efek Samping

Cefadroxil adalah  antibiotik spektrum luas yang artinya dapat melawan berbagai macam infeksi akibat bakteri. Cefadroxil adalah obat antibiotik bakterisida yang mana bekerja dengan cara membunuh kuman secara langsung dengan cara merusak dinding sel kuman. 

Cefadroxil adalah obat antibakteri sefalosporin generasi pertama yang merupakan turunan para-hidroksi dari sefaleksin yang efektif dipakai untuk infeksi bakteri Gram-positif dan Gram-negatif. Cefadroxil digunakan untuk penanganan infeksi ringan hingga sedang seperti bakteri Streptococcus pyogenes, yang menyebabkan radang tenggorokan atau Streptococcal tonsillitis, infeksi saluran kemih, infeksi saluran reproduksi dan infeksi kulit.

Pada kondisi apa saja Cefadroxil dapat digunakan?

Cefadroxil adalah antibiotik golongan cephalosporin yang digunakan untuk mengobati berbagai macam infeksi bakteri. Cefadroxil bekerja dengan menghentikan pertumbuhan bakteri.

Antibiotik ini hanya mengobati infeksi bakteri. Cefadroxil tidak akan berfungsi untuk pengobatan infeksi akibat virus virus (seperti flu). Menggunakan antibiotik apa pun tanpa resep dokter dan tanpa aturan yang jelas, dapat menyebabkan penggunaan antibiotik tidak ampuh jika digunakan kembali di masa depan (resisten antibiotik).

Berikut adalah beberapa indikasi penggunaan Cefadroxil, yaitu:

  • Infeksi Kulit karena Bakteri Staphylococcus Aureus
  • Radang tenggorokan akibat infeksi Streptococcus sp.
  • Infeksi Saluran Kemih yang disebabkan oleh Klebsiella Bakteri
  • Infeksi Saluran Kemih yang disebabkan oleh Bakteri Proteus
  • Infeksi Kulit akibat infeksi bakteri Streptococcus Pyogenes
  • Peradangan pada Tonsil
  • Infeksi Saluran Kemih karena bakteri E. Coli

Perawatan untuk mencegah infeksi bakteri pada katup jantung

Sebaliknya, kontraindikasi pada penggunaan Cefadroxil adalah jika Anda memiliki riwayat alergi pada obat dan golongan obat ini sebelumnya. Penggunaan Cefadroxil juga dianjurkan pada pasien dengan gangguan jantung dan gangguan ginjal. Cefadroxil juga tidak dianjurkan digunakan pada pengobatan infeksi pada ibu hamil atau sedang menyusui karena dapat mempengaruhi janin.

Komposisi dan Dosis yang digunakan pada pengobatan dengan Cefadroxil

Cefadroxil tersedia dalam bentuk tablet dengan sediaan 250, 500 mg per tablet, dan tersedia dalam sediaan sirup dengan sediaan 125 mg / 5 mL (satu sendok makan). Bentuk Sediaan:

  • Kapsul.
  • Sirup kering.

Dosis:

  • Dewasa: 1 atau 2 g/hari, 1 kali sehari atau terbagi dalam 2 dosis.
  • Anak: 25-50 mg/kg/hari, dibagi 2 dosis.

Berikut adalah beberapa pemberian dosis antibiotik Cefadroxil pada beberapa penyakit tertentu, seperti :

Obat infeksi pada saluran pernapasan atas: dosis dewasa yang dianjurkan adalah kapsul 500 mg yang diberikan sebanyak dua kali sehari atau tablet 1 gram yang diberikan sebanyak satu kali sehari selama 7 sampai 10 hari berturut-turut.

Mengobati infeksi pada tenggorokan dosis dewasa yang dianjurkan adalah kapsul 500 mg yang diberikan sebanyak dua kali sehari atau tablet 1 gram yang diberikan sebanyak satu kali sehari selama 10 hari berturut

Obat infeksi pada kulit, dosis dewasa yang dianjurkan adalah kapsul 500 mg yang diberikan sebanyak dua kali sehari atau tablet 1 gr yang diberikan sebanyak satu kali sehari.

Antibiotik infeksi saluran kemih dan kelamin dosis dewasa yang dianjurkan adalah kapsul 1 gr yang diberikan sebanyak dua kali dalam sehari atau 2 tablet 1 gr yang diberikan sebanyak satu kali dalam sehari.

Obat penyakit infeksi pada anak dosis anak – anak yang dianjurkan adalah Cefadroxil sirup 30 mg/kg berat badan/hari yang pemberiannya dibagi dalam dua dosis.

Efek samping apa yang ditimbulkan dari penggunaan Cefadroxil?

Penggunaan Cefadroxil untuk mengobati berbagai macam infeksi umumnya cukup aman dengan efek samping minimal, tetapi setiap obat-obatan pasti memilki efek samping. Efek samping yang biasanya muncul pada penggunaan Cefadroxil adalah: sakit perut

  •   mual,
  •   muntah,
  •   diare,
  •   otot kaku atau kencang,
  •   nyeri sendi,
  •   merasa gelisah atau hiperaktif,
  •   rasa tidak biasa atau tidak enak di mulut Anda,
  •   gatal atau muncul ruam pada kulit, atau
  •   gatal atau keputihan pada vagina.

Walaupun, biasanya efek samping yang dihasilkan oleh penggunaan obat Cefadroxil relatif ringan atau bahkan tidak ada sama sekali, namun penggunaan obat Cefadroxil dapat menyebabkan efek samping yang lebih serius seperti :

  •   mual atau muntah yang terjadi terus-menerus,
  •   mata atau kulit menguning,
  •   air kencing berwarna gelap,
  •   tanda-tanda munculnya infeksi baru, misalnya, sakit tenggorokan atau demam yang terus-menerus.
  •   mudah memar atau berdarah
  •   perubahan jumlah urin, atau
  •   perubahan mental / mood (seperti kebingungan).

Sebagai catatan informasi di atas bukanlah informasi pengganti dokter. Efek samping dan kegunaan Cefadroxil belum sepenuhnya diulas. Cefadroxil adalah obat antibiotik yang perlu resep dokter agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dalam pengobatan dan agar mencapai efek optimal yang diharapkan.

 

 

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit