Bagaimana cara meningkatkan kepadatan tulang?

Dipublish tanggal: Jul 23, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 2 menit
Bagaimana cara meningkatkan kepadatan tulang?

Mengenai kepadatan tulang

Tulang yang kuat penting untuk kesehatan Anda. Tes kepadatan mineral tulang (BMD) adalah cara terbaik untuk mengukur kesehatan tulang Anda. Ini membandingkan kepadatan tulang Anda, atau massa, dengan orang sehat yang memiliki usia dan jenis kelamin yang sama dengan Anda. 

Kepadatan tulang menunjukkan Apakah Anda menderita osteoporosis, penyakit yang membuat tulang Anda lemah.

Massa tulang rendah yang tidak cukup rendah untuk menjadi osteoporosis kadang-kadang disebut osteopenia. Penyebab massa tulang rendah termasuk riwayat keluarga, tidak mengembangkan massa tulang yang baik ketika Anda muda, dan kondisi atau obat-obatan tertentu. 

Tidak semua orang yang memiliki massa tulang rendah menderita osteoporosis, tetapi mereka berisiko lebih tinggi untuk mendapatkannya.

Jenis pengobatan untuk meningkatkan kepadatan tulang dan mencegah Osteoporosis

Jika Anda memiliki massa tulang yang rendah, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk membantu memperlambat keropos tulang. Ini termasuk makan makanan yang kaya kalsium dan vitamin D dan melakukan latihan menahan beban seperti berjalan, tenis, atau menari.

Dalam beberapa kasus, dokter Anda dapat meresepkan obat untuk mencegah osteoporosis seperti bifosfonat. 

  • Bifosfonat 

Bifosfonat memperlambat laju kerusakan tulang di tubuh Anda. Ini menjaga kepadatan tulang dan mengurangi risiko patah tulang.

Beberapa jenis bifosfonat antara lain:

    • asam alendronat
    • asam ibandronic
    • asam risedronic
    • asam zoledronic

    Obat ini dapat diberikan melalui tablet atau injeksi.

    Bifosfonat biasanya membutuhkan waktu 6 hingga 12 bulan untuk dapat terlihat hasil perbaikan melalui pemeriksaan ulang radiologi dan Anda mungkin perlu menggunakannya selama 5 tahun atau lebih.

    Obat lain yang dapat diresepkan seperti suplemen kalsium dan vitamin D pada waktu yang berbeda dengan bifosfonat.

    Efek samping utama yang terkait dengan bifosfonat meliputi:

      • Selective Estrogen Receptor Modulators  (SERM)

      SERM adalah obat-obatan yang memiliki efek yang sama pada tulang seperti hormon estrogen pada penderita osteoporosis. 

      Obat ini membantu menjaga kepadatan tulang dan mengurangi risiko patah tulang, terutama tulang belakang.

      Raloxifene adalah satu-satunya jenis SERM yang tersedia untuk mengobati osteoporosis yang dikonsumsi setiap hari. 

      Efek samping yang terkait dengan raloxifene antara lain:

        Kalsium adalah mineral yang diperlukan sebagai unsur kepadatan tulang. Selain membangun tulang dan menjaganya agar tetap sehat, kalsium memungkinkan kontraksi otot dan meningkatkan denyut jantung. Sekitar 99% kalsium dalam tubuh kita ada di tulang dan gigi. 

        Tubuh kita tidak dapat memproduksi kalsiumnya sendiri. Itulah mengapa penting untuk mendapatkan kalsium yang cukup dari makanan yang kita makan. Ketika kita tidak mendapatkan kalsium yang mencukupi, kadar kalsium akan diambil dari tulang kita. 

        Maka tanpa kadar kalsium yang dikonsumsi maka ini dapat memicu osteoporosis. 

        Vitamin D adalah nutrisi khusus yang dibutuhkan tubuh tetapi tidak dapat dibuat, sehingga mereka harus diperoleh dari apa yang kita makan atau dengan suplemen. 

        Karena tubuh kita dapat membuat Vitamin D di kulit kita ketika terkena sinar matahari yang baik, Vitamin D dianggap sebagai hormon.

        Berapa banyak vitamin D yang Anda butuhkan tergantung pada banyak faktor. Ini termasuk usia, ras, musim, paparan sinar matahari, pakaian, dan lainnya.

        Sesuai Rekomendasi menyarankan bahwa asupan harian vitamin D adalah  rata-rata 400-800 IU, atau 10-20 mikrogram. 

        • Olahraga 

        Olahraga menjadi hal yang utama dalam memperkuat tulang. Olahraga dapat dilakukan segala usia. Bahkan berjalan juga termasuk olahraga yang lebih dipilih pada orang tua. 

        Olahraga dapat mengadaptasikan tubuh untuk membakar kalori serta melatih otot, sendi , dan tulang akan tetap kuat di kemudian hari. 


        3 Referensi
        Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
        How to increase bone density naturally. Medical News Today. (https://www.medicalnewstoday.com/articles/325903.php)
        10 Natural Ways to Build Healthy Bones. Healthline. (https://www.healthline.com/nutrition/build-healthy-bones)
        Bone health: Tips to keep your bones healthy. Mayo Clinic. (http://www.mayoclinic.com/health/bone-health/MY01399)

        Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

        Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
        (1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

        Artikel selanjutnya
        Kekurangan Vitamin D Membuat Usia Tulang Menjadi Prematur
        Kekurangan Vitamin D Membuat Usia Tulang Menjadi Prematur

        Kekurangan vitamin D dan kalsium dapat menyebabkan tulang lunak, tipis, rapuh — suatu kondisi yang dikenal sebagai rakhitis pada anak-anak dan osteoporosis pada orang dewasa. Lebih dari 40 juta orang menderita osteoporosis atau massa tulang rendah, menurut National Institutes of Health (NIH).

        Buka di app