Yang Perlu Kamu Ketahui Tentang Selaput Dara

Dipublish tanggal: Feb 23, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Jul 15, 2019 Waktu baca: 3 menit
Yang Perlu Kamu Ketahui Tentang Selaput Dara

Selaput dara merupakan bagian dari organ kelamin wanita. Wanita yang masih perawan tentu dikaitkan dengan utuhnya selaput darah. Kondisi ini juga dikaitkan dengan tanda keperawanan serta kesucian bagi wanita. 

Dibalik semua itu ternyata banyak hal-hal yang perlu kamu ketahui mengenai selaput dara pada wanita.

Fakta tentang selaput dara

Selaput dara merupakan suatu lapisan yang sangat tipis yang terletak tepat pada lubang tempat penetrasi di alat kelamin wanita. Bentuknya bulat dan di tengahnya terdapat lubang kecil. 

Setiap wanita memiliki bentuk dan jumlah lubang yang berbeda mulai dari satu lubang, dua lubang, dan banyak lubang kecil.

Hal-hal yang perlu diketahui mengenai Selaput Dara

  • Keperawanan
    Selaput dara identik dengan menilai apakah wanita masih perawan atau tidak. Adanya penetrasi karena aktivitas seksual melalui lubang vagina dapat menimbulkan robeknya selaput dara sehingga pada sebagian orang menandakan bahwa wanita tersebut tidak perawan.  Penggunaan alat bantu seks yang dimasukan ke dalam lubang vagina juga berdampak pada robeknya selapur dara akibat trauma.
  • Usia
    Usia juga mempengaruhi struktur pada lapisan selaput darah disetiap wanita. Selaput dara secara perlahan semakin tebal dalam hitungan tahun hingga mencapai masa dewasa
  • Hormon
    Hormon estrogen merupakan hormon utama pada masa pubertas yang mempengaruhi perubahan selaput dara terkait usia.
  • Aktivitas fisik
    Ternyata prasangka tentang robeknya selaput dara tidak semata-mata hanya menilai keperawanan wanita. Penyebab robeknya selaput dara juga dikaitkan dengan aktivitas fisik dan olahraga yang terlalu berat sehingga selaput dara dapat robek. Beberapa contoh olahraga yang dapat beresiko menimbulkan pecahnya selaput dara seperti berkuda, senam, gulat, bersepeda, dan lain-lain.
  • Pendarahan
    Selaput dara merupakan selaput yang tipis yang tentu mudah robek akibat trauma atau penetrasi di lubang vagina. Aktivitas seksual yang pertama kali tentu dapat menimbulkan pendarahan yang bersifat ringan yang keluar dari lubang vagina dan dapat disertai nyeri.  Tetapi tidak semua wanita dapat menimbulkan pendarahan. Ada yang tidak sama sekali mengeluarkan darah. Ini kembali lagi kepada struktur dan bentuk selaput dara yang berbeda- beda pada tiap wanita.
  • Lubrikasi
    Lubrikasi timbul secara alami saat berhubungan seksual. Rangsangan tersebut dapat mengeluarkan pelumas agar tidak menyebabkan luka pada lubang vagina.Seks tanpa lubrikan justru malah menyebabkan trauma atau luka pada daerah kewanitaan. Kurangnya lubrikasi pada vagina menjadi penyebab lain dari pendarahan saat melakukan aktivitas seksual.
  • Lubang vagina yang sempit
    Lubang vagina yang sempit saat berhubungan seksual tidak dikaitkan dengan tebalnya selaput dara. Kondisi ini lebih dikaitkan secara anatomis dimana adanya kontraksi otot-otot pelvis di sekitar tulang selangka dan tulang pinggang yang menyebabkan penyempitan lubang vagina.
  • Tes Keperawanan
    Banyak orang mentafsirkan bahwa dengan tes keperawanan melalui selaput dara dapat membuktikan bahwa seorang wanita masih perawan atau tidak. Bukti ini tidak sepenuhnya benar karena robeknya selaput dara tidak semata-mata akibat aktivitas seksual.  Harus ada pemeriksaan lainnya yang dapat menunjang pendapat tentang keperawanan wanita.
  • Kelainan
    Suatu kelainan yang perlu dikenali terkait selaput darah yaitu hymen imperforata. Kondisi ini merupakan gangguan haid yang timbul mulai masa remaja hingga dewasa dimana tidak adanya darah yang keluar selama masa menstruasi.  Darah akan menumpuk di dalam vagina sehingga menimbulkan rasa nyeri di saat haid. Apabila terjadi robekan di selaput darah, maka darah yang berjumlah banyak akan keluar dengan segera.

Kesimpulan mengenai Selaput Darah

Wanita perlu mengenal apa peran dari selaput dara dan apa yang perlu diketahui mulai dari hal-hal yang bersifat seksual, aktivitas yang berpengaruh, serta kelainan yang timbul yang seluruhnya berpengaruh pada bagian selaput dara. 

Ini juga menjadi edukasi bahwa robeknya selaput dara tidak hanya disebabkan oleh hubungan seksual atau hilangnya keperawanan seorang wanita. Faktor aktivitas fisik juga sangat berpengaruh dan perlu juga diketahui apakah pendarahan dan kaitannya terhadap robekan selaput darah.

Informasi ini tidak hanya perlu dikenali oleh wanita, pasangan lelaki juga perlu menyingkapi kondisi ini dengan baik sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman sehingga dapat merusak atau menganggu hubugan Anda dalam berkeluarga. 


12 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app